Kesehatan Mental
Gangguan Kepribadian Antisosial: Penyebab dan Penanganannya

Table of Contents
Gangguan kepribadian antisosial adalah kelainan pada kondisi mental yang juga sering disebut dengan sosiopati (sociopathy). Dalam bahasa Inggris, istilah ini dikenal sebagai antisocial personality disorder (ASPD).
Seseorang yang mengalami gangguan kepribadian antisosial tidak bisa mengerti dan juga tidak peduli mengenai cara bersosialisasi atau bersikap dengan orang lain di lingkungan sekitarnya. Perilaku mereka pun sering dinilai tidak sopan, manipulatif, bahkan sembrono.
Mari pahami apa itu gangguan kepribadian antisosial selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Gangguan Kepribadian Antisosial?
Gangguan kepribadian antisosial adalah kelainan kondisi psikologis di mana seseorang mengabaikan konsep benar dan salah dalam bertindak di kehidupan sehari-hari. Selain itu, orang yang memiliki gangguan mental ini cenderung tidak peduli dengan perasaan orang lain.
Pengidap gangguan kepribadian antisosial adalah seseorang yang juga suka mencari masalah (troublemaker) dengan sengaja dan membuat orang lain marah atau murka. Tidak hanya itu, seseorang dengan ASPD juga memiliki kecenderungan untuk memanipulasi atau bersikap kasar terhadap orang lain.
Meskipun telah bertindak kasar terhadap orang lain, pengidap ASPD tetap acuh dan tidak merasakan penyesalan. Seseorang dengan gangguan kepribadian ini pun sering melanggar hukum dan menyalahgunakan obat-obatan terlarang atau minuman keras. Dalam kehidupannya, mereka umumnya akan kesulitan memenuhi kewajibannya terhadap keluarga, sekolah, dan pekerjaan.
Penyebab Gangguan Kepribadian Antisosial
Karakteristik ASPD umumnya dapat terlihat pada seseorang berusia di bawah 18 tahun, pada akhir masa kanak-kanak atau awal masa remaja. Biasanya, kondisi ini didiagnosis sebagai gangguan perilaku pada anak (conduct disorder) yang bisa ditandai dengan kecenderungan untuk berbohong, mencuri, mengabaikan peraturan, atau melakukan bullying.
Sama halnya dengan gangguan kepribadian lainnya, ASPD tidak memiliki satu penyebab atau faktor yang pasti. Adapun beberapa faktor yang bisa memicu gangguan kepribadian antisosial adalah:
-
Faktor biologi: Level serotonin yang tidak normal. Serotonin merupakan zat kimia di dalam otak yang berfungsi untuk mengatur suasana hati dan rasa bahagia.
-
Faktor genetika: Beberapa faktor genetika mungkin bisa memengaruhi atau meningkatkan risiko terjadinya ASPD pada seseorang. Namun, hingga saat ini belum ada satu faktor genetik yang terbukti mengakibatkan kondisi tersebut.
-
Gaya hidup: Masalah penyalahgunaan obat-obatan dan minuman keras sering kali terjadi pada pengidap ASPD.
-
Lingkungan: Pengalaman traumatik atau kekerasan di masa kecil bisa meningkatkan risiko kelainan kepribadian antisosial saat beranjak dewasa, misalnya pada anak yang ditelantarkan sejak kecil.
-
Jenis kelamin: Anak laki-laki berisiko lebih tinggi mengidap ASPD daripada anak perempuan.
-
Riwayat keluarga: adanya anggota keluarga dengan gangguan kepribadian antisosial atau gangguan kesehatan mental lainnya.
Penyebab-penyebab di atas pun cenderung meningkatkan risiko terjadinya masalah lain seperti:
-
Kualitas hidup yang menurun.
-
Terlibat tindak kejahatan dan masuk penjara.
-
Kecanduan obat-obatan dan alkohol.
-
Percobaan bunuh diri.
-
Depresi dan kecemasan berlebih (anxiety).
-
Memiliki masalah dari segi keuangan, pendidikan, dan sosial.
Gejala Gangguan Kepribadian Antisosial
Meski tidak semuanya, beberapa pengidap kepribadian antisosial umumnya merupakan seseorang yang cerdas dan memiliki daya tarik tersendiri sehingga cenderung mudah memanipulasi orang lain untuk keuntungan pribadi.
Namun, ada pula beberapa pengidap ASPD lainnya yang mengalami kesulitan dalam mempertahankan pekerjaan, memenuhi kewajibannya di rumah, hingga masuk program rehabilitasi sosial karena ketidakmampuan mereka untuk berhubungan baik dengan orang lain.
Secara umum, berikut gejala serta karakteristik seseorang dengan gangguan kepribadian antisosial:
-
Tidak bertanggung jawab.
-
Mengabaikan hukum dan suka melanggar peraturan.
-
Melakukan tindakan ilegal.
-
Impulsif dan manipulatif.
-
Agresif, sikap bermusuhan, kasar, suka mengancam orang lain, dan sering membuat masalah.
-
Melakukan hal-hal berbahaya yang mengabaikan keamanan diri sendiri dan orang lain.
-
Tidak peduli dengan perasaan orang lain.
-
Menghancurkan properti publik (vandalisme).
-
Suka mencuri, berbohong, dan mengambil keuntungan dari orang lain.
-
Tidak pernah menyesali perbuatannya yang menyakiti orang lain.
Cara Diagnosis Gangguan Kepribadian Antisosial
Gangguan kepribadian antisosial adalah kondisi yang hanya dapat didiagnosis oleh dokter spesialis kesehatan jiwa atau psikiater. Terdapat beberapa tahap dalam prosesnya, yaitu pemeriksaan riwayat kesehatan, status mental, tes fisik, dan pemeriksaan gejala untuk mengetahui pola perilaku yang mengarah pada ASPD.
Meskipun karakteristik dari ASPD dapat terlihat sebelum usia 18 tahun, gangguan mental ini biasanya baru terdiagnosa ketika sudah mencapai usia dewasa. Adapun tenaga ahli kesehatan, psikolog atau psikiater yang bertugas perlu mengenal pengidap secara mendalam selama beberapa waktu terlebih dahulu.
Selain tes-tes di atas, perlu juga dilakukan evaluasi untuk menyampingkan diagnosis diferensial dari gangguan kepribadian antisosial seperti:
-
Borderline personality disorder (gangguan kepribadian ambang).
-
Narcissistic personality disorder (gangguan kepribadian narsistik).
-
Substance abuse disorder (gangguan penyalahgunaan zat).
Penanganan Gangguan Kepribadian Antisosial
Biasanya, pengidap gangguan kepribadian antisosial tidak menyadari dirinya membutuhkan pertolongan. Padahal, penanganan sejak dini diperlukan untuk membantu dirinya menjalani kehidupan dengan normal dan meningkatkan kualitas hidup jangka panjang.
Sebab, gangguan kepribadian ini berisiko tinggi membuat penderitanya terlibat dalam masalah, mengingat penderita mengalami kesulitan dalam mengendalikan perilaku, pemikiran, dan emosinya.
Namun, perlu diketahui bahwa belum ditemukan metode pengobatan yang dapat menyembuhkan gangguan kepribadian ini sepenuhnya. Umumnya, penanganan yang dilakukan oleh dokter bertujuan untuk mengendalikan gejala-gejala yang dialami penderita
Adapun beberapa metode pengobatan yang bisa diterapkan adalah:
-
Terapi psikologis jangka panjang: Terapi untuk mengatasi gejala yang mendasari gangguan kepribadian antisosial, seperti melalui terapi perilaku kognitif (cognitive behaviour therapy).
-
Pengobatan medis: Dilakukan untuk mengurangi tindakan agresif, depresi, dan mood tidak stabil yang bisa memicu ASPD, seperti obat antidepresan (sertraline, fluoxetine), antipsikotik (risperidone, quetiapine), dan mood stabilizer (lithium, carbamazepine).
Penderita pun disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kedokteran jiwa atau psikiater sesegera mungkin, terutama jika terjadi:
-
Perubahan mood secara ekstrem.
-
Berpikir untuk bunuh diri (suicidal thoughts) atau membunuh orang lain.
-
Menyakiti diri sendiri (self-harm).
-
Melakukan tindak kekerasan.
Sekian informasi seputar gangguan kepribadian antisosial, termasuk penyebab, gejala, dan penanganannya. Apabila Anda atau kerabat Anda menunjukkan gejala yang mengarah pada gangguan kepribadian antisosial, jangan ragu untuk memeriksakan kondisi tersebut ke Siloam Hospitals terdekat. Sebab, kondisi ini bukanlah aib atau hal yang harus disembunyikan.
Perlu diingat, ganggauan mental merupakan kondisi yang perlu diatasi dengan tepat dan segera. Maka dari itu, manfaatkan pula fitur Telekonsultasi yang tersedia di aplikasi MySiloam untuk berkonsultasi dengan dokter secara virtual kapan saja dan di mana saja. Dokter pun akan meresepkan obat-obatan yang sesuai dengan kondisi pasien.
Jadi, mari unduh aplikasi MySiloam sekarang dan jaga kesehatan fisik dan mental #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
MENTAL - Skrining Mental health (MMPI)
Lainnya
2 Service/Item
Rp880.000
TERPOPULER
Paket Siloam Ruby
Skrining Umum
21 Service/Item
Rp1.000.000
TERPOPULER
Paket Siloam Silver
Skrining Umum
22 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Paket Siloam Pearl
Skrining Umum
31 Service/Item
Rp4.300.000
TERPOPULER
Brain Check Up
Penawaran Spesial, Skrining Stroke
19 Service/Item
Rp9.000.000







