Kesehatan Tubuh
Mengenal Prosedur Robotic Total Knee Replacement untuk Osteoartritis

Table of Contents
Rasa nyeri yang hebat akibat pengapuran tulang lutut atau osteoartritis kerap menghambat aktivitas harian dan menurunkan kualitas hidup secara signifikan. Ketika pengobatan konservatif tidak lagi memberikan hasil yang optimal, operasi penggantian sendi lutut atau total knee replacement (TKR) menjadi pilihan medis yang efektif untuk mengembalikan mobilitas pasien.
Kini, dengan dukungan teknologi robotik, prosedur penggantian sendi lutut memiliki tingkat presisi yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Bagaimana prosedur robotic total knee replacement (TKR) dilakukan? Simak ulasan dr. Stephanus Hendrata Darmadi, M.Kes, Sp.OT di kanal YouTube Siloam Hospitals berikut ini.
Apa Itu Osteoartritis?
Masalah pada sendi lutut umumnya berakar dari kondisi osteoartritis (OA), yaitu proses penipisan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan sendi. Jika penipisan sudah mencapai tingkatan paling tinggi (grade 4), di mana tulang rawan sudah terkikis sepenuhnya, maka tindakan operasi penggantian sendi menjadi pilihan penanganan yang direkomendasikan.
Penting untuk diketahui bahwa prosedur robotic total knee replacement (TKR) ini tidak mengganti lutut secara keseluruhan, melainkan hanya membuang jaringan tulang rawan yang rusak dan menggantinya dengan implan, serta spacer atau plastik sebagai bantalan pengganti tulang rawan.
Prosedur Robotic Total Knee Replacement
Teknologi robotik hadir untuk mengoptimalkan prosedur bedah ortopedi dengan memberikan data yang jauh lebih presisi dibandingkan pengukuran manual. Sistem robotik menggunakan hasil CT scan lutut untuk memetakan potongan tulang yang ideal sesuai posisi lutut pasien sebelum operasi dilakukan.
Berdasarkan data tersebut, dokter akan membatasi area pemotongan tulang sesuai perencanaan praoperasi, sehingga risiko kesalahan selama prosedur dapat diminimalkan. Selain itu, teknologi robotik membantu dokter menilai dan merencanakan keseimbangan jaringan lunak (soft tissue balance), sehingga lutut baru dapat terasa lebih stabil dan alami.
Pemulihan Pasca Robotic Total Knee Replacement
Salah satu keunggulan yang dirasakan oleh pasien pengguna teknologi robotik dalam prosedur TKR adalah masa pemulihan yang cepat. Dengan teknologi robotic TKR, sendi lutut yang baru dapat ditekuk hingga 135 derajat secara aman, sehingga pasien memiliki ruang gerak yang lebih luas.
Berkat prosedur yang lebih efisien dan akurat, beberapa pasien bahkan diperbolehkan untuk belajar berdiri dan berjalan 24 jam setelah tindakan. Jika tindakan dilakukan di pagi hari, maka pasien sudah bisa mulai belajar berdiri dan berjalan pada sore harinya.
Pada sebagian pasien, proses pemulihan yang cepat memungkinkan pasien untuk pulang dalam waktu 1–2 hari setelah tindakan. Namun, untuk menjaga fungsi implan dalam jangka panjang, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pasien.
Perawatan Pasca Robotic Total Knee Replacement
Setelah menjalani operasi ganti lutut, fisioterapi dan gaya hidup sehat memiliki peran krusial untuk memastikan implan tetap awet dan berfungsi optimal. Berikut beberapa hal yang penting dilakukan untuk merawat implan pascatindakan TKR:
-
Pasien disarankan untuk mengurangi beban kerja lutut dengan cara menjaga berat badan ideal serta menghindari aktivitas high impact seperti melompat atau jongkok yang berlebihan.
-
Untuk menjaga kekuatan otot, lakukan olahraga low impact seperti berenang, jalan santai, atau golf.
-
Pemeriksaan rutin ke dokter spesialis orthopaedi diperlukan untuk memantau kondisi sendi dan memastikan tidak ada tanda infeksi atau kekakuan yang menghambat gerak.
Penting untuk diketahui bahwa informasi di atas hanya bertujuan edukasi semata. Kondisi, gejala, serta risiko setiap individu bisa berbeda-beda. Oleh karena itu, jika Anda atau kerabat Anda memiliki keluhan nyeri lutut, segera konsultasikan ke Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang akurat.
Gunakan aplikasi MySiloam untuk mempermudah dalam menentukan jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter yang bersangkutan, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Stephanus Hendrata Darmadi, SpOT
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Surabaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini






