Mitos dan Fakta Seputar Diet yang Perlu Diketahui
Pola Hidup Sehat

Mitos dan Fakta Seputar Diet yang Perlu Diketahui

23 Juni 2025 4 menit waktu baca
Metode diet

Memilih metode diet yang tepat bukan hanya soal mengurangi angka di timbangan, tetapi juga bagaimana seseorang bisa mempertahankan gaya hidup sehat dalam jangka panjang. Sayangnya, tidak semua orang berhasil menjalankan metode dietnya. Bahkan terkadang, hasil dari diet tersebut tidak sesuai dengan harapan karena prinsip olahraga dan makan yang dilakukan masih kurang tepat.

 

Diet untuk weight loss harus dilakukan dengan cara yang benar dan aman, agar berat badan bisa mencapai angka yang ideal dan nutrisi tubuh tetap terpenuhi. Untuk mengetahui tips dan mitos fakta seputar diet, mari simak penjelasan dari dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK dari Siloam Hospitals - Lippo Village pada kanal Youtube Siloam Hospitals berikut ini.

 

 

Konsep Dasar Weight Loss

Perlu diketahui bahwa konsep dasar penurunan berat badan pada intinya adalah defisit kalori, yaitu energi yang masuk ke dalam tubuh harus lebih sedikit dibandingkan energi yang dikeluarkan. Saat ini banyak metode diet yang dapat dipilih untuk program weight loss, seperti diet ketogenik, intermittent fasting, dan one meal a day (OMAD). 

 

Metode diet yang cocok untuk seseorang belum tentu cocok untuk orang lainnya. Meski begitu, apa pun metode diet yang dilakukan perlu dipastikan bahwa kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak boleh lebih banyak dibandingkan kalori yang dibakar saat melakukan aktivitas fisik atau olahraga.

 

Dalam menjalani program diet, hal lain yang perlu diperhatikan adalah nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Asupan nutrisi harus seimbang, sehingga organ-organ tubuh tetap dapat berfungsi optimal. Rasa enjoy juga merupakan sesuatu yang penting dan memengaruhi keberhasilan diet itu sendiri.

 

Mitos dan Fakta Seputar Diet

Dalam upaya menurunkan berat badan (weight loss), banyak informasi tentang diet yang efektif dan cepat. Sayangnya, tidak semua informasi tersebut akurat. Banyak mitos seputar diet yang dapat menyesatkan dan berpotensi merugikan kesehatan. Berikut adalah beberapa mitos umum seputar diet beserta fakta yang sebenarnya:

 

1. Minum Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan

Hal ini adalah fakta. Kopi adalah minuman yang mengandung kafein dan dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Dengan meningkatnya metabolisme, seseorang akan lebih mudah untuk menurunkan berat badan dan mengurangi lemak tubuh. 

 

Dalam menjalani program diet, disarankan mengonsumsi kopi hitam tanpa tambahan gula. Akan tetapi, jika memiliki gangguan lambung atau gangguan irama jantung, hindari konsumsi kopi secara berlebih.

 

2. Mengunyah Lebih Lama Membuat Lebih Cepat Kenyang

Hal ini adalah fakta. Seseorang yang menjalani program diet sebaiknya mengunyah makanan sebanyak 30–40 kali sebelum menelan. Ketika seseorang mengunyah makanan lebih lama, otak akan mengirimkan sinyal ke tubuh bahwa makanan yang dikonsumsi sudah cukup sehingga dapat merasa lebih cepat kenyang.

 

3. Tidak Boleh Makan Nasi saat Program Diet

Hal ini adalah mitos. Meskipun sebagian orang yang sedang menjalani program diet menganggap nasi sebagai faktor utama dalam kenaikan berat badan, hal tersebut tidaklah benar. 

 

Pada dasarnya, semua manusia membutuhkan makronutrien, yang salah satunya adalah karbohidrat. Kebutuhan karbohidrat per hari adalah sekitar 50–60%. Asupan karbohidrat yang cukup dapat membuat fungsi organ vital, seperti otak, jantung, dan sel darah merah tetap berfungsi dengan baik. Seseorang yang kekurangan karbohidrat dapat mengalami gangguan fokus. 

 

4. Menahan Lapar dapat Menurunkan Berat Badan

Hal ini adalah mitos. Diet harus dilakukan dengan tetap memperhatikan pola makan dan nutrisi. Menahan lapar akan memicu organ-organ tubuh tidak bisa bekerja dengan optimal dan dapat menimbulkan keluhan kesehatan. Karena itu, carilah metode diet yang nyaman dilakukan untuk menghindari gangguan kesehatan.

 

5. Jangan Makan Malam Kalau Ingin Berat Badan Turun

Hal ini sebenarnya tergantung pada penerapannya. Pada prinsipnya, diet akan berhasil saat terjadi defisit kalori. Apabila tidak makan malam namun mengonsumsi makanan berlebih saat pagi sampai sore hari, berat badan tetap saja tidak turun.

 

Untuk mengatasinya, disarankan untuk makan malam terakhir 3–4 jam sebelum tidur. Pasalnya, mengonsumsi makanan dekat dengan waktu tidur akan mengganggu proses penyerapan nutrisi. Bahkan, saat bangun tidur esok harinya, perut mungkin akan terasa tidak nyaman, seperti timbulnya rasa nyeri di area ulu hati.

 

6. Diet Bebas Makan Apa pun, yang Penting Olahraga

Hal ini adalah mitos. Sebuah kiasan mengungkapkan bahwa “nutrition is a king, and exercise is a queen”. Pada dasarnya, pola diet dan olahraga tidak bisa dipisahkan, karena kedua hal tersebut saling melengkapi. Ketika sedang menjalani program weight loss, tidak hanya olahraga yang perlu dilakukan, tetapi pola makan juga perlu dijaga.

 

7. Gemuk itu Genetik

Hal ini adalah mitos. Faktor genetik memang berpengaruh terhadap berat badan, namun hanya sekitar 20–30% saja. Sisa 70%–80% akan dipengaruhi oleh gaya hidup atau lifestyle yang dijalani sehari-hari individu. 

 

Pada prinsipnya, jagalah pola hidup dengan mengonsumsi makanan yang sehat dengan aktif berolahraga. Namun, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara diet yang benar dan aman, konsultasikan lebih lanjut dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Siloam Hospitals terdekat

 

Anda juga bisa menggunakan fitur Cari Dokter untuk melihat jadwal dokter, membuat appointment dan berkonsultasi secara virtual melalui fitur telekonsultasi dengan aplikasi MySiloam. Mari jaga kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam

 

Dokter Kami
dr-mulianah-daya-m-gizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Mulianah Daya, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail