Beberapa Tips Berolahraga untuk Penderita Asma
Kesehatan Tubuh

Beberapa Tips Berolahraga untuk Penderita Asma

17 November 2025 4 menit waktu baca
olahraga untuk penderita asma

Memiliki penyakit asma bukanlah halangan bagi penderitanya untuk dapat beraktivitas, termasuk berolahraga. Untuk itu, mengetahui tips olahraga untuk penderita asma sangat diperlukan sebab beberapa olahraga diketahui bisa memicu kambuhnya gejala asma.

 

Asma memang sering dianggap sebagai penyakit yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan ada mitos seputar asma bahwa penderita asma tidak boleh berolahraga karena bisa membahayakan. Tentunya anggapan tersebut keliru karena penderita asma sebenarnya masih bisa berolahraga. Hanya saja, sebaiknya penderita asma tidak sembarangan dalam memilih olahraga untuk dilakukan sehari-hari.

 

Seperti apa jenis olahraga yang sebaiknya dilakukan dan dihindari oleh penderita asma?

 

Pilihan Olahraga untuk Penderita Asma

 

Tips olahraga bagi penderita asma yang pertama adalah memilih olahraga yang tepat, sebab tidak semua olahraga baik untuk dilakukan jika Anda memiliki asma terlebih jika sering kambuh. Selain senam dan aerobik yang direkomendasikan untuk penderita asma, terdapat beberapa jenis olahraga lain yang dapat dilakukan.

 

1. Jalan Sehat

 

Jalan kaki merupakan salah satu olahraga sederhana yang paling mudah untuk dilakukan namun memiliki manfaat yang besar. Berjalan kaki tiga kali dalam satu minggu selama 12 minggu mampu meningkatkan kebugaran tubuh dan mengendalikan asma.

 

Anda bisa berjalan kaki pada pagi hari di sekitar komplek rumah selama 30 menit setiap hari untuk mendapatkan manfaat kesehatan bagi tubuh.

 

2. Berenang

 

Berenang merupakan salah satu olahraga yang berguna untuk membangun otot-otot pernapasan. Selain itu, berenang juga membantu paru-paru Anda mendapatkan banyak udara hangat dan lembap.

 

Tidak terlalu lama ketika berenang merupakan tips olahraga untuk penderita asma. Hal ini dikarenakan dalam beberapa kasus, kandungan klorin di dalam air kolam renang bisa memicu munculnya gejala asma.

 

3. Bersepeda

 

Punya hobi bersepeda? Jangan khawatir! Anda tetap bisa bersepeda walaupun memiliki penyakit asma. Namun, pastikan Anda bersepeda dengan kecepatan santai agar tidak kelelahan dan memicu munculnya gejala asma. Kecepatan yang disarankan adalah sekitar 30 km/jam.

 

4. Yoga

 

Yoga merupakan olahraga yang bisa Anda lakukan di rumah. Tentunya, olahraga ini aman untuk para penderita asma karena sebagian besar gerakan yoga dilakukan untuk melatih olah napas. Selain itu, yoga juga dipercaya dapat membantu mengendalikan gejala asma.

 

Olahraga yang Sebaiknya Dihindari Penderita Asma

 

Tips olahraga untuk penderita asma berikutnya adalah menghindari olahraga dengan intensitas berat yang dapat memicu paru-paru bekerja terlalu berat agar asma tidak mudah kambuh. Berikut adalah beberapa contoh olahraga yang sebaiknya dihindari jika Anda memiliki riwayat asma.

 

1. Sepak Bola

 

Jenis olahraga yang sebaiknya dihindari penderita asma adalah sepak bola.  Sepak bola bisa memicu gejala asma karena saat bermain sepak bola Anda dituntut untuk terus berlari. Kondisi tersebut mengakibatkan meningkatnya kinerja paru-paru dalam mengambil dan mengeluarkan udara. Pada penderita asma, paru-paru yang bekerja terlalu keras justru dapat berakibat buruk pada tubuh.

 

2. Bola Basket

 

Sama seperti sepak bola, permainan bola basket juga sebaiknya dihindari oleh para penderita asma. Olahraga ini juga memiliki intensitas yang tinggi sehingga bisa memicu meningkatnya kerja paru-paru. Jika ingin tetap bermain bola basket, tips olahraga untuk penderita asma adalah bergerak seperlunya saja. Selain itu, pastikan Anda langsung keluar dari permainan jika mulai merasakan sesak napas.

 

3. Lari Jarak Jauh

 

Lari jarak jauh adalah olahraga yang menuntut tingginya kinerja paru-paru. Oleh karena itu, olahraga ini sebaiknya dihindari jika Anda memiliki riwayat asma. Jika Anda menyukai olahraga lari, Anda dapat melakukan lari jarak pendek. Jarak maksimal yang disarankan untuk melakukan olahraga lari bagi penderita asma adalah 1,5 km.

 

Tips Olahraga untuk Penderita Asma

 

Meski terdapat beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh penderita asma, bukan berarti Anda bisa melakukannya secara sembarangan. Berikut adalah beberapa tips perlu Anda perhatikan:

 

1. Mulailah dengan Pemanasan

 

Pemanasan merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan sebelum memulai olahraga. Lakukan pemanasan selama minimal 15 menit sebelum mulai berolahraga agar paru-paru dapat melakukan penyesuaian untuk meningkatkan kebutuhan oksigen dan tidak kaget ketika olahraga dimulai.

 

2. Memilih Tempat yang Tepat

 

Tips berolahraga bagi penderita asma selanjutnya adalah memilih tempat olahraga yang tepat. Hindari tempat-tempat yang memiliki banyak pemicu munculnya gejala asma Anda. Contohnya, jika Anda memiliki alergi serbuk sari, maka jangan berolahraga di sekitar taman yang memiliki banyak bunga. Dengan begitu risiko munculnya gejala asma bisa diminimalkan.

 

3. Akhiri dengan Pendinginan

 

Sama seperti pemanasan, pendinginan juga sangat penting dilakukan setelah melakukan olahraga. Melakukan pendinginan akan menyesuaikan kondisi tubuh termasuk paru-paru.

 

4. Ikuti Arahan Dokter

 

Bagi penderita asma sebaiknya mengikuti arahan dokter untuk berolahraga, mulai dari jenis olahraga yang boleh dan harus dihindari, durasi berolahraga, serta tentang penggunaan obat asma sebelum atau sesudah berolahraga.

 

Memiliki asma bukan berarti Anda tidak bisa berolahraga. Justru olahraga tetap harus dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh agar dapat mengendalikan gejala asma secara lebih baik.

 

Selain itu, pastikan Anda rutin melakukan medical check up agar bisa memahami kondisi tubuh dengan baik. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter dokter Siloam Hospital terdekat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan medis secara tepat.

 

Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4a

Dokter Kami
dr-devi-ambarwati-spp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Devi Ambarwati, SpP

Pulmonologi (Paru)

Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi


Siloam Hospitals Jember

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Sabtu, 30 Mei 2026

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail