Kesehatan Tubuh
Terapi Stem Cell: Manfaat, Jenis, dan Prosedurnya

Table of Contents
Stem cell adalah sel khusus di dalam tubuh yang dapat berkembang menjadi berbagai jenis sel lain, seperti sel otot, tulang, atau saraf. Ketika tubuh rusak, stem cell dapat berperan menggantikan bagian yang rusak. Apa saja jenis dan kegunaannya? Simak penjelasan Prof. Dr. dr. Andri Lubis, Sp.OT yang berpraktek di Siloam Hospitals Mampang pada kanal Youtube Siloam Hospitals berikut ini.
Apa Itu Stem Cell?
Seperti yang sudah disebutkan di atas, stem cell adalah sel khusus yang terdapat di tubuh individu. Stem cell dapat berkembang menjadi jenis sel lain. Karena kemampuannya yang unik, sel ini dapat dimanfaatkan sebagai metode pengobatan yang dikenal dengan terapi stem cell.
Terapi stem cell dapat membantu dalam penyembuhan beberapa penyakit dan regenerasi jaringan. Dalam bidang orthopedi, stem sel dapat bermanfaat pada kondisi cedera sendi dan patah tulang yang sulit atau tidak menyambung, pengapuran sendi (osteoartritis). Stem cell sering digunakan untuk memperbaiki tulang rawan yang rusak tanpa perlu operasi besar.
Selain itu, stem sel juga dapat digunakan sebagai terapi pengobatan pada gangguan saraf seperti Parkinson dan stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 1, dan luka kronis. Meski demikian, saat ini terapi masih dalam tahap eksperimental dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Jenis Stem Cell
Dalam penggunaannya, stem cell dapat berasal dari tubuh pasien sendiri (autologus) atau pun dari donor sehat yang masih muda (alogenik). Tidak semua stem cell sama, jenis stem cell yang digunakan dapat berbeda-beda jenisnya, tergantung dari mana asal sel tersebut. Berikut penjelasannya:
-
Embryonic stem cell: Stem cell ini berasal dari embrio, yaitu tahap paling awal perkembangan manusia setelah pembuahan, dan memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi sel apa saja dalam tubuh.
-
Adult stem cell: Sel ini berasal dari tubuh manusia dewasa, seperti dari sumsum tulang, jaringan lemak, atau darah tali pusat.
-
Induced pluripotent stem cell (iPSC): Jenis stem cell ini adalah sel dewasa yang dimodifikasi agar dapat berfungsi seperti stem cell embrio.
Jenis stem cell yang digunakan dalam terapi medis umumnya adalah adult stem cell (dari sumsum tulang, lemak, atau tali pusat) karena dinilai lebih aman, mudah diakses, dan minim risiko.
Prosedur Terapi Stem Cell
Terapi stem cell biasanya dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu:
1. Pengambilan stem cell: Pertama-tama, pengambilan stem cell dilakukan dari sumsum tulang atau jaringan lemak pasien. Apabila stem cell yang digunakan adalah alogenik, atau dari donor, sel akan diambil dari donor yang sehat, atau bisa juga dari donor darah tali pusat bayi baru lahir.
2. Proses laboratorium: Sel yang telah diambil akan diproses di laboratorium. Stem cell dipisahkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan prosedur.
3. Injeksi area yang membutuhkan: Setelah diproses, sel akan diinjeksi ke area tubuh yang membutuhkan sel baru. Stem sel yang diambil dari tubuh sendiri (autologus) lebih minim risiko, karena menggunakan sel dari tubuh sendiri, sehingga tidak ada reaksi penolakan. Akan tetapi, stem cell yang didapat dari donor (alogenik) cenderung memiliki risiko reaksi penolakan yang lebih tinggi.
Meskipun menjanjikan, terapi stem cell masih memiliki keterbatasan. Pasalnya, tidak semua penyakit dapat ditangani dengan stem cell. Karenanya, terapi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Demikian informasi mengenai stem cell yang perlu diketahui. Perlu diketahui bahwa setiap tahapan pemeriksaan dan metode pengobatan yang Anda jalani terkait terapi stem cell dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.
Informasi di atas tidak bisa menggantikan diagnosis dokter. Jika Anda ingin melakukan terapi stem cell, konsultasikan ke Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi di Siloam Hospitals terdekat.
Gunakan aplikasi MySiloam untuk memudahkan akses kesehatan Anda. Melalui aplikasi MySiloam, Anda dapat dengan mudah melihat jadwal dokter, membuat janji temu, serta melihat hasil pemeriksaan secara online. Unduh MySiloam sekarang juga dan nikmati berbagai fiturnya.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
Prof. Dr. dr. Andri Lubis, SpOT (K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Cedera Olahraga
Siloam Hospitals Mampang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini






