Sub-Spesialisasi dari Neurologi
Neurovaskular, Intervensi, Imaging Otologi, Oftalmologi
Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.
Subspesialis neurovaskular, intervensi, imaging otologi, oftalmologi menangani permasalahan saraf di pembuluh darah otak, tulang belakang, telinga, mata, dan saraf pusat.
Seorang dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neurovaskular, intervensi, imaging otologi, oftalmologi bertugas untuk mendiagnosis, memeriksa, dan memberikan penanganan terhadap gangguan saraf di beberapa area tubuh, seperti saraf pembuluh darah otak, saraf tulang belakang dan sistem saraf pusat, saraf telinga, serta saraf mata.
Adapun beberapa penyakit yang biasanya ditangani oleh subspesialis ini adalah stroke, kelainan pembentukan pembuluh darah otak, multiple sclerosis, vertigo, neuralgia trigeminal, glaukoma, dan lain sebagainya.
Dahulu, pembuluh darah dan otak dianggap tidak saling berhubungan. Keduanya dipercaya sebagai entitas berbeda yang bekerja secara independen. Namun, sejak tahun 2001, banyak makalah ilmiah yang menunjukkan hubungan antara sel-sel otak dan pembuluh darah.
Hingga pada tahun 2001, bersamaan dengan pengukuhan Stroke Progress Review Group of the National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), unit neurovaskular diresmikan sebagai sebuah konsep baru.
Keunggulan Subspesialisasi
Agar bisa bekerja sebagai subspesialis ini, seseorang perlu menjalani sekolah kedokteran umum selama 4 tahun (S.Ked) dan profesi dokter selama 2 tahun untuk mendapatkan gelar dokter umum. Lalu, dilanjutkan dengan pendidikan dokter spesialis selama 4 tahun untuk mendapatkan gelar dokter spesialis neurologi (Sp.N).
Kemudian, agar bisa bekerja secara resmi sebagai dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neurovaskular, intervensi, imaging otologi, oftalmologi, dokter spesialis saraf perlu menjalani pelatihan tambahan (fellowship) selama 2 tahun dan mendapatkan gelar Sp. N, Subsp. NIIOO (K).
Dokter dengan subspesialis ini sebenarnya memiliki keahlian khusus dalam mendiagnosis serta menangani macam-macam gangguan saraf di berbagai area, mulai dari kelainan saraf pada pembuluh darah di otak yang sering menyebabkan stroke, saraf pusat di otak dan tulang belakang, saraf telinga, hingga saraf mata.
Untuk itu, bagi seseorang yang memiliki keluhan sistem saraf di salah satu atau beberapa area tersebut, biasanya akan dirujuk untuk menemui dokter spesialis saraf dengan subspesialis neurovaskular, intervensi, imaging otologi, oftalmologi agar bisa mendapatkan pengobatan yang lebih komprehensif.
Dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neurovaskular, intervensi, imaging otologi, oftalmologi biasanya bekerja sama dengan dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis THT, dokter bedah, dan lain-lain.
Penyakit dan Prosedur Medis
Beberapa penyakit yang sering ditangani oleh dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neurovaskular, intervensi, imaging otologi, oftalmologi adalah sebagai berikut:
-
Stroke.
-
Malformasi Arteri Vena.
-
Aneurisme Otak.
-
Epidural Hematoma.
-
Neuritis Optik.
-
Tinnitus.
-
Agnosia.
-
Amnesia.
Adapun beberapa prosedur medis yang dapat dilakukan oleh dokter spesialis neurologi dengan subspesialis neurovaskular, intervensi, imaging otologi, oftalmologi, di antaranya:
-
Angiografi Serebral.
-
Terapi Fibrinolitik.
-
Ultrasonografi (USG) Doppler Transkranial.
-
MRI Otak.
Gejala & Penyakit
Penanganan / Prosedur Spesialistik
Dokter Kami di
Temukan Dokter Terdekat



