Mengenal Melatonin, Hormon untuk Membantu Tidur Lebih Lelap
Kesehatan Tubuh

Mengenal Melatonin, Hormon untuk Membantu Tidur Lebih Lelap

30 Mei 2025 3 menit waktu baca
melatonin adalah

Melatonin adalah hormon yang memiliki peran penting dalam mengatur pola tidur seseorang. Hormon melatonin dapat diproduksi secara alami oleh tubuh. Selain itu, hormon ini juga bisa  diproduksi secara sintetis dalam bentuk suplemen, yang dapat digunakan untuk menangani gangguan tidur. Simak informasi selengkapnya mengenai melatonin melalui pembahasan di bawah ini.

 

Apa itu Melatonin?

 

Melatonin adalah hormon yang diproduksi secara alami oleh kelenjar pineal, yaitu salah satu kelenjar yang ada di dalam otak. Dalam kondisi normal, tubuh akan memproduksi melatonin lebih banyak di sore dan malam hari, agar seseorang dapat tidur dengan lelap. Sementara itu, produksi hormon melatonin cenderung lebih sedikit di pagi dan siang hari, sehingga membuat seseorang tetap terjaga.

 

Jika terjadi masalah pada hormon ini, seseorang dapat mengalami gangguan tidur, salah satunya insomnia. Secara umum, terdapat beberapa kondisi yang bisa mengganggu produksi hormon melatonin di dalam tubuh, seperti paparan cahaya alat elektronik dan bekerja hingga larut malam.

 

Ketika seseorang mengalami gangguan tidur, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung melatonin, seperti pisang, buah ceri, serta goji berry. Selain itu, suplemen melatonin juga dapat dikonsumsi sesuai dengan anjuran dokter.

 

Mengenal Manfaat Melatonin

 

Pada dasarnya, suplemen melatonin dapat dikonsumsi untuk membantu mengatasi berbagai masalah tidur. Ada sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi suplemen melatonin. Berikut adalah uraian lengkapnya. 

 

1. Membantu Mengatasi Insomnia

 

Manfaat pertama dari suplemen melatonin adalah dapat membantu mengatasi insomnia. Melatonin dapat membantu memperbaiki ritme sirkadian seseorang, yaitu siklus tubuh untuk tidur dan terjaga dalam 24 jam.

 

Konsumsi suplemen melatonin sesuai dengan anjuran dokter diketahui dapat membantu penderita insomnia menjadi lebih mudah terlelap, dan memiliki tidur yang lebih berkualitas. Selain itu, suplemen melatonin juga dapat membuat pekerja shift malam untuk tidur lebih nyenyak di siang hari.

 

2. Menangani Delayed Sleep-Wake Phase Disorder (DSWPD)

 

Salah satu manfaat mengonsumsi suplemen melatonin adalah dapat membantu mengatasi delayed sleep-wake phase disorder (DSWPD). Sebagai informasi, DSWPD adalah kondisi yang membuat penderitanya mengalami kesulitan tidur di malam hari, sehingga terlambat tidur dan pada akhirnya terlambat bangun.

 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan suplemen melatonin sesuai dengan anjuran dokter bisa membantu penderita DSWPD untuk tidur lebih awal, sehingga keesokan harinya dapat bangun lebih awal dan mampu melakukan aktivitas di pagi hari dengan lebih berkualitas.

 

3. Mengatasi Jet Lag

 

Jet lag adalah gangguan tidur yang membuat seseorang mengantuk di siang hari dan susah tidur di malam hari, setelah melakukan perjalanan jarak jauh ke tempat tujuan dengan zona waktu yang berbeda. Kondisi ini dapatmenyebabkan seseorang merasa tidak enak badan, sakit kepala, serta sulit berkonsentrasi.

 

Mengonsumsi suplemen melatonin adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur pada seseorang yang mengalami jet lag. Diharapkan, jika pola tidur sudah membaik, gejala-gejala kesehatan yang muncul akan mereda.

 

Selain menangani gangguan tidur, konsumsi suplemen melatonin sesuai dengan anjuran dokter juga bisa memberikan beberapa manfaat lain, di antaranya:

 

  • Mengurangi rasa cemas.

  • Meredakan rasa nyeri, misalnya akibat menstruasi atau nyeri otot.

  • Mengurangi risiko penyakit neuropati.

  • Sebagai antioksidan untuk mengurangi radikal bebas tubuh.

 

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Melatonin

 

Suplemen melatonin biasanya dianjurkan oleh dokter untuk menangani gangguan tidur jangka pendek yang belum berhasil diperbaiki dengan modifikasi gaya hidup. Namun, dokter mungkin menyarankan untuk menghindari konsumsi suplemen melatonin jika Anda memiliki kondisi-kondisi berikut,:

 

  • Memiliki riwayat alergi terhadap suplemen melatonin.

  • Menderita gangguan hati atau ginjal.

  • Menderita penyakit autoimun, seperti lupus atau rheumatoid arthritis.

  • Sedang hamil atau menyusui.

 

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa melatonin sebenarnya dapat diproduksi secara alami oleh tubuh, dan berperan penting dalam mengatur pola tidur-bangun dalam keseharian. Tetapi, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung melatonin jika mengalami gangguan tidur. Pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk dosis dan cara minum yang tepat.

 

Apabila Anda ingin mengetahui cara menjaga keseimbangan hormon melatonin di dalam tubuh secara keseluruhan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum di Siloam Hospitals terdekat guna mendapatkan saran perawatan yang tepat dan sesuai.

 

Aplikasi My Siloam

 

Dokter Kami
dr-kelvin-yuwanda-spn

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jerry-hartawan--sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-dorothea-fortuna-meita-caturwulan-sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail