Uroginekologi Rekonstruksi

Sub-Spesialisasi dari Obstetri dan Ginekologi

Uroginekologi Rekonstruksi

info

Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialis obstetri dan ginekologi sosial berfokus menangani masalah angka kematian ibu di Indonesia. 

 

Tugas utama dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialis obstetri dan ginekologi sosial adalah menurunkan angka kematian ibu di Indonesia. Untuk mencapainya, subspesialis ini biasanya melakukan sosialisasi di fasilitas kesehatan tingkat I atau langsung ke pasien, melakukan pelatihan USG pada dokter umum di puskesmas, serta melakukan audit kematian ibu untuk mencegah kejadian serupa. 

 

Tidak hanya melakukan kegiatan sosialisasi dan audit, dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialis obstetri dan ginekologi sosial juga dapat menangani masalah kehamilan, menstruasi dan menopause, serta gangguan terkait sistem reproduksi wanita. 

 

Sejak sebelum tahun 1880, kematian ibu setelah melahirkan mencapai tingkat yang sangat tinggi hingga menjadi perhatian publik. Fenomena ini banyak disebabkan oleh puerperal fever yang juga dikenal dengan childbed fever.  

 

Hingga kini, kematian ibu hamil dan melahirkan masih menjadi kasus yang memerlukan perhatian khusus, tak terkecuali di Indonesia. Karenanya, dibutuhkan peran dokter subspesialis obstetri dan ginekologi sosial untuk menangani fenomena ini. 

 

Keunggulan Subspesialisasi

 

Agar bisa bekerja sebagai subspesialis ini, seseorang perlu menjalani sekolah kedokteran umum selama 4 tahun (S.Ked) dan pendidikan profesi dokter selama 2 tahun. Lalu, dilanjutkan dengan pendidikan dokter spesialis sekitar 4,5–5 tahun untuk mendapatkan gelar dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp. OG). 

 

Kemudian, agar bisa bekerja secara resmi sebagai dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialis obstetri dan ginekologi sosial, dokter Sp.OG perlu menjalani fellowship selama kurang lebih 2 tahun untuk mendapatkan gelar Sp. OG, Subsp. Obginsos. 

 

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialis obstetri dan ginekologi sosial bertanggung jawab dalam pencegahan dan penanganan kematian ibu dengan mengimplementasikan ilmu promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. 

 

Guna mewujudkan tujuannya tersebut, dokter dengan subspesialis ini akan memperhitungkan faktor lingkungan yang berkaitan dengan fenomena kematian maternal dan perinatal, serta gangguan pada alat reproduksi wanita sehingga bisa memberikan solusi untuk masalah kesehatan reproduksi kepada masyarakat. 

 

Dalam menjalankan tugasnya, dokter spesialis obstetri dengan subspesialis obstetri dan ginekologi sosial dapat bekerja sama dengan dokter spesialis anak, bidan, dokter umum, perawat, maupun dokter spesialis lainnya. 

 

Penyakit dan Prosedur Medis 

 

Tugas utama dokter dengan subspesialis ini adalah melakukan audit dan pencegahan terhadap masalah kematian ibu. Namun, dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialis obstetri dan ginekologi sosial juga bisa mengatasi beberapa kondisi berikut ini: 

 

  • Kehamilan risiko tinggi.

  • Hipertensi saat Hamil.

  • Gangguan menstruasi.

  • Endometriosis.

  • Hipertonia otot dasar panggul.

  • Dispareunia.

  • Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS).

  • Kanker Serviks.

 

Adapun beberapa prosedur medis yang dapat dilakukan oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialis obstetris dan ginekologi sosial, antara lain:

 

  • Vaksin HPV.

  • USG kehamilan.

  • Kontrasepsi implan.

  • Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR).

 

Baca Lebih Sedikit

Dokter Kami di

arrow_drop_down2
Tidak Ada Data

Temukan Dokter Terdekat

arrow_right
dr-david-lotisna-spogk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. David Lotisna, SpOG (K)

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Subspesialis Uroginekologi Rekonstruksi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

coeSpecialistV2