Sub-Spesialisasi dari Radiologi
Kepala Leher
Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.
Dokter spesialis radiologi dengan subspesialis neuroradiologi kepala leher merupakan dokter yang mempelajari penggunaan teknologi radiasi di area kepala dan leher serta sistem saraf.
Dokter dengan subspesialis ini melibatkan penggunaan teknik pencitraan untuk mendiagnosis kondisi yang memengaruhi sistem saraf, termasuk otak, saraf, dan tulang belakang. Hal ini juga dapat digunakan untuk membantu ahli bedah saraf dalam mengakses bagian sistem saraf pusat yang bermasalah.
Adapun sejumlah kondisi medis yang dapat dideteksi dan ditangani oleh dokter spesialis radiologi dengan subspesialis neuroradiologi kepala leher adalah stroke iskemik, aneurisma otak, malformasi arteri vena, dan tumor otak.
Keilmuan neuroradiologi mulai berkembang pada awal tahun 1900-an, sesaat setelah Wilhelm Röntgen menemukan teknologi sinar X, dengan penggunaan radiografi kepala untuk mengevaluasi tumor otak.
Hal tersebut kemudian diikuti oleh perkembangan ventrikulografi (1918), pneumoensefalografi (1919), dan arteriografi (1927). Setelah itu, teknik angiografi mulai digunakan dalam prosedur diagnostik pada tahun 1950-an dan 1960-an.
Lalu, neuroradiologi dikenal sebagai spesialisasi sendiri pada awal tahun 1960-an ketika dr. Juan M. Taveras mengumpulkan para ahli neuroradiologi dari Amerika Serikat dan Kanada untuk membentuk organisasi American Society of Neuroradiology (ASNR).
Keunggulan Subspesialisasi
Lulusan pendidikan dokter umum dapat melanjutkan pendidikannya dalam spesialis radiologi selama 4 tahun sebelum mengambil subspesialisasi neuroradiologi kepala leher.
Setelah itu, dokter spesialis radiologi bisa melanjutkan pelatihan tambahan selama 2–3 tahun untuk mendapatkan sertifikasi subspesialis neuroradiologi kepala leher dengan gelar Sp. Rad., Subsp. NKL (K).
Pada dasarnya, dokter dengan subspesialis ini membutuhkan keterampilan serta penguasaan teknologi dari alat-alat yang digunakan agar bisa mendapatkan hasil pemeriksaan maupun menunjang prosedur pengobatan gangguan pada area kepala dan leher secara optimal.
Dokter spesialis radiologi dengan subspesialis neuroradiologi kepala leher dilatih agar mahir untuk melakukan berbagai tindakan medis, seperti MRI kepala, CT scan kepala, myelogram, angiogram, dan lain sebagainya.
Selain itu, dokter spesialis radiologi dengan subspesialis neuroradiologi kepala leher juga perlu bekerja sama dengan dokter spesialis neurologi agar bisa menentukan perawatan yang tepat bagi pasien gangguan saraf.
Penyakit dan Prosedur Medis
Beberapa masalah kesehatan yang dapat dideteksi oleh dokter spesialis radiologi dengan subspesialis neuroradiologi kepala leher adalah:
-
Stroke iskemik.
-
Aneurisme otak.
-
Malformasi arteri vena.
-
Tumor otak.
-
Adenoma kelenjar hipofisis.
-
Arteriovenous fistula.
-
Diabetes insipidus sentral.
-
Kistik higroma.
Di sisi lain, sejumlah tindakan medis yang bisa dilakukan oleh dokter spesialis radiologi dengan subspesialis neuroradiologi kepala leher, yaitu:
-
Computed tomography (CT) scan.
-
Angiografi serebral.
-
Myelogram.
-
Tes ketebalan intima-media karotis.
Dokter Kami di
Temukan Dokter Terdekat
Tersedia di
Lihat Semua



