Kesehatan Tubuh
Myalgia (Nyeri Otot) - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Table of Contents
Myalgia adalah istilah medis bagi kondisi nyeri otot. Pada dasarnya, kondisi ini bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala yang timbul sebagai reaksi tubuh terhadap kondisi tertentu. Adapun penyebabnya sangat beragam, mulai dari kesalahan gerakan, cedera otot, infeksi, dan lain-lain.
Lantas, apa yang sebenarnya menyebabkan timbulnya myalgia atau nyeri otot ini? Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Apa itu Myalgia?
Nyeri otot atau myalgia adalah masalah yang umum dan dapat terjadi pada setiap orang. Myalgia dapat terjadi pada bagian tubuh mana pun, mulai dari otot leher, otot punggung, atau otot kaki. Namun, tak menutup kemungkinan juga terjadi di seluruh bagian tubuh secara bersamaan.
Gejalanya pun dapat berbeda-beda tergantung pada penyebabnya. Beberapa orang mungkin hanya merasa nyeri ringan pada bagian otot tertentu, namun sebagian orang lainnya bisa saja merasakan nyeri hebat di seluruh tubuh. Umumnya, kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya.
Penyebab Myalgia
Nyeri otot atau myalgia sering kali disebabkan oleh penggunaan otot secara berlebihan. Namun tidak hanya itu, myalgia juga bisa dipicu oleh beberapa faktor lain, mulai dari cedera, infeksi, atau bahkan stres. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Cedera
Cedera adalah salah satu penyebab utama nyeri pada otot. Selain nyeri otot, cedera juga dapat menyebabkan bengkak, memar, melemahnya otot, dan kram otot. Cedera pada otot biasanya disebabkan oleh gerakan tubuh berulang, postur tubuh yang buruk, salah gerakan, atau tidak melakukan pemanasan dan pendinginan saat olahraga.
2. Kekurangan Nutrisi
Penyebab lain dari myalgia adalah kekurangan asupan vitamin D pada tubuh. Pasalnya, vitamin D berperan penting dalam pertumbuhan dan perbaikan tulang dan otot. Selain itu, vitamin ini juga berfungsi untuk membantu penyerapan kalsium, mineral yang penting untuk pembentukan tulang dan kontraksi otot.
3. Infeksi
Myalgia juga bisa disebabkan oleh penyakit infeksi, seperti trikinosis (infeksi cacing parasit), TB (tuberkulosis), tifus, malaria, dan lain-lain. Myalgia yang disebabkan oleh infeksi perlu mendapatkan pengobatan sesegera mungkin.
4. Stres
Tidak banyak yang menyadari bahwa salah satu penyebab nyeri otot atau myalgia adalah stres. Masalah mental ini dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh kesulitan melawan infeksi yang dapat menyebabkan peradangan dan nyeri pada otot.
5. Penyakit Tertentu
Selain empat penyebab di atas, myalgia juga bisa disebabkan oleh penyakit tertentu. Adapun sejumlah penyakit yang dapat memicu terjadinya myalgia adalah sebagai berikut:
-
Dystonia (kontraksi otot yang tidak terkendali).
-
Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis.
-
Penyakit tiroid, seperti hyperthyroidism.
-
Penyumbatan aliran darah.
-
Sindrom kompartemen.
-
Fibromyalgia.
-
Kerusakan otot (rhabdomyolysis).
Gejala Myalgia
Gejala umum myalgia adalah rasa nyeri atau tidak nyaman pada otot. Selain disebabkan oleh penyakit tertentu, nyeri otot juga dapat muncul selama atau setelah melakukan kegiatan tertentu, seperti nyeri otot pada tangan setelah mengangkat beban berat, atau nyeri otot pada leher dan punggung akibat duduk dalam posisi yang tidak benar terlalu lama.
Selain rasa nyeri, adapun beberapa gejala lain yang sering menyertai myalgia adalah:
-
Ruam, kemerahan, dan pembengkakan pada bagian tubuh yang terdampak.
-
Pusing.
-
Rasa kram, kaku, tertarik, dan berat pada otot.
-
Kelemahan dan kaku pada area yang terdampak.
Diagnosis Myalgia
Dalam proses diagnosis myalgia, pertama-tama dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) terkait dengan gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik untuk mengamati bagian tubuh yang terasa nyeri. Dokter biasanya juga akan mengamati cara berjalan serta postur tubuh pasien.
Jika diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui ada atau tidaknya peradangan atau kerusakan pada otot maupun penyakit lain yang mendasari nyeri otot. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan dengan tes darah dan MRI.
Pengobatan Myalgia
Myalgia adalah kondisi yang umumnya tidak memerlukan penanganan medis khusus. Jika mengalami nyeri otot, biasanya penderita akan disarankan untuk melakukan beberapa cara sederhana di rumah, seperti:
-
Menghindari mengangkat beban berat atau melakukan aktivitas berintensitas tinggi.
-
Melakukan yoga atau meditasi sebagai upaya meredakan ketegangan pada otot-otot yang bermasalah
-
Tidur yang cukup.
-
Mengistirahatkan bagian tubuh yang mengalami rasa nyeri.
-
Melakukan peregangan pada bagian otot yang terasa nyeri.
-
Memberikan kompres hangat atau dingin pada otot yang terasa nyeri.
-
Menggunakan koyo, krim, atau salep yang ditujukan untuk meredakan nyeri otot.
Jika nyeri otot tidak membaik setelah beristirahat atau disebabkan oleh penyakit tertentu, sebaiknya segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasari nyeri otot tersebut.
Jika mengalami gejala myalgia atau nyeri otot, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan secara tepat. Anda dapat memanfaatkan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mendapatkan berbagai fitur kesehatan yang mudah dan cepat. Segera unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Rontgen Tulang Belakang Bawah Dan Ekor/VERT. Lumbosacral AP + LAT
Rontgen / X-Ray
Rp509.000
TERPOPULER
Vert. Cervicalis AP + Lateral / Rontgen Tulang Leher
Rontgen / X-Ray
Rp405.000
TERPOPULER
Pedis / Rontgen Kaki
Rontgen / X-Ray
Rp335.000
CT Scan Tulang Belakang Bawah Dan Ekor/Lumbosacral (Non Kontras)
CT Scan, Tulang/ Ortopedi
Rp2.808.000
MRI Tulang Belakang Tengah/Punggung/Spine Thoracic (Non Kontras)
MRI / MRA
Rp2.870.000
TERPOPULER
MRI Tulang Leher/Spine Cervical (Non Kontras)
MRI / MRA
Rp2.870.000
TERPOPULER
USG Leher
USG
Rp613.000







