Kesehatan Mental
Retardasi Mental pada Anak, Apa itu?

Table of Contents
Retardasi mental atau keterbelakangan mental pada anak perlu dipahami dengan seksama. Pasalnya, keterbelakangan ini merujuk pada keterbatasan fungsi intelektual dan adaptasi sosial anak yang berada di bawah standar perkembangan usia mereka.
Meskipun tantangan ini dapat menimbulkan kesulitan, dengan dukungan, pengertian, dan pendekatan yang tepat, anak-anak dengan keterbelakangan mental dapat mengembangkan potensi mereka dan mencapai kualitas hidup yang bermakna.
dr. Dwidjo Saputro, SpKJ (K) melalui kanal Youtube Siloam Hospitals mengajak sahabat Siloam untuk mengetahui lebih banyak mengenai retardasi mental dalam video berikut:
Apa itu Retardasi Mental?
Retardasi mental atau keterbelakangan mental adalah suatu kondisi di mana kecerdasan atau kemampuan intelektual seseorang berada di tingkat yang lebih rendah dari rata-rata sejak masa perkembangan usia. Retardasi mental dapat terjadi sejak awal kehidupan anak ketika masih di dalam kandungan.
Anak-anak dengan retardasi mental umumnya dapat diketahui dari gejala-gejalanya yang cukup khas, seperti di bawah ini:
- Kesulitan dalam memahami informasi dan memiliki daya ingat yang buruk.
- Kesulitan dalam berpikir abstrak.
- Kesulitan dalam berkomunikasi.
- Kesulitan dalam memecahkan masalah.
- Kesulitan dalam berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan sekitar.
- Permasalahan dalam perkembangan sosial dan emosional.
- Kesulitan dalam melakukan aktivitas dasar sehari-hari, seperti makan atau berpakaian.
- Perkembangan kemampuan untuk duduk, merangkak, atau berjalan yang lebih lambat daripada anak-anak lain seusianya.
Klasifikasi Retardasi Mental
Retardasi mental dapat diklasifikasikan berdasarkan tingkat kecerdasan intelektualnya yang diukur menggunakan indikator IQ (intelligence quotient). dr. Dwidjo Saputro, SpKJ (K) menyebutkan bahwa terdapat 3 klasifikasi retardasi mental, yaitu:
Keterbelakangan Mental Ringan (Mild Mental Retardation)
IQ berkisar antara 55–70.
Retardasi mental ringan adalah suatu kondisi di mana individu mempunyai tingkat kemampuan intelektual yang lebih rendah dari rata-rata, namun pada derajat keparahan gejala yang lebih ringan. Sebagian besar kasus keterbelakangan mental pada anak termasuk dalam jenis ini.
Anak-anak yang mengalami retardasi mental ringan sering kali tidak terdeteksi karena secara keseluruhan mirip dengan anak-anak sebaya atau anak-anak normal lainnya. Hanya saja mereka mengalami keterbatasan dalam kemampuan belajar dan mungkin memerlukan dukungan khusus dalam beberapa area.
Keterbelakangan Mental Sedang (Moderate Mental Retardation)
IQ berkisar antara 35–55.
Anak-anak pada tingkat ini mengalami kesulitan yang lebih signifikan dalam hal belajar, berkomunikasi, dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Mereka mungkin membutuhkan lebih banyak bantuan dan supervisi dari orang tua atau pengasuh.
Keterbelakangan Mental Berat (Profound Mental Retardation)
IQ di bawah 35.
Anak-anak pada tingkat ini akan mengalami kesulitan serius dalam hal berbicara, memahami informasi, hingga memenuhi kebutuhan dasar mereka. Bahkan, mereka cenderung memerlukan perawatan intensif dan dukungan penuh sepanjang hidupnya.
Pemicu Retardasi Mental
dr. Dwidjo Saputro, SpKJ (K) menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan anak mengidap retardasi mental. Di antaranya adalah sebagai berikut.
Faktor Biomedik
Faktor biomedik, yang di dalamnya termasuk faktor genetik. Contohnya, mutasi genetik yang dapat menyebabkan penyakit fenilketonuria (gangguan metabolisme yang mengakibatkan penumpukan fenilalanin). Penyakit fenilketonuria yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan keterbelakangan mental pada anak.
Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan seperti tinggal di daerah yang tidak memiliki zat yodium yang cukup dapat berakibat pada rendahnya konsumsi yodium pada anak. Kondisi ini dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan mereka, dan berpotensi menyebabkan masalah kesehatan yang dikenal sebagai Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). GAKY diakui sebagai penyebab utama retardasi mental di seluruh dunia yang sebenarnya dapat dicegah.
Faktor Pendidikan Orang Tua
Orang tua yang belum memahami bagaimana bersikap menjadi orang tua (parenting) yang baik dapat berakibat pada tumbuh kembang anak. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan anak tidak mendapatkan pengasuhan yang baik. Rendahnya stimulasi yang diberikan dalam pola asuh sehari-hari juga bisa menyebabkan anak mengalami keterbelakangan mental.
Selain itu, faktor pendidikan orang tua yang rendah juga berkaitan erat dengan faktor kemiskinan dan asupan nutrisi yang buruk. Rendahnya pengetahuan orang tua dalam hal pola makan sehat dan bergizi juga dapat berdampak pada perkembangan intelektual anak.
Faktor Dalam Kandungan dan Setelah Lahir
Retardasi mental dapat terjadi karena adanya permasalahan sejak anak masih di dalam kandungan hingga dilahirkan. Contohnya pada bayi yang tidak langsung menangis saat ia dilahirkan. Cedera otak yang terjadi setelah lahir juga bisa berakibat kejang dan epilepsi pada anak, yang dapat memicu retardasi mental.
Pengobatan Retardasi Mental
Perawatan dan pengobatan retardasi mental dapat bervariasi tergantung pada faktor penyebabnya. Karena itulah, penting untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dari dokter maupun tim medis profesional kesehatan yang berpengalaman dalam mengelola kasus keterbelakangan mental.
Dengan diagnosis yang tepat, dokter pun dapat merancang pendekatan pengobatan dan dukungan yang sesuai untuk membantu anak mencapai potensi dan kualitas hidup yang lebih baik.
Anak dengan retardasi mental bukanlah sebuah aib yang perlu ditutupi. Mereka adalah individu yang sama seperti orang lain, yang membutuhkan cinta, interaksi sosial, serta hak dan kemampuan untuk hidup seperti kebanyakan orang lain.
Jika Anda memerlukan bantuan dalam penanganan retardasi mental, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dan membuat janji temu dengan dokter anak dari Siloam Hospitals terdekat melalui fitur Cari Dokter maupun aplikasi MySiloam. Mari jaga kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini







