Sub-Spesialisasi dari Kardiologi (Jantung)
Ekokardiografi
Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan subspesialis ekokardiografi bertugas melakukan ekokardiografi untuk menegakkan diagnosis pada pasien dengan masalah jantung.
Dokter subspesialis ini memiliki keahlian khusus dalam mempraktikkan USG jantung atau ekokardiografi untuk memeriksa dan mengevaluasi struktur serta fungsi jantung. Dengan melakukan prosedur ekokardiografi, subspesialis ini dapat mengumpulkan data-data penting terkait kondisi pasien sehingga dapat menegakkan diagnosis serta perencanaan perawatan.
Ekokardiografi umum digunakan untuk mengevaluasi kelainan katup jantung, termasuk penyempitan (stenosis) dan kebocoran (regurgitasi) katup. Selain itu, ekokardiografi juga dapat membantu mengidentifikasi area-area di jantung yang mungkin mengalami kekurangan aliran atau pasokan darah karena adanya penyumbatan.
Di tahun 1954, seorang ilmuwan asal Skotlandia bernama Ian Donald bersama seorang dokter bernama John McVicar memperkenalkan teknik ultrasonografi untuk menghasilkan gambaran organ dalam tubuh manusia. Mereka pertama kali menggunakan teknik ini untuk menghasilkan gambar jantung dengan menggunakan perangkat berbasis ultrasonik.
Di sepanjang tahun 1980-an hingga 1990-an, prosedur ekokardiografi semakin digunakan dalam ilmu kedokteran jantung dan pembuluh darah. Sejak saat itu, ekokardiografi telah menjadi elemen integral dalam diagnosis dan perawatan berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah.
Keunggulan Subspesialisasi
Untuk menjadi seorang dokter spesialis spesialis jantung dan pembuluh darah dengan subspesialis ekokardiografi, lulusan sarjana pendidikan kedokteran (S.Ked) yang ditempuh selama kurang lebih 4 tahun perlu menjalani program profesi (co-assistant) selama sekitar 2 tahun.
Setelah itu, dilanjutkan dengan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah selama 4–5 tahun. Terakhir, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dapat menempuh pelatihan tambahan selama sekitar 2 tahun untuk memperoleh subspesialisasi ekokardiografi dengan gelar Sp. JP, Subsp. Eko. (K).
Pendidikan lanjutan yang khusus pada prosedur ekokardiografi umumnya berlangsung selama 1–2 tahun. Dalam menjalani pendidikan lanjutan ini, seorang dokter mendapatkan pelatihan khusus terkait prosedur ekokardiografi, termasuk dalam menilai ketebalan dinding jantung dan mengukur bilik jantung.
Dokter dengan subspesialis ini memiliki beberapa keunggulan dalam mempraktikkan prosedur ekokardiografi, salah satunya adalah mendeteksi kelainan septum, seperti lubang di antara bilik jantung yang dapat menyebabkan campuran darah antara bilik jantung.
Selain itu, dokter subspesialis ini dapat mendeteksi peradangan atau efusi (penumpukan cairan) di sekitar jantung dan mengukur ukuran aorta yang dapat mengindikasikan adanya pembengkakan pada dinding aorta.
Bisa dibilang, dokter subspesialis ini memiliki peran penting dalam membantu dokter spesialis jantung dalam menegakkan diagnosis yang tepat dan akurat sehingga perencanaan perawatan dan pengobatan lanjutan menjadi lebih efektif.
Pada kasus operasi bypass jantung, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan subspesialis ekokardiografi dapat memantau kondisi pasien pascaoperasi untuk memastikan bahwa organ jantung bekerja dengan optimal sekaligus menilai adanya risiko komplikasi.
Penyakit dan Prosedur Medis
Beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan subspesialis ekokardiografi, yaitu:
-
Gagal jantung kongestif.
-
Cor pulmonale.
-
Penyakit katup jantung.
-
Miokarditis.
-
Kardiomiopati Alkoholik.
-
Asma jantung.
-
Kaheksia jantung.
-
Gagal Jantung Diastolik.
Beberapa prosedur medis yang dilakukan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan subspesialis ekokardiografi, yaitu:
-
Ekokardiografi strain.
-
Ekokardiogram transesofagus.
-
Ekokardiografi transtoraks.
-
Bubble study echocardiogram.
Penanganan / Prosedur Spesialistik
Dokter Kami di
Temukan Dokter Terdekat
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Fitry Handayani, SpJP, FIHA
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Ekokardiografi
Siloam Heart Hospital
Tersedia :
Rabu, 20 Mei 2026
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Maya Munigar Apandi, SpJP (K)
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Ekokardiografi
Siloam Heart Hospital
Tersedia :
Selasa, 19 Mei 2026





