Lopografi, Prosedur Pemeriksaan Usus Besar melalui Rontgen
Kesehatan Tubuh

Lopografi, Prosedur Pemeriksaan Usus Besar melalui Rontgen

22 Mei 2025 3 menit waktu baca
lopografi adalah

Rontgen adalah tes pencitraan yang menggunakan sinar-X. Sejak ditemukannya rontgen pada tahun 1895, metode pemeriksaan tersebut kini sudah semakin bervariasi, salah satunya lopografi. Lopografi adalah prosedur medis yang digunakan untuk memeriksa kondisi usus besar. Istilah ini cukup jarang terdengar, untuk memahaminya lebih lanjut, mari simak penjelasan selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Lopografi?

 

Lopografi atau kolostomi barium enema adalah prosedur pemeriksaan usus besar, terutama bagian akhir usus besar menggunakan rontgen. Pada prosedur ini, dokter akan memasukkan cairan kontras ke dalam usus besar melalui lubang yang dibuat di perut, lalu memanfaatkan sinar-X untuk mengamati kondisi di dalam usus besar.

 

Tujuan Lopografi

 

Tujuan utama lopografi adalah mendeteksi adanya kelainan-kelainan pada dinding atau rongga usus besar. Biasanya, dokter menggunakan prosedur ini apabila mencurigai adanya polip (benjolan yang tumbuh di bagian dalam usus besar), tumor, atau kelainan bawaan tertentu di usus besar pada pasien. Namun, sebenarnya kini lopografi semakin jarang digunakan.

 

Pasalnya, seiring berkembangnya teknologi medis, eksistensi lopografi mulai tergeser dengan prosedur lain, seperti kolonoskopi. Prosedur kolonoskopi dilakukan dengan memasukkan selang yang dilengkapi kamera ke dalam usus besar. Prosedur tersebut bisa membantu dokter melihat situasi di dalam rongga usus besar lebih jelas serta dianggap lebih nyaman bagi pasien.

 

Persiapan sebelum Lopografi

 

Lopografi adalah prosedur pemeriksaan yang tidak bisa dilakukan secara mendadak. Pasalnya, pasien perlu mengosongkan isi perut lebih dulu agar kotoran di dalam usus besar tidak menumpuk karena hal tersebut bisa mengganggu pemeriksaan. Umumnya, persiapan yang perlu dilakukan oleh pasien sebelum lopografi adalah:

 

  • Pengaturan jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan oleh pasien. Biasanya, pasien diharuskan mengonsumsi makanan lunak dan rendah lemak untuk menghindari gumpalan feses di usus besar.

  • Mengonsumsi lebih banyak cairan untuk mempermudah feses keluar dari usus.

  • Pemberian obat pencahar untuk mengeluarkan sisa-sisa kotoran di dalam usus pasien. Hal ini dilakukan agar hasil pemeriksaan lebih akurat.

 

Sementara itu, beberapa alat yang perlu disiapkan oleh petugas medis dalam pemeriksaan lopografi adalah mesin sinar-X, kaset sinar-X, celemek atau seragam khusus tindakan, sarung tangan, wadah, plester, selang kateter, cairan barium, air hangat, dan jelly.

 

Prosedur Lopografi

 

Setelah semua persiapan dilakukan, pasien akan diminta melakukan foto rontgen untuk mengevaluasi kondisi usus besar, apakah sudah bersih atau masih banyak kotoran. Apabila kondisinya sudah memungkinkan, dokter akan membuat lubang kecil di dinding perut untuk memasukkan cairan barium hingga zat tersebut memenuhi bagian ujung usus besar.

 

Kemudian, dokter akan mengambil beberapa gambar ketika usus besar sudah terisi penuh dengan barium. Melalui gambar yang dihasilkan, dokter akan mengevaluasi apakah terdapat massa atau kelainan di area tersebut. Selama pengambilan gambar, pasien akan diminta berubah-ubah posisi agar seluruh bagian usus tertangkap oleh mesin rontgen.

 

Setelah Prosedur Lopografi

 

Prosedur lopografi cenderung tidak menimbulkan efek samping apa pun, bahkan pasien tidak perlu menjalani rawat inap (kecuali jika menderita kondisi khusus atau dokter menyarankan rawat inap terlebih dahulu). Jika diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, biasanya dokter melakukan biopsi atau metode pencitraan lain setelah lopografi.

 

Dapat disimpulkan bahwa lopografi adalah prosedur yang digunakan untuk memeriksa bagian dalam usus besar. Apabila Anda mengalami keluhan yang mengarah pada gangguan sistem pencernaan, Anda dapat membuat janji temu dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.


Jika direkomendasikan oleh dokter, Anda juga dapat memesan paket Skrining Sistem Pencernaan Lengkap yang berguna untuk mendeteksi adanya risiko penyakit dalam sistem pencernaan. Praktis, pemesanan bisa Anda lakukan secara mudah dan cepat melalui aplikasi MySiloam.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-rio-hermawan-sprad-k

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rio Hermawan, SpRad (K)

Radiologi

Subspesialis Intervensional


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-sudianto-sprad

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Sudianto, SpRad

Radiologi

Spesialis Radiologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anna-celesta-nastasia-nalley-sp-rad

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anna Celesta Nastasia Nalley, Sp.Rad, R.I(K)

Radiologi

Subspesialis Intervensional


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail