Pola Hidup Sehat
Apa itu Jet Lag? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Table of Contents
Jet lag adalah gangguan tidur yang terjadi ketika seseorang bepergian dan melintasi zona waktu yang jauh berbeda. Kondisi ini biasanya tergolong ringan dan dapat membaik dengan sendirinya. Untuk memahami apa itu jet lag selengkapnya, Anda dapat membaca pembahasan di bawah ini sampai tuntas.
Apa itu Jet Lag?
Jet lag adalah gangguan tidur dan rasa lelah yang muncul setelah bepergian dengan melintasi zona waktu yang jauh berbeda. Pada dasarnya, tubuh memiliki jam biologis sendiri yang mengatur berbagai proses di dalam tubuh. Jam biologis ini disebut ritme sirkadian.
Ritme sirkadian akan memberikan sinyal pada tubuh mengenai kapan harus tertidur dan terjaga. Jet lag terjadi ketika jam biologis tubuh masih mengikuti zona waktu daerah asal dan belum beradaptasi dengan zona waktu di tempat yang baru. Akibatnya, ketika sampai di tempat tujuan, seseorang dapat mengantuk di siang hari, dan tetap terjaga pada malam hari.
Penyebab Jet Lag
Seperti yang telah dijelaskan, penyebab utama jet lag adalah terganggunya ritme sirkadian tubuh akibat perjalanan yang melintasi dua zona waktu yang berbeda atau lebih. Secara umum, ritme sirkadian tubuh memerlukan waktu beberapa hari untuk menyesuaikan diri dengan perubahan waktu tersebut.
Selain itu, ritme sirkadian juga dapat dipengaruhi oleh sinar matahari. Pasalnya, cahaya bisa berdampak terhadap regulasi hormon melatonin, yaitu senyawa kimia yang membantu tubuh untuk terlelap. Saat cahaya redup seperti pada malam hari, kelenjar pineal di otak akan melepaskan hormon melatonin.
Namun, ketika terpapar cahaya matahari di siang hari, kadar hormon melatonin di dalam tubuh biasanya tidak terdeteksi, sehingga membuat seseorang lebih mudah terjaga. Di sisi lain, sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami jet lag adalah:
-
Dehidrasi. Hal ini dapat dipicu oleh tingkat kelembapan yang rendah di dalam pesawat atau konsumsi minuman berkafein maupun beralkohol selama di perjalanan.
-
Jumlah zona waktu yang dilintasi. Semakin banyak zona waktu yang dilewati, semakin besar kemungkinan seseorang mengalami jet lag.
-
Pergi ke daerah timur. Perlu diketahui bahwa zona waktu di daerah timur lebih cepat dibandingkan daerah barat. Hal ini membuat seseorang memiliki waktu lebih sedikit untuk pulih dari jet lag.
-
Seseorang yang bekerja atau sering bepergian menggunakan pesawat terbang, seperti pilot, pramugari, atau pebisnis di berbagai negara.
-
Lanjut usia.
Gejala Jet Lag
Jet lag dapat menimbulkan gejala yang bervariasi. Sebagian orang mungkin hanya mengalami satu gejala saja, namun sebagian orang lainnya bisa mengeluhkan beberapa gejala secara sekaligus. Adapun beberapa gejala umum jet lag adalah sebagai berikut:
-
Gangguan tidur, seperti insomnia.
-
Kelelahan.
-
Tidak enak badan.
-
Perubahan suasana hati (mood).
-
Kesulitan untuk memusatkan fokus dan berkonsentrasi.
-
Perubahan nafsu makan.
-
Gangguan pencernaan, seperti mual, diare atau konstipasi.
-
Nyeri kepala.
Pengobatan Jet Lag
Jet lag biasanya menimbulkan gejala yang tergolong ringan dan dapat membaik seiring dengan berjalannya waktu. Karena itu, kondisi ini umumnya tidak membutuhkan tindakan medis tertentu. Namun, jika jet lag menimbulkan gejala yang tergolong parah dan telah mengganggu aktivitas penderitanya, sejumlah metode yang dapat dijadikan sebagai cara mengatasi jet lag adalah sebagai berikut:
-
Light therapy. Melalui terapi ini, dokter dapat memaparkan pasien dengan cahaya terang dari lampu yang menyerupai sinar matahari. Tujuannya adalah memberikan sinyal kepada ritme sirkadian bahwa ini waktunya untuk bangun.
-
Pemberian obat-obatan tertentu untuk membantu pasien tertidur di malam hari.
Pencegahan Jet Lag
Secara umum, risiko terjadinya jet lag dapat diminimalkan dengan menghindari faktor-faktor yang bisa memicu munculnya kondisi tersebut. Adapun beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya jet lag adalah sebagai berikut:
-
Tidur 1–2 jam lebih awal atau lebih lambat pada beberapa hari sebelum bepergian, disesuaikan dengan zona waktu tujuan.
-
Memperbanyak minum air putih dan mengurangi konsumsi alkohol atau minuman berkafein selama di perjalanan, guna mencegah risiko dehidrasi.
-
Melakukan peregangan selama berada di dalam pesawat.
-
Mendapatkan paparan cahaya, baik sinar matahari maupun cahaya lampu di siang hari.
-
Menggunakan penutup mata untuk tidur saat penerbangan di malam hari.
-
Jika diperlukan, setelah sampai tujuan, Anda bisa mengonsumsi minuman berkafein secukupnya, seperti kopi, cokelat, atau teh. Hal ini diperlukan agar tubuh tetap terjaga dalam menyesuaikan waktu bangun dan tidur di tempat tujuan.
Perlu diingat, penyebab dan gejala yang disebutkan di atas tidak secara spesifik mewakili kondisi jet lag. Dengan kata lain, penyebab dan gejala tersebut mungkin juga dapat terjadi pada kondisi medis lainnya, seperti gangguan tidur. Oleh karenanya, untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, Anda dapat mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat di sekitar lokasi tujuan.
Lebih lanjut, jika Anda mengalami jet lag saat tiba di Indonesia dan gejalanya sudah mengganggu aktivitas harian, silakan mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk bertemu dan berkonsultasi dengan Dokter Umum tepercaya.
Sebagai informasi, tahapan tindakan medis yang Anda jalani terkait dengan jet lag akan disesuaikan dengan fasilitas kesehatan yang tersedia, sehingga mungkin bisa berbeda di setiap rumah sakit. Namun, tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan tersebut sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.
Ingin membuat janji temu dengan dokter secara praktis? Mudah saja, Anda bisa memanfaatkan fitur dalam aplikasi MySiloam yang juga memungkinkan Anda untuk check in mandiri hingga antre secara online. Bahkan, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk konsultasi virtual dengan dokter pilihan.
Artikel Terkait
Dokter Kami
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Denpasar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Hidup Sehat 1 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp1.025.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp650.000
Paket Hidup Sehat 2 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
6 Service/Item
Rp875.000
TERPOPULER
Homecare Bugar
4 Service/Item
Rp800.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum dan Perawat - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp1.100.000







