Sub-Spesialisasi dari Bedah Anak
Bedah Urogenital Anak
Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.
Dokter spesialis bedah anak dengan subspesialis bedah urogenital anak berfokus menangani prosedur bedah yang terkait masalah urologi dan genital pada bayi, anak-anak, dan remaja.
Tujuan utama dokter spesialis bedah anak dengan subspesialis bedah urogenital anak adalah memberikan perawatan sebelum, selama, dan setelah prosedur bedah terhadap pasien bayi, anak-anak, dan remaja dengan masalah kesehatan terkait urologi dan genital.
Subspesialisasi ini mempertimbangkan anatomi dan fisiologi bayi, anak-anak, dan remaja yang masih dalam tahap perkembangan, sehingga cara perawatan yang diberikan pun akan berbeda dengan orang dewasa. Adapun beberapa kondisi kesehatan urogenital umum pada bayi, anak-anak, dan remaja yang memerlukan tindakan bedah, seperti epispadia, hipospadia, serta aphallia.
Inggris menjadi salah satu negara yang berkontribusi dalam perkembangan ilmu bedah urogenital anak. Dokter Philip Ransley menjadi salah satu tokoh yang membawa perkembangan signifikan pada bidang bedah urogenital anak.
Bersama dengan seorang dokter bernama Tony Risdon, Ransley berhasil merumuskan hal-hal teknis penting yang berkaitan dengan masalah urologi dan genital pada bayi, anak-anak, dan remaja.
Penelitian dan perumusan yang dilakukan tersebut pada akhirnya menjadi dasar pengembangan ilmu bedah urogenital anak, sehingga di tahun 1980-an, institusi dan tempat pendidikan kesehatan yang kompeten dalam memberikan program pendidikan untuk bidang bedah urogenital anak mulai bermunculan.
Keunggulan Subspesialisasi
Program pendidikan lanjutan untuk bedah urogenital anak menghabiskan waktu selama 1–3 tahun, yang perbedaannya bisa dipengaruhi oleh kebijakan dari masing-masing universitas atau institusi.
Dalam menangani masalah urologi dan genital pada bayi, anak-anak, dan remaja, dokter spesialis bedah anak dengan subspesialis bedah urogenital anak akan melakukan evaluasi kesehatan yang melibatkan pemeriksaan fisik, peninjauan riwayat medis, serta melakukan tes diagnosis yang diperlukan seperti tes darah atau pencitraan medis.
Jika pada saat diagnosis pasien bayi, anak-anak, dan remaja dinyatakan perlu menjalani prosedur bedah, subspesialis ini akan merencanakan prosedur bedah yang aman dan sesuai dengan kondisi pasien. Prosedur bedah yang dilakukan dapat mencakup penyakit kista atau tumor yang berkembang di ginjal, kandung kemih, atau organ dan jaringan urogenital lain.
Selain itu, subspesialis ini juga dapat melakukan prosedur bedah untuk mengatasi masalah kelainan genital, yang mencakup perbaikan atau rekonstruksi struktur perkemihan, dan masalah kehilangan kontrol kemih (inkontinensia) yang dialami bayi, anak-anak, dan remaja.
Pekerjaan yang dilakukan subspesialis ini juga sering kali melibatkan kolaborasi dengan dokter tim multidisiplin lain, seperti dokter spesialis anak dan dokter radiologi. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan penanganan dan perawatan pada pasien bayi, anak-anak, dan remaja.
Penyakit dan Prosedur Medis
Beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh dokter spesialis bedah anak dengan subspesialis bedah urogenital anak, yaitu:
-
Epispadia.
-
Hipospadia.
-
Aphallia.
-
Sindrom insensitivitas androgen.
-
Obstruksi pada persimpangan ureteropelvic.
-
Kulup panjang.
-
Fimosis.
Beberapa prosedur medis yang dilakukan oleh dokter spesialis bedah anak dengan subspesialis bedah urogenital anak, yaitu:
-
Sirkumsisi.
-
Revisi sirkumsisi.
-
Hidrokelektomi.
-
Bedah hipospadia.
Dokter Kami di
Temukan Dokter Terdekat
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kurniawan Oki, SpBA., SubSp.UA(K),. MH
Bedah Anak
Subspesialis Bedah Urogenital Anak
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Tersedia di
Lihat Semua



