Waspadai Pingsan Tiba-Tiba, Bisa Jadi Tanda Masalah Jantung
Kesehatan Tubuh

Waspadai Pingsan Tiba-Tiba, Bisa Jadi Tanda Masalah Jantung

02 Mei 2025 3 menit waktu baca
penyebab pingsan tiba tiba

 

Pingsan tiba-tiba dapat disebabkan oleh banyak kondisi. Salah satu kondisi yang disebut-sebut bisa menjadi penyebab pingsan tiba-tiba adalah adanya masalah pada jantung. Hal ini bisa menandakan kondisi ringan yang bisa diobati maupun kondisi serius yang berbahaya. Mari simak ulasan selengkapnya mengenai penyebab pingsan tiba-tiba dan kaitannya dengan masalah jantung di bawah ini.

 

Apakah Pingsan Tiba-Tiba bisa Menandakan Masalah Jantung?

 

Pingsan secara tiba-tiba dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah masalah pada organ jantung. Terkadang, pingsan dapat mengindikasikan masalah jantung yang serius. Bahkan, episode pingsan bisa menjadi tanda peringatan pertama adanya masalah jantung.

 

Pingsan yang disebabkan oleh gangguan pada jantung disebut juga sebagai sinkop jantung atau cardiac syncope. Beberapa masalah yang dapat menjadi penyebab pingsan tiba-tiba meliputi:

 

  • Kardiomiopati: Gangguan pada otot jantung. Pada kondisi ini, otot jantung dapat terlalu lemah, terlalu besar (dilatasi), terlalu tebal (hipertrofi), atau terlalu kaku (restriktif), sehingga mengurangi kemampuan jantung memompa darah dengan optimal ke seluruh tubuh yang dapat menyebabkan otak kekurangan oksigen dan memicu pingsan.

  • Gangguan katup jantung: Katup yang bocor (regurgitasi) atau saluran yang menyempit (stenosis) dapat mengganggu aliran darah yang lancar. Ketika suplai ke area tertentu seperti ke otak berkurang, hal tersebut dapat menyebabkan pingsan.

  • Aritmia: Kondisi ketika detak jantung tidak teratur atau tidak normal, baik itu terlalu lambat (bradikardia), terlalu cepat (takikardia). 

  • Tekanan darah rendah: Kondisi ketika tekanan darah sistolik di bawah 90 mmHg, dapat mengurangi aliran darah ke otak dan menyebabkan sinkop. Standar tekanan darah normal biasanya dianggap sekitar 120/80 mmHg.

Faktor Risiko Pingsan akibat Gangguan pada Jantung

 

Sinkop akibat masalah pada organ jantung diketahui lebih tinggi risikonya pada pria dan orang-orang berusia di atas 60 tahun. Selain itu, orang dengan kondisi berikut juga berisiko lebih tinggi:

 

  • Menderita penyakit jantung iskemik, gangguan katup jantung, atau gangguan pada otot jantung.

  • Pernah mengalami emboli paru atau memiliki risiko tinggi untuk mengalami emboli paru, seperti pada penderita kanker, imobilitas, ibu hamil, atau sedang menggunakan kontrasepsi oral.

  • Memiliki keluarga dengan riwayat sudden cardiac death, mengidap penyakit jantung bawaan, atau memiliki riwayat aritmia.

Gejala yang dapat Dialami sebelum Pingsan akibat Gangguan pada Jantung

 

Beberapa gejala yang sering kali muncul sebelum pingsan akibat masalah jantung adalah sebagai berikut:

 

  • Pusing.

  • Mual.

  • Perubahan penglihatan.

  • Kulit dingin dan lembap.

 

Namun, terdapat beberapa tanda peringatan khusus yang dapat menunjukkan kondisi lebih serius, salah satunya pingsan saat beraktivitas. Jika seseorang sedang berolahraga dan terjatuh atau pingsansecara tiba-tiba di tengah aktivitasnya,  harus segera diperiksa untuk mengetahui adanya masalah jantung.

 

Adapun tanda-tanda yang mengindikasikan kondisi berbahaya lainnya adalah:

 

  • Pingsan saat stres emosional yang tinggi.

  • Pingsan disertai nyeri dada dan/atau jantung berdebar-debar (palpitasi).

  • Terdapat riwayat keluarga dengan serangan jantung mendadak, aritmia, atau kardiomiopati.

 

Penanganan Pingsan akibat Gangguan pada Jantung

 

Tujuan utama pengobatan ini adalah mencegah morbiditas, cedera fisik, kejadian sinkop berulang, dan kematian jantung mendadak. Penanganannya bisa sangat bervariasi, namun biasanya disesuaikan dengan kondisi spesifik yang menjadi penyebab pingsan tiba-tiba.

 

Beberapa penanganan sesuai kondisi penyebab pingsan akibat gangguan jantung yang sering dilakukan antara lain: 

  • Apabila disebabkan oleh aritmia, beberapa penanganan yang dapat dilakukan adalah evaluasi penyebab aritmia, memberikan obat antiaritmia untuk mengontrol kecepatan atau irama jantung, pemasangan pacemaker, pemasangan implan defibrillator, dan lain-lain.

  • Apabila disebabkan oleh gangguan katup jantung, dapat dilakukan tindakan perbaikan katup jantung, seperti penggantian katup.

  • Apabila disebabkan oleh kardiomiopati, dapat diberikan obat-obatan yang sesuai dengan kondisinya untuk meningkatkan curah jantung.

  • Apabila disebabkan oleh emboli paru, dapat diberikan obat antiplatelet atau antikoagulan, dengan tindakan revaskularisasi (angioplasty atau bypass) jika diperlukan.

 

Perlu dipahami bahwa kondisi ketika seseorang tiba-tiba pingsan tidak selalu menandakan masalah jantung sehingga informasi ini tidak dapat dijadikan sebagai acuan. Bukan tidak mungkin, beberapa gejala yang disebutkan di atas juga terjadi pada kondisi medis lain sehingga penting untuk melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang tepat.

 

Setiap rumah sakit mungkin memiliki tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien terlebih dahulu guna menentukan langkah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Henry Ford Health. Can Heart Conditions Cause Fainting?. Diakses pada 2024 | American Heart Association. Syncope (Fainting). Diakses pada 2024 | Children’s Hospital of Philadelphia. Cardiovascular Syncope (Fainting): What You Need to Know. diakses pada 2024 | StatPearls [Internet]. Cardiac Syncope. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail