Sub-Spesialisasi dari Oftalmologi
Neurooftalmologi
Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.
Dokter spesialis ilmu kesehatan mata dengan subspesialis neurooftalmologi berfokus pada penegakan diagnosis dan pengobatan penyakit mata yang berhubungan dengan sistem saraf.
Tugas utama dokter dengan subspesialis neurooftalmologi adalah menangani berbagai penyakit mata yang berhubungan dengan gangguan pada sistem saraf, seperti otot dan saraf optikus (saraf mata).
Beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh dokter dengan subspesialis ini adalah gangguan saraf optik dan nistagmus (gangguan gerakan bola mata). Dokter spesialis ilmu kesehatan mata dengan subspesialis neurooftalmologi juga dapat berkolaborasi dengan dokter spesialis lainnya untuk penanganan gangguan sistem saraf yang memengaruhi mata, seperti stroke dan tumor otak.
Pertengahan abad ke-19 merupakan masa ketika terjadi kemajuan ilmu oftalmologi (ilmu kesehatan mata) dan neurologi (ilmu kesehatan saraf). Pada saat itu, pemahaman terkait struktur dan fungsi mata berhasil dikembangkan oleh Hermann von Helmholtz dan Albrecht von Graefe.
Pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, para dokter mulai mengembangkan tes pemeriksaan fungsi visual dan teknik pemeriksaan mata lainnya yang lebih canggih. Perkembangan keilmuan ini berhasil mempermudah para dokter dalam menegakkan diagnosis dan membuat rencana perawatan untuk penyakit neurooftalmologi.
Keunggulan Subspesialisasi
Untuk memfokuskan diri dalam bidang neurooftalmologi, seorang dokter spesialis ilmu kesehatan mata perlu mengambil pendidikan subspesialis. Lama pendidikan biasanya 2 tahun. Tetapi, durasi tersebut bisa berbeda-beda karena setiap universitas atau institusi memiliki peraturan dan metode pendidikan tersendiri.
Dokter spesialis ilmu kesehatan mata dengan subspesialis neurooftalmologi (Sp.M, Subsp.N) memiliki pemahaman yang mendalam tentang struktur dan fungsi mata, serta penyakit-penyakit pada sistem saraf yang memiliki keterkaitan dengan mata. Pengetahuan yang dimiliki dokter dengan subspesialis inilah yang menjadi dasar penegakan diagnosis yang akurat, serta pembuatan rencanak perawatan dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi pasien.
Dalam menjalankan perannya, dokter dapat merencanakan beberapa prosedur pemeriksaan, baik secara pribadi ataupun berkolaborasi dengan dokter spesialis lainnya, seperti dokter spesialis saraf dan dokter spesialis bedah saraf. Beberapa pemeriksaan yang dapat menunjang penegakan diagnosis adalah pencitraan resonansi magnetik (MRI), CT scan, dan elektroretinografi (ERG).
Penyakit dan Prosedur Medis
Beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh dokter spesialis ilmu kesehatan mata dengan subspesialis neurooftalmologi, yaitu:
-
Nistagmus.
-
Anterior Iskemik Optik Neuropati.
-
Blefarospasme.
-
Stroke Mata.
-
Sindrom Horner.
-
Neuromyelitis Optika.
-
Neuritis Optik.
-
Skotoma.
Beberapa prosedur medis yang dilakukan oleh dokter spesialis ilmu kesehatan mata dengan subspesialis neurooftalmologir, yaitu:
-
Elektrofisiologi Okuler.
-
Elektronistagmografi (ENG).
-
Optical Coherence Tomography (OCT).
-
Tes Visus Mata.
Dokter Kami di
Temukan Dokter Terdekat
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Tersedia di
Lihat Semua




