Kesehatan Tubuh
Apa itu Tennis Elbow? Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Table of Contents
Tennis elbow adalah salah satu gangguan muskuloskeletal atau sistem gerak yang menyerang tendon di siku tangan. Kondisi ini sering kali dipicu oleh gerakan berulang, misalnya pada olahraga tenis. Tennis elbow dapat mengganggu aktivitas sehari-hari apabila tidak segera ditangani, seperti kesulitan menggenggam sesuatu atau menulis.
Mari simak lebih lanjut penjelasan tentang penyakit tennis elbow dalam artikel di bawah ini.
Apa itu Tennis Elbow?
Lateral epicondylitis atau tennis elbow adalah kondisi peradangan atau terjadinya kerusakan pada tendon yang melekat di tonjolan tulang siku (epicondylus lateral), sehingga dapat menyebabkan rasa sakit pada siku.
Kondisi ini biasanya dipicu oleh penggunaan otot dan tendon lengan bawah (di dekat sendi siku) secara berlebihan atau berulang sehingga akhirnya otot mengalami kelemahan dan tendon mengalami penegangan secara terus menerus.
Salah satu gangguan sistem gerak ini disebut dengan tennis elbow karena sering terjadi pada pemain tenis, terutama pada pemain yang sering menggunakan teknik backhand. Biasanya, tennis elbow terjadi pada lengan yang dominan.
Tennis elbow bisa dibilang sebagai salah satu gangguan muskuloskeletal yang dapat berlangsung lama, mulai dari 6 bulan hingga 2 tahun, dan dapat memburuk seiring waktu. Sebagian besar penderita tennis elbow dapat pulih sepenuhnya dalam waktu 1 tahun.
Penyebab Tennis Elbow
Penyebab utama tennis elbow adalah penggunaan berlebihan atau berulang-ulang pada salah satu otot di lengan bawah, yaitu otot ECRB (extensor carpi radialis brevis) sehingga otot tersebut mengalami kelemahan.
Adapun fungsi dari otot ECRB adalah menciptakan beberapa gerakan pada sendi pergelangan tangan, yang umumnya digunakan saat akan melakukan berbagai jenis olahraga. Jika penggunaan otot terlalu berlebihan, otot tersebut dapat mengalami robekan dan peradangan. Kondisi inilah yang dapat memicu terjadinya nyeri pada siku tangan.
Selain olahraga tenis, beberapa jenis aktivitas atau olahraga lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya tennis elbow adalah:
-
Olahraga renang, bola voli, bola basket, bulu tangkis, atau golf.
-
Aktivitas pertukangan, seperti memukul paku dengan palu secara berulang-ulang.
-
Melukis, menggunting, memahat, mengetik, atau kegiatan keterampilan lainnya.
Faktor Risiko Tennis Elbow
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tennis elbow adalah:
-
Memiliki pekerjaan yang mengandalkan gerakan tangan, lengan, dan pergelangan tangan secara berulang-ulang.
-
Berusia 30–50 tahun.
-
Sering melakukan olahraga yang menggunakan raket, seperti bulu tangkis atau tenis, terutama jika menggunakan teknik yang salah saat bermain.
Gejala Tennis Elbow
Secara umum, gejala tennis elbow merupakan rasa nyeri di sisi luar siku yang dapat menyebar hingga ke lengan bawah dan pergelangan tangan. Nyeri yang timbul memiliki karakteristik sebagai berikut:
-
Nyeri muncul di daerah lengan bawah bagian atas dan di bawah siku.
-
Nyeri semakin terasa saat menggenggam benda kecil, misalnya pensil.
-
Nyeri semakin terasa saat menekuk atau mengangkat tangan.
-
Nyeri semakin terasa saat memutar lengan bawah, misalnya saat membuka kaleng.
-
Nyeri disertai kaku saat mencoba meluruskan tangan secara penuh.
-
Nyeri disertai sensasi terbakar di sisi luar siku.
Diagnosis Tennis Elbow
Pada proses penegakan diagnosis tennis elbow, dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) dengan menanyakan gejala atau keluhan yang dialami pasien, riwayat pekerjaan serta aktivitas yang mungkin berhubungan dengan keluhan tersebut, serta riwayat kesehatan pasien secara keseluruhan.
Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan fisik dengan menekan area tubuh yang bermasalah, dan pasien diminta untuk melakukan gerakan siku dan tangan ke berbagai arah guna mengidentifikasi sumber nyeri serta menilai kekuatan otot.
Untuk membantu menegakkan diagnosis, dokter dapat menggunakan pemeriksaan pencitraan seperti foto rontgen atau MRI pada area lengan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengeliminasi kemungkinan adanya kondisi lain seperti artritis yang dapat menyebabkan gejala serupa dengan tennis elbow.
Dokter mungkin juga merekomendasikan pemeriksaan elektromiografi (EMG) untuk menyingkirkan kemungkinan kompresi saraf yang dapat menimbulkan rasa nyeri. Pasalnya, terdapat banyak jenis saraf yang berlokasi di sekitar siku.
Komplikasi Tennis Elbow
Komplikasi paling serius yang bisa ditimbulkan oleh tennis elbow adalah ruptur tendon total, di mana pada kondisi tersebut tendon yang menghubungkan otot ECRB dan sendi siku akan putus total. Kondisi ini dapat menyebabkan pergelangan tangan kehilangan kemampuannya untuk bergerak.
Selain itu, komplikasi lainnya dari tennis elbow yang tidak mendapatkan penanganan secara adekuat adalah kekambuhan penyakit setelah kembali beraktivitas, otot melemah setelah dioperasi, dan robeknya tendon akibat suntikan steroid berulang kali.
Cara Mengobati Tennis Elbow
Tennis elbow adalah kondisi yang dapat membaik apabila penderita mengistirahatkan lengan yang nyeri dan mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran dari dokter. Namun, apabila kedua metode perawatan sederhana tersebut belum efektif, biasanya perawatan medis lebih lanjut akan dibutuhkan.
Sebaiknya, hindari memijat atau mengurut bagian tangan yang sakit. Pasalnya, upaya tersebut justru dapat memperburuk gejala apabila tidak dilakukan secara tepat dan di bawah pengawasan dokter.
Adapun beberapa pilihan pengobatan untuk mengatasi tennis elbow adalah:
-
Suntik steroid, untuk meredakan peradangan dan rasa nyeri.
-
Suntikan lainnya, seperti botoks, platelet rich plasma (PRP) atau proloterapi.
-
Prosedur TENEX (tenotomy ultrasonic) untuk mencairkan jaringan yang rusak sehingga dapat disedot keluar.
-
Fisioterapi, bertujuan untuk melatih kekuatan dan fleksibilitas otot lengan serta mengembalikan fungsi lengan secara bertahap setelah mengalami cedera.
-
Ultrasound dan shockwave therapy, prosedur yang dilakukan dengan mengirimkan gelombang suara berfrekuensi tinggi ke area yang terasa nyeri dengan tujuan untuk mengurangi peradangan dan mempercepat proses pemulihan.
-
Pembedahan, dilakukan bila kondisi tennis elbow tak kunjung sembuh setelah 6–12 bulan menjalani pengobatan. Operasi ini bertujuan untuk mengangkat jaringan yang rusak dan menghubungkan kembali otot yang sehat ke tulang. Pembedahan dapat dilakukan dengan metode artroskopi atau bedah terbuka.
Cara Mencegah Tennis Elbow
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya tennis elbow adalah sebagai berikut:
-
Membatasi aktivitas yang memberikan tekanan berlebih pada pergelangan tangan atau siku.
-
Rutin melakukan latihan otot untuk meningkatkan kekuatan serta kelenturan lengan bawah.
-
Melakukan pemanasan sebelum olahraga dengan memperbanyak gerakan peregangan yang melibatkan lengan.
-
Hindari mengangkat benda yang terlalu berat.
-
Mengompres siku dengan kompres dingin setelah melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi pada lengan serta pergelangan tangan.
-
Segera beristirahat atau menghentikan aktivitas saat muncul rasa nyeri ketika menekuk atau meluruskan lengan.
Sebagai langkah pencegahan lebih lanjut, Anda bisa melakukan pemeriksaan kesehatan tulang secara rutin di Siloam Hospitals terdekat menggunakan paket medical check up Cek Kesehatan Tulang untuk mendeteksi masalah pada tulang sejak dini. Paket ini bisa Anda pesan melalui aplikasi MySiloam.
Anda pun dapat memesan paket Fisioterapi dari Siloam at Home yang praktis dan mudah karena dilayani langsung di rumah sehingga Anda tidak perlu keluar rumah. Fisioterapi adalah tindakan rehabilitasi yang bertujuan untuk meminimalkan keterbatasan fisik akibat cedera atau penyakit. Fisioterapi bisa dilakukan untuk semua kalangan usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia. Mari jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Fisioterapi (1x kunjungan) - Homecare
Rehabilitasi Medis Homecare
Rp399.000
TERPOPULER
Fisioterapi (6x kunjungan) - Homecare
Rehabilitasi Medis Homecare
Rp3.300.000
TERPOPULER
Homecare Bugar
4 Service/Item
Rp800.000
TERPOPULER
Rontgen Tangan/Manus
Rontgen / X-Ray
Rp382.000
1.5T MRI ELBOW NON CONTRAST (1 SIDE)
MRI / MRA
Rp2.870.000







