Mengenal Tulang Rawan, Fungsi, dan Risiko Penyakitnya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Tulang Rawan, Fungsi, dan Risiko Penyakitnya

15 Oktober 2025 4 menit waktu baca
Tulang rawan adalh

Tulang rawan adalah jaringan ikat yang sifatnya fleksibel namun kuat dan berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi serta mengurangi gesekan antar tulang di persendian. Tulang rawan terdiri dari tiga jenis, yaitu tulang rawan elastis, tulang rawan fibrosa, dan tulang rawan hialin.

 

Tulang rawan memiliki beberapa fungsi pada tubuh, seperti menjadi tulang awal sebelum mengalami proses pembentukan menjadi tulang keras dan sebagai penyokong tubuh. Mari pahami lebih lanjut tentang tulang rawan melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Tulang Rawan?

 

Tulang rawan adalah jaringan ikat yang sifatnya kuat namun fleksibel. Tulang rawan memiliki peran penting bagi tubuh, di mana peran utamanya adalah sebagai bantalan tubuh untuk mencegah adanya gesekan yang berlebihan antar tulang di persendian.

 

Tak hanya itu, tulang rawan juga menjadi jaringan utama yang membentuk bagian organ tubuh tertentu, seperti telinga. Jenis tulang ini dapat ditemukan di beberapa bagian tubuh, di antaranya:

 

  • Di antara tulang-tulang di struktur tulang belakang.

  • Hidung dan telinga.

  • Saluran napas, misalnya trakea.

  • Tulang rusuk bagian ujung.

  • Sela-sela persendian, seperti pergelangan kaki, lutut, dan siku.

 

Perlu diketahui bahwa tulang rawan adalah tulang yang bentuknya dapat berubah seiring berjalannya waktu. Tulang rawan yang menyusun beberapa bagian tubuh pada anak-anak, seiring bertambahnya usia akan berubah menjadi tulang keras saat masa pertumbuhan telah berhenti.

 

Perbedaan Tulang Rawan dan Tulang Keras

 

Sebenarnya, perbedaan tulang rawan dan tulang keras dapat dilihat dari berbagai faktor, mulai dari sifat, fungsi, hingga sel penyusunnya. Tulang rawan terbuat dari sel penyusun kondrosit yang sifatnya lentur dan berfungsi sebagai penghubung antar bagian tubuh manusia serta sebagai bantalan untuk menghindari terjadinya gesekan antar tulang ketika bergerak.

 

Sementara itu, tulang keras terbuat dari sel osteosit, osteoblas, dan osteoklas. Seperti namanya, tulang keras memiliki sifat keras, kaku, dan mudah patah. Adapun fungsi utamanya adalah menyusun sistem rangka tubuh manusia.

 

Fungsi Tulang Rawan

 

Tulang rawan adalah jaringan penting dalam tubuh manusia. Meski sifatnya lentur, namun tulang ini memiliki fungsi krusial bagi tubuh, seperti:

 

 

Fungsi utama tulang rawan adalah melindungi tulang dan sendi. Jaringan ini berada di sekeliling ujung-ujung tulang di persendian, dengan kata lain bertindak sebagai bantal sendi agar tulang-tulang tidak saling berbenturan ketika tubuh digerakkan.

 

Selain itu, melalui bantalan tulang rawan juga, tekanan pada tulang dapat diminimalkan. Hal ini membuat tulang tidak mudah terasa nyeri maupun patah.

 

 

Tulang rawan juga berperan sebagai penopang tubuh, yaitu menghubungkan tulang dengan otot, tendon, dan ligamen. Selain itu, jaringan ini juga membantu sendi mempertahankan bentuk terbaiknya sekalipun tubuh sedang bergerak.

 

 

Fungsi lain dari tulang rawan adalah mencegah gesekan berlebih antartulang dengan berperan sebagai bantalan sendi. Dengan adanya tulang rawan, pertemuan antara dua tulang keras di persendian tidak akan menyebabkan terjadinya gesekan yang dapat menimbulkan rasa nyeri.

 

Jenis-Jenis Tulang Rawan

Sebagai informasi, tulang rawan terbagi menjadi tiga jenis, yaitu tulang rawan hialin, tulang rawan elastis, dan tulang rawan fibrosa yang didasarkan pada lokasinya. Berikut adalah masing-masing penjelasan selengkapnya.

 

1. Tulang Rawan Hialin

 

Tulang ini adalah jenis tulang rawan yang paling banyak ditemukan di dalam tubuh namun juga merupakan tulang yang paling lemah. Tulang rawan hialin dapat ditemukan di laring hidung, telinga, persendian, dan tenggorokan.

 

2. Tulang Rawan Elastis

 

Tulang rawan elastis adalah jenis tulang rawan yang ditemukan pada telinga, hidung, epiglotis (katup yang dapat membuka dan menutup untuk mencegah makanan atau minuman masuk ke dalam saluran pernapasan pada tenggorokan), dan trakea. Jenis tulang ini mengandung serat elastis dan kolagen sehingga memiliki sifat yang kenyal.

 

3. Tulang Rawan Fibrosa

 

Tulang rawan fibrosa adalah jaringan tulang rawan yang paling kuat karena dilapisi dengan kolagen yang kuat dan tebal. Jenis tulang rawan ini terletak di cekungan kecil/meniskus (menisci) dan berfungsi sebagai bantalan sendi sehingga bisa mengurangi gesekan antartulang yang berpotensi menimbulkan rasa nyeri. Tulang rawan fibrosa dapat ditemukan di laring, hidung, tulang rusuk, serta trakea.

 

Gangguan pada Tulang Rawan

 

Sama halnya dengan bagian tubuh lainnya, tulang rawan juga bisa mengalami gangguan. Adapun beberapa gangguan pada tulang rawan adalah sebagai berikut:

 

A. Kostokondritis

 

Kostokondritis adalah kondisi ketika tulang rawan yang menghubungkan tulang dada dengan tulang rusuk mengalami peradangan. Kostokondritis dapat menyebabkan nyeri dada, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Nyeri dada tersebut bisa terasa ringan ataupun berat.

 

B. Chondromalacia Patellae

 

Chondromalacia patellae adalah kondisi di mana terjadi pelunakan dan kerusakan pada jaringan tulang lunak di bawah tempurung lutut. Kondisi ini sering kali menyebabkan rasa sakit ketika tulang lutut dan tulang paha saling bergesekan, yang umumnya disebabkan oleh penggunaan lutut yang berlebihan.

 

C. Osteoarthritis

 

Osteoarthritis (pengapuran tulang) adalah salah satu jenis radang sendi degeneratif yang terjadi ketika tulang rawan yang berfungsi melindungi dan menjadi bantalan tulang menipis seiring waktu. Kondisi ini umumnya terjadi pada area tangan, lutut, pinggul, dan tulang belakang. Jika Anda mengidap kondisi ini, Anda dapat mengalami rasa sakit, pembengkakan, dan kesulitan dalam menggerakkan persendian yang terdampak.



Guna menjaga kesehatan tulang, Anda dapat melakukan pemeriksaan tulang secara berkala menggunakan paket medical check up Paket Cek kesehatan Tulang dari Siloam Hospitals untuk mendeteksi masalah pada tulang sejak dini.

 

Anda pun dapat mengunjungi Siloam Hospitals Mampang sebagai pusat unggulan dalam penanganan gangguan tulang, jaringan ikat, atau sendi. Agar lebih memudahkan proses berobat, Anda bisa membuat janji temu terlebih dahulu melalui fitur Cari Dokter di aplikasi MySiloam. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Laboratorium

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail