Kesehatan Tubuh
Apa itu Limfangitis? Ini Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Table of Contents
Limfangitis adalah peradangan pada sistem limfatik yang pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini kerap menimbulkan gejala berupa demam, menggigil, kelelahan, kehilangan nafsu makan, nyeri otot, dan nyeri pada bagian tubuh yang terdampak.
Limfangitis adalah kondisi yang perlu diwaspadai karena berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti selulitis hingga sepsis. Untuk mewaspadainya, mari kenali penyebab, gejala, serta penanganan limfangitis melalui artikel berikut ini.
Apa itu Limfangitis?
Lymphangitis atau limfangitis adalah infeksi atau peradangan pada sistem limfatik, yaitu bagian tubuh berupa organ, kelenjar, dan pembuluh limfatik atau pembuluh getah bening yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh.
Limfangitis sering kali dipicu oleh penyebaran infeksi bakteri pada kulit. Kondisi ini berisiko menimbulkan sepsis atau infeksi lainnya yang dapat membahayakan nyawa. Oleh karenanya, penting bagi penderita limfangitis untuk memperoleh penanganan medis yang tepat dan segera.
Penyebab Limfangitis
Penyebab utama limfangitis adalah infeksi kulit akut yang disebabkan oleh bakteri, seperti Streptococcus atau Staphylococcus. Jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi bakteri tersebut dapat masuk ke dalam peredaran darah dan menimbulkan peradangan pada node limfa sehingga menyebabkan limfangitis.
Selain infeksi bakteri, limfangitis juga dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:
- Infeksi jamur.
- Infeksi virus.
- Kanker.
Faktor Risiko Limfangitis
Adapun sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami limfangitis adalah sebagai berikut:
- Mengidap diabetes.
- Memiliki sistem imun yang lemah.
- Menjalani pengobatan kanker.
- Menggunakan steroid dalam jangka panjang.
- Pernah tergigit oleh serangga.
- Memiliki luka terbuka karena benda tajam atau luka karena menginjak paku.
- Mengidap infeksi kulit akut yang tidak ditangani dengan tepat.
- Memiliki luka yang memerlukan jahitan.
- Luka operasi yang mengalami infeksi.
- Tidak patuh menjalani pengobatan dengan antibiotik sampai selesai.
Gejala Limfangitis
Salah satu gejala yang kerap dialami oleh penderita limfangitis adalah timbulnya garis atau ruam merah di dekat luka menuju node limfa, seperti di sekitar leher, dada, ketiak, dan perut. Selain itu, sejumlah gejala umum dari limfangitis adalah sebagai berikut:
- Demam.
- Pembengkakan kelenjar getah bening.
- Menggigil.
- Jantung berdebar-debar.
- Sakit kepala.
- Nafsu makan menurun.
- Kelelahan.
- Nyeri otot.
- Nyeri di area saluran limfe yang terdampak.
Komplikasi Limfangitis
Apabila tidak ditangani dengan tepat, limfangitis berisiko menimbulkan komplikasi serius yang dapat membahayakan nyawa, seperti:
- Abses pada bagian tubuh yang terdampak.
- Selulitis.
- Bakteremia.
- Sepsis.
Diagnosis Limfangitis
Langkah awal untuk mendiagnosis limfangitis adalah dengan melakukan anamnesis atau wawancara medis. Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa ukuran, tekstur, dan kondisi kelenjar getah bening di dekat permukaan kulit pasien.
Untuk memastikan diagnosis limfangitis, dokter dapat melanjutkannya dengan sejumlah pemeriksaan penunjang, seperti:
- Kultur darah untuk memastikan penyebab infeksi sehingga pengobatan dapat lebih terarah.
- Tes darah lengkap untuk membantu mengonfirmasi penyakit dan menyingkirkan kemungkinan penyakit lainnya.
- Tes pencitraan, seperti rontgen atau CT Scan untuk membantu menemukan sumber infeksi ataupun keberadaan tumor yang memicu limfangitis.
- Biopsi kelenjar getah bening untuk mendeteksi penyebab pembengkakan pada kelenjar getah bening dan memastikan diagnosis.
Penanganan Limfangitis
Pengobatan limfangitis dilakukan untuk mengatasi infeksi serta mencegah terjadinya komplikasi serius. Adapun sejumlah tindakan yang dapat dilakukan untuk menangani limfangitis adalah sebagai berikut:
1. Konsumsi Obat-obatan
Dokter dapat meresepkan obat antibiotik untuk menangani infeksi bakteri yang menjadi penyebab limfangitis. Pemberian obat antibiotik ini dapat dilakukan melalui infus ataupun oral. Selain itu, jika limfangitis disebabkan oleh virus atau parasit, dokter dapat memberikan obat antivirus atau antiparasit untuk mengatasi infeksi sekaligus membantu meringankan gejala. Sementara itu, obat anti nyeri dapat diberikan untuk meredakan gejala nyeri pada pasien.
2. Tindakan Operasi
Apabila limfangitis telah membentuk abses di dalam tubuh, tindakan operasi dapat dilakukan untuk mengeringkan dan mengangkat kantung nanah tersebut.
3. Perawatan Mandiri
Sebagai upaya meredakan gejala, penderita limfangitis juga dapat melakukan perawatan mandiri dengan mengompres hangat pada saluran limfe yang mengalami peradangan agar aliran darah menjadi lancar dan dapat mempercepat penyembuhan.
Jika memungkinkan, penderita limfangitis juga dianjurkan untuk mengangkat bagian tubuh yang terdampak untuk mengurangi pembengkakan serta mengurangi risiko penyebaran infeksi.
Pencegahan Limfangitis
Sebagai upaya mencegah terjadinya limfangitis, Anda disarankan untuk menjaga kebersihan diri serta menghindari faktor risikonya sebaik mungkin. Adapun sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk menghindari risiko limfangitis adalah sebagai berikut:
- Membersihkan dan mengganti perban luka secara rutin.
- Menggunakan obat-obatan sesuai anjuran dokter.
- Menangani infeksi secepatnya.
Limfangitis adalah kondisi yang memerlukan penanganan medis dengan tepat dan segera untuk menghindari komplikasi serius yang dapat mengancam nyawa. Karena itu, segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter Siloam Hospitals terdekat terutama jika memiliki keluhan seperti ulasan di atas.
Temukan informasi jadwal dan buat janji temu dengan dokter Siloam Hospitals secara praktis melalui fitur Cari Dokter yang tersedia pada aplikasi MySiloam. Atau, Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai layanan kesehatan dengan mudah dan cepat. Unduh aplikasinya sekarang dan percayakan kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini







