Kesehatan Mental
Memahami Body Positivity, Upaya untuk Mencintai Diri Sendiri

Table of Contents
Body positivity adalah perilaku yang didasari oleh pola pikir untuk memandang setiap bentuk dan ukuran tubuh secara positif. Hal ini dapat membantu mengatasi rasa tidak percaya diri yang kerap menyebabkan gangguan perilaku maupun emosional. Mari pahami lebih lanjut mengenai apa itu body positivity melalui artikel berikut ini.
Apa itu Body Positivity?
Body positivity adalah perilaku menanamkan pola pikir bahwa setiap orang perlu memiliki pandangan yang positif terhadap bentuk dan ukuran tubuhnya sendiri. Pada awalnya, body positivity merupakan gerakan yang dilakukan oleh sekelompok orang sebagai bentuk perlawanan terhadap diskriminasi kepada mereka yang memiliki tubuh gemuk.
Pada tahun 1996, sebuah organisasi non-profit di San Fransico bernama The Body Positive didirikan. Tujuan organisasi ini adalah untuk mengedukasi masyarakat agar merasa nyaman dengan tubuhnya sendiri, baik dari berat badan, warna kulit, dan penampilan fisik lainnya.
Prinsip body positivity mendorong agar setiap orang tidak perlu memaksakan diri melakukan diet ekstrem demi mendapatkan bentuk tubuh yang disukai oleh masyarakat. Lalu, seiring berjalannya waktu, pengertian body positivity terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Adapun beberapa arti dari body positivity adalah sebagai berikut:
-
Mencintai tubuh sendiri.
-
Merasa percaya diri dengan tubuh sendiri.
-
Menerima bentuk dan ukuran tubuh sendiri.
-
Menghargai tubuh meski memiliki beberapa kekurangan.
-
Menerima tubuh yang dimiliki dan tidak menyalahkan diri sendiri atas perubahan yang terjadi secara alami akibat penuaan, kehamilan, atau pilihan gaya hidup.
Manfaat Body Positivity
Secara umum, manfaat utama body positivity adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri dari setiap orang, terlepas dari standar kecantikan masyarakat yang mungkin berbeda dengan tubuh sendiri. Perilaku ini mengajak setiap individu untuk menerima dan mencintai diri sendiri (self-love). Hal ini dapat memberi dampak positif agar terhindar dari gangguan mental, sehingga mengurangi risiko depresi dan gangguan makan (misalnya anoreksia dan bulimia).
Di samping itu, beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan menerapkan body positivity adalah:
-
Bisa menghargai diri sendiri.
-
Dapat membangun rasa percaya diri.
-
Dapat menerima perubahan tubuh yang terjadi seiring dengan pertambahan usia maupun akibat kondisi tertentu, seperti kehamilan, menyusui, atau suatu penyakit.
-
Tidak terobsesi untuk mengubah penampilan supaya terlihat sempurna di mata orang lain.
Cara Melakukan Body Positivity
Perlu diingat, penerapan body positivity bukan berarti seseorang berhenti merawat diri sendiri. Namun, perilaku ini mengajak setiap orang untuk tetap percaya diri dengan bagaimanapun kondisi tubuhnya, terlepas dari standar penampilan dan fisik yang masih melekat di masyarakat.
Secara umum, beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menerapkan perilaku body positivity adalah sebagai berikut:
1. Mengubah Pola Pikir
Jika Anda memiliki pikiran tertentu untukmengubah penampilan diri sendiri agar terlihat cantik di mata orang lain, seperti harus memiliki kulit putih atau bertubuh langsing, cobalah untuk mengubah pola pikir tersebut secara perlahan. Perlu diketahui bahwa kecantikan merupakan hal yang bersifat subjektif. Artinya, setiap orang memiliki preferensi kecantikannya masing-masing.
2. Memahami Bahwa Kecantikan Tidak Hanya dari Fisik
Cara selanjutnya untuk melakukan body positivity adalah memahami bahwa kecantikan tidak hanya dari fisik. Dengan kata lain, seseorang bisa saja terlihat menarik di mata orang lain jika memiliki inner beauty, seperti tingkah laku yang baik, kecerdasan, pola pikir, selera humor, dan lain sebagainya. Jadi, alih-alih hanya berfokus pada bentuk fisik, tingkatkanlah kualitas diri sendiri dengan menyadari kelebihan yang sudah dimiliki.
3. Menggunakan Media Sosial secara Bijak
Sikap tidak bijak dalam menggunakan media sosial dapat membuat seseorang cenderung ingin terlihat sempurna di mata orang lain. Hal ini tentu perlu dihindari saat sedang menerapkan perilaku body positivity. Maka dari itu, alih-alih menggunakan media sosial untuk menampilkan diri yang ‘sempurna‘, cobalah manfaatkan platform tersebut sebagai wadah berbagi informasi yang positif.
4. Melakukan Perawatan Diri yang Berfokus pada Kesehatan
Salah satu tips yang penting dilakukan dalam menerapkan body positivity adalah merawat tubuh yang berfokus pada kesehatan diri sendiri. Ini bisa dilakukan dengan menjalani gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, serta istirahat yang cukup.
Anda juga dapat merawat kesehatan dan kecantikan kulit dengan melakukan sejumlah perawatan yang tepat, misalnya rutin membersihkan kulit dan wajah, serta menggunakan produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit.
Pada intinya, body positivity adalah upaya yang bisa dilakukan untuk mencintai diri sendiri apa adanya. Namun, jika Anda merasa kesulitan untuk menerima kekurangan diri sendiri hingga berdampak pada kesehatan mental, sebaiknya segera lakukan konseling dengan Psikiatri dari Siloam Hospitals guna mendapatkan saran yang tepat.
Selain itu, Anda juga dapat menggunakan layanan Telekonsultasi yang memungkinkan pasien melakukan konsultasi langsung dengan dokter secara virtual. Dengan layanan telekonsultasi, Anda bisa mendapatkan resep obat-obatan tertentu dari dokter tanpa perlu keluar rumah. Namun, jika diresepkan obat golongan tertentu, seperti antidepresan dan antipsikotik, Anda perlu mengambilnya secara langsung.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini







