Anthophobia - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Kesehatan Mental

Anthophobia - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

04 Desember 2024 4 menit waktu baca
 anthophobia adalah

 

Anthophobia adalah suatu kondisi ketika seseorang memiliki ketakutan berlebih terhadap bunga. Penderita anthophobia mungkin merasa cemas dan takut saat berada di dekat bunga, atau bahkan hanya dengan melihat gambar/video bunga. Lantas, apa yang menyebabkan seseorang memiliki fobia ini? Bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasan selengkapnya mengenai anthophobia di bawah ini.

 

Apa itu Anthophobia (Fobia Bunga)?

 

Anthophobia adalah salah satu jenis fobia spesifik yang membuat penderitanya memiliki ketakutan berlebih terhadap bunga, baik semua bunga atau jenis bunga tertentu. Tidak hanya bunga, penderita anthophobia juga bisa memiliki ketakutan terhadap seluruh tanaman atau bagian tanaman tertentu, misalnya batang atau kelopak bunga.

 

Penyebab Anthophobia

 

Terdapat berbagai alasan mengapa seseorang memiliki fobia, namun salah satu penyebab utama anthophobia adalah adanya pengalaman yang bersifat traumatis, terutama apabila terjadi di awal kehidupan. Misalnya, jika seseorang mencium bunga saat masih kecil lalu tersengat lebah, hal ini akan membentuk perspektif bahwa bunga tidak aman untuk didekati.

 

Selain itu, memiliki alergi yang parah terhadap bunga atau mengasosiasikan bunga tertentu dengan pemakaman juga dapat berkontribusi terhadap terjadinya anthophobia. Adapun beberapa faktor lain penyebab anthophobia adalah:

 

  • Terdapat keluarga dengan riwayat fobia atau gangguan kecemasan.

  • Faktor genetika. Para ahli percaya bahwa mutasi (perubahan) gen tertentu bisa menyebabkan seseorang lebih rentan terhadap fobia dan gangguan kecemasan.

  • Memiliki fobia lain yang berkaitan dengan ketakutan terhadap bunga, seperti entomophobia (fobia serangga), arachnophobia (fobia laba-laba), atau apiphobia (fobia lebah).

 

Gejala Anthophobia

 

Gejala fobia sering kali berhubungan dengan kecemasan. Orang dewasa dengan fobia spesifik mungkin menyadari bahwa ketakutan yang dirasakan tidak rasional, namun mereka tidak bisa mengendalikan ketakutan tersebut. Seseorang dengan anthophobia bisa mengalami gejala kecemasan atau kepanikan saat memikirkan atau melihat bunga. Gejala tersebut meliputi:

 

  • Keringat berlebih (hiperhidrosis).

  • Gemetar.

  • Jantung berdebar-debar.

  • Menggigil.

  • Mual.

  • Sesak napas.

  • Pusing.

  • Sakit perut atau gangguan pencernaan.

 

Diagnosis Anthophobia

 

Seseorang yang mengalami gejala yang berkaitan dengan masalah mental bisa menemui psikiater atau psikolog. Namun, sebelum menegakkan diagnosis, psikiater atau psikolog akan melakukan anamnesis (wawancara medis) mengenai beberapa hal, termasuk:

 

  • Gejala-gejala yang dialami pasien.

  • Sudah berapa lama (onset dan durasi) gejala tersebut terjadi.

  • Bagaimana pengaruh gejala tersebut terhadap kehidupan sehari-hari.

 

Tidak ada tes khusus untuk mendiagnosis anthophobia. Dokter akan menggunakan panduan diagnosis fobia spesifik dalam The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition (DSM-V). Menurut DSM-V, seseorang mengalami fobia spesifik bila selama 6 bulan berturut-turut atau lebih memiliki kriteria sebagai berikut:

 

  • Takut dan cemas terhadap objek atau situasi tertentu, dalam hal ini adalah bunga. Pada anak-anak, rasa takut atau cemas tersebut bisa diekspresikan dengan menangis, mengamuk, membeku, atau melekat (clingy) pada orang tua.

  • Objek atau situasi fobia hampir selalu menimbulkan rasa takut atau cemas secara langsung.

  • Menghindari objek atau situasi fobia secara langsung atau menahannya dengan rasa takut dan cemas yang intens.

  • Ketakutan dan kecemasan tidak sesuai dengan bahaya yang sebenarnya ditimbulkan oleh objek atau situasi tersebut.

  • Ketakutan, kecemasan, atau penghindaran tersebut menyebabkan tekanan atau gangguan yang signifikan terhadap fungsi sosial, pekerjaan, dan fungsi lainnya dalam kehidupan.

  • Gangguan tersebut tidak disebabkan oleh kondisi lain.

 

Pengobatan Anthophobia

 

Pengobatan utama untuk anthophobia adalah psikoterapi, seperti terapi perilaku kognitif (cognitive behaviour therapy/CBT) dan terapi paparan (exposure therapy). Berikut masing-masing penjelasannya:

 

  • Terapi perilaku kognitif: Pada terapi ini, dokter akan berbicara dengan pasien untuk menemukan akar penyebab fobia dan mengidentifikasi pola pikir pasien yang menyebabkan ketakutan muncul. Kemudian, dokter akan membantu mengubah pola pikir tersebut sehingga pasien bisa mengurangi ketakutan terhadap objek fobia.

  • Terapi paparan: Pada terapi ini, dokter akan menunjukkan objek fobia kepada pasien secara perlahan, misalnya dengan menunjukkan gambar bunga, hingga membawa bunga ke dalam sesi terapi. Terapi ini biasanya dilakukan dalam beberapa sesi hingga pasien tidak lagi merasa takut atau setidaknya bisa mengendalikan ketakutannya terhadap bunga.

 

Berbagai kondisi yang menjadi penyebab, tanda, dan gejala yang sudah dijelaskan di atas tidak bisa dijadikan sebagai acuan utama bagi Anda untuk menilai kondisi ini. Perlu dipahami bahwa terdapat berbagai kondisi yang mungkin memiliki gejala dan penyebab yang hampir sama.

 

Maka dari itu, bila mengalami gejala yang mengarah pada kondisi ini, hindari melakukan self-diagnosis dan segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (Psikiatri) di Siloam Hospitals terdekat agar memperoleh diagnosis sekaligus pengobatan yang tepat.

 

Penting pula untuk dipahami bahwa proses pemeriksaan dan pengobatan di setiap rumah sakit bisa berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang disediakan. Namun, tenaga medis tentu akan memastikan bahwa tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

 

Jika ingin berkonsultasi dari rumah, manfaatkan layanan Telekonsultasi yang tersedia di aplikasi MySiloam. Layanan tersebut memungkinkan dokter untuk meresepkan obat-obatan sesuai kondisi pasien, dan pasien pun bisa memperoleh obat-obatan tersebut tanpa harus keluar rumah. Namun jika diresepkan beberapa jenis obat, seperti antipsikotik dan antidepresan, pasien wajib mengambilnya secara langsung.

Sumber

Cleveland Clinic. Anthophobia (Fear of Flowers). Diakses pada 2024 | Very Well Health. What Is a Fear of Flowers? (Anthophobia). Diakses pada 2024 | American Psychiatric Association. Diagnostic And Statistical Manual Of Mental Disorders Fifth Edition. Diakses pada 2024 |

message

ArticleDetail