Penyakit Buerger - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Penyakit Buerger - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

16 Juni 2025 4 menit waktu baca
Penyakit Buerger adalah

Penyakit Buerger adalah salah satu gangguan sirkulasi darah yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada tangan dan kaki. Penyakit yang juga dikenal dengan sebutan tromboangitis obliterans ini terbilang cukup serius karena bisa menyebabkan infeksi yang berlanjut pada kematian jaringan akibat terputusnya aliran oksigen dan nutrisi.

 

Lantas, bagaimana cara mengatasi penyakit Buerger? Mari simak ulasan selengkapnya di sini.

 

Apa itu Penyakit Buerger (Tromboangitis Obliterans)?

 

Tromboangitis obliterans, Buerger’s disease atau penyakit Buerger adalah kondisi peradangan dan penyumbatan pada pembuluh darah kecil dan sedang. Kondisi ini dapat terjadi pada pembuluh darah arteri mana pun, namun paling sering menyerang bagian tangan dan kaki.

 

Penyakit Buerger adalah kondisi langka yang dapat berakibat fatal. Pasalnya, penyumbatan, pembengkakan, dan peradangan pembuluh darah di ujung-ujung bagian tubuh yang terdampak akan mengalami kekurangan oksigen, mati, dan akhirnya membusuk.

 

Penyakit ini kerap ditemukan pada orang dengan faktor risiko tertentu, seperti perokok aktif atau pengguna tembakau dalam bentuk lainnya. Jika tidak segera ditangani, penyakit Buerger dapat membuat penderitanya kehilangan sebagian anggota tubuh yang terdampak.

 

Penyebab Penyakit Buerger

 

Belum diketahui secara pasti apa penyebab penyakit Buerger. Namun, terdapat dugaan bahwa penggunaan tembakau berperan besar dalam berkembangnya penyakit ini. Pasalnya, senyawa kimia dalam rokok berpotensi menyebabkan terjadinya iritasi pada lapisan pembuluh darah dan memicu peradangan. Ada juga kemungkinan bahwa penyakit ini dipengaruhi oleh faktor genetik serta respon autoimun.

 

Faktor Risiko Penyakit Buerger

 

Meski belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, namun beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit Buerger adalah:

 

  • Mengidap penyakit gusi kronis.
  • Berusia 40–45 tahun.
  • Berjenis kelamin pria.
  • Memiliki kebiasaan merokok, menggunakan cerutu, dan mengunyah tembakau. 

 

Gejala Penyakit Buerger

 

Gejala yang umumnya muncul akibat penyakit Buerger adalah nyeri hebat pada tangan atau kaki yang terdampak. Rasa nyeri tersebut biasanya muncul kapan saja, bahkan ketika penderitanya tidak melakukan aktivitas apa pun (beristirahat).

 

Di samping itu, rasa nyeri karena penyakit Buerger biasanya akan makin memburuk jika terpapar udara dingin atau penderitanya sedang merasa stres. Tidak hanya rasa nyeri, sejumlah gejala lain yang bisa menyertai penyakit Buerger adalah:

 

  • Tangan dan kaki terasa dingin saat diraba akibat terhentinya aliran darah (sindrom Raynaud).
  • Jari tangan atau kaki yang terdampak tampak pucat dan membiru.
  • Perubahan warna kulit pada ujung jari tangan atau kaki.
  • Tangan dan kaki mati rasa atau kesemutan.
  • Muncul luka kecil yang terasa nyeri di area yang terdampak.
  • Nyeri pada kaki yang terjadi saat berjalan sehingga penderita kesulitan untuk berjalan jauh.
  • Peradangan pada pembuluh darah vena tepat di bawah kulit akibat adanya gumpalan darah pada pembuluh darah vena.

 

Diagnosis Penyakit Buerger

 

Sebetulnya, belum ada metode pemeriksaan yang spesifik digunakan untuk mendiagnosis penyakit Buerger. Pemeriksaan umumnya dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan gejala yang diakibatkan oleh penyakit lain.

 

Pertama-tama dokter akan melakukan anamnesis terkait gejala, riwayat kesehatan pasien, dan faktor risiko yang dimiliki. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik serta sejumlah pemeriksaan penunjang, seperti:

 

  • Tes Allen: Pada tes ini, dokter akan melihat bagaimana pergerakan aliran darah di tangan pasien dengan cara meminta pasien mengepal sekuat tenaga lalu membukanya.
  • Angiografi: Tes ini dilakukan untuk melihat gambaran pembuluh darah secara jelas apakah terdapat penyumbatan dan masalah lainnya.
  • CT scan atau MRI pembuluh darah: Tes ini dilakukan untuk menunjukkan aliran darah di pembuluh darah dengan lebih jelas menggunakan zat pewarna khusus yang diberikan melalui jalur intravena. 
  • Tes darah: Tujuan tes ini adalah mendeteksi penyebab penyakit Buerger lainnya, misalnya karena gangguan pembekuan darah atau lupus.

 

Komplikasi Penyakit Buerger

 

Apabila berkurangnya aliran oksigen terjadi dalam waktu lama, penderita dapat mengalami gangrene pada jari-jari tangan atau kaki yang terdampak.

 

Gangrene adalah kondisi terhentinya pasokan darah ke bagian tubuh tersebut, sehingga menyebabkan mati rasa dan perubahan warna kulit menjadi kebiruan atau kehitaman. Pada kondisi ini, penanganan yang bisa dilakukan oleh dokter adalah amputasi. Tujuannya yaitu untuk mencegah penyebaran infeksi dan menghilangkan jaringan tubuh yang sudah mati.

 

Meski jarang terjadi, komplikasi lain yang bisa terjadi akibat penyakit Buerger adalah:

 

 

Pengobatan Penyakit Buerger

 

Cara mengobati penyakit Buerger masih belum ditemukan hingga kini. Namun, menghentikan kebiasaan merokok dipercaya menjadi satu-satunya langkah yang paling efektif untuk mencegah kondisi ini menjadi semakin parah. Penderita juga disarankan menghindari cuaca dingin dalam waktu yang lama guna mengendalikan rasa nyeri.

 

Selain menghindari rokok dan cuaca dingin, pilihan perawatan lain untuk penyakit Buerger adalah sebagai berikut:

 

  • Pemberian obat-obatan untuk memperbaiki sirkulasi darah, merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru, mencegah terjadinya penggumpalan darah, serta memperlebar pembuluh darah.
  • Operasi simpatektomi, yaitu prosedur yang dilakukan dengan memotong jaringan saraf simpatik di sepanjang tulang belakang untuk menghilangkan nyeri.
  • Terapi stimulasi saraf tulang belakang untuk meredakan rasa nyeri dengan menyalurkan aliran listrik arus kecil ke saraf tulang belakang.

 

Pencegahan Penyakit Buerger

 

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit Buerger adalah sebagai berikut:

 

  • Menghindari paparan cuaca dingin dalam waktu yang lama.
  • Istirahat yang cukup.
  • Menghentikan kebiasaan merokok.
  • Rutin melakukan olahraga.
  • Menjaga pola makan sehat dan bergizi seimbang.
  • Mengenakan baju hangat saat berada di tempat dingin.
  • Melindungi tangan dan kaki dari kemungkinkan cedera.

 

Itulah penjelasan seputar penyakit Buerger yang perlu Anda waspadai. Oleh karenanya, segera periksakan ke dokter jika Anda merasakan beberapa gejala yang mengarah pada penyakit Buerger.


Anda dapat mengunjungi Siloam Hospitals terdekat guna mendapatkan penanganan secara langsung dari dokter terkait. Namun, sebelum itu, Anda dapat membuat janji temu terlebih dahulu agar mendapatkan akses layanan yang lebih cepat melalui aplikasi MySiloam atau fitur Cari Dokter. Mari jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Radiologi

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail