Kesehatan Tubuh
Mengenal Biopsi Tiroid, Jenis-Jenis, dan Prosedurnya

Table of Contents
Biopsi tiroid merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk mengambil sampel jaringan dari kelenjar tiroid guna diperiksa lebih lanjut di laboratorium. Tindakan ini bertujuan membantu dokter dalam menentukan penyebab dari munculnya benjolan pada kelenjar tiroid, apakah hal tersebut suatu peradangan, infeksi, tumor jinak, atau keganasan. Simak ulasan selengkapnya mengenai prosedur hingga efek samping biopsi tiroid di bawah ini.
Apa Itu Biopsi Tiroid?
Biopsi tiroid adalah prosedur pengambilan sampel jaringan atau cairan dari kelenjar tiroid. Prosedur ini digunakan untuk mengonfirmasi diagnosis kondisi tertentu pada tiroid. Biopsi tiroid menjadi bagian penting dari evaluasi nodul tiroid yang berpotensi menjadi kanker tiroid.
Kapan Biopsi Tiroid Diperlukan?
Sebagai informasi, dokter tidak selalu memerlukan tindakan biopsi untuk mendiagnosis kondisi tiroid. Dalam sebagian besar kasus, tes darah dan pencitraan sudah cukup untuk mengonfirmasi diagnosis.
Dokter biasanya akan merekomendasikan biopsi tiroid jika terdapat nodul tiroid (benjolan kecil padat atau berisi cairan yang terbentuk di kelenjar tiroid). Sebagian besar nodul tiroid bersifat jinak (nonkanker). Namun, penelitian dalam Cureus (2020) menunjukkan bahwa sekitar 5–15% nodul tiroid dapat bersifat ganas.
Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan nodul tiroid adalah sebagai berikut:
-
Kista (jarang bersifat kanker).
-
Penyakit Hashimoto.
-
Infeksi.
-
Nodul atau gondok besar.
-
Nodul atau gondok toksik.
-
Kanker tiroid.
Jenis-Jenis Biopsi Tiroid
Biopsi terbagi menjadi beberapa jenis, namun yang paling umum digunakan adalah fine needle aspiration (FNA) biopsy. Penelitian dalam Medicine (2023) menyebutkan bahwa alasan utama penggunaan FNA biopsy pada nodul tiroid karena memberikan hasil yang akurat dengan hasil positif palsu yang rendah, serta termasuk prosedur yang minimal invasif. Melalui prosedur ini, dokter bisa membedakan apakah nodul bersifat jinak atau ganas. Berikut jenis-jenisnya:
-
Fine needle aspiration (FNA) biopsy: Prosedur ini menggunakan jarum panjang dan tipis untuk mengambil sel dan cairan dari satu atau lebih nodul tiroid. Prosedur ini juga memanfaatkan USG untuk memandu jarum menuju nodul.
-
Core-needle biopsy (CNB): Prosedur ini mirip dengan FNA, namun menggunakan jarum berdiameter lebih besar. CNB biasanya dipilih jika dokter memerlukan sampel jaringan yang lebih besar dan utuh.
-
Surgical thyroid biopsy: Prosedur ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil di leher untuk mengakses kelenjar tiroid. Namun, prosedur ini cukup jarang dilakukan.
Prosedur Biopsi Tiroid
Persiapan sebelum melakukan biopsi bisa berbeda-beda, tergantung metode yang akan digunakan. Pada biopsi tiroid yang menggunakan jarum (FNA dan CNB), pasien biasanya tetap diperbolehkan makan dan minum seperti biasa sebelum prosedur. Sementara pada biopsi tiroid bedah, dokter akan memberikan instruksi khusus.
Prosedur dalam biopsi tiroid juga berbeda-beda setiap jenisnya. Pada FNA dan CNB, dokter akan memberikan obat anestesi lokal untuk mematikan rasa di area leher, lalu menempatkan alat bernama ultrasound transducer di leher untuk melihat tiroid dan menemukan letak nodul.
Kemudian, dokter akan memasukkan jarum khusus ke dalam nodul tiroid melalui kulit untuk mengambil sampel cairan dan jaringan. Terakhir, dokter akan melepaskan jarum dan menutup area tusukan dengan plaster, lalu mengirim sampel jaringan ke laboratorium untuk diperiksa. Waktu yang dibutuhkan untuk FNA atau CNB sekitar 10–20 menit. Prosedur ini umumnya berupa rawat jalan sehingga pasien diperbolehkan pulang di hari yang sama.
Sementara itu, biopsi tiroid yang memerlukan sayatan melibatkan pengangkatan nodul dan/atau sampel jaringan langsung dari kelenjar tiroid. Kemudian, dokter akan mengirimkannya ke laboratorium untuk dianalisis. Metode ini sangat jarang dilakukan, tetapi dapat dipilih jika hasil FNA atau CNB belum cukup efektif untuk mendiagnosis kondisi pasien.
Hasil Pemeriksaan Biopsi Tiroid
Menurut American Thyroid Association, terdapat enam kemungkinan dalam hasil pemeriksaan biopsi tiroid, berikut masing-masing penjelasannya:
-
Benign: Nodul bersifat jinak (nonkanker).
-
Malignant: Nodul bersifat ganas (kanker).
-
Suspicious: Kemungkinan 60–70% nodul bersifat kanker.
-
Atypia of undetermined significance (AUS): Nodul memiliki ciri campuran jinak dan ganas.
-
Follicular neoplasm: Sulit menentukan jinak atau ganas tanpa operasi pengangkatan.
-
Nondiagnostic: Sampel tidak memiliki cukup sel untuk menyimpulkan diagnosis.
Risiko Efek Samping Biopsi Tiroid
Biopsi tiroid adalah prosedur yang aman dilakukan. Namun, seperti halnya prosedur medis lain, biopsi tiroid juga dapat memiliki efek samping. Adapun efek samping umum dari biopsi tiroid adalah rasa nyeri dan memar di area suntikan. Dokter biasanya akan meresepkan obat pereda nyeri untuk mengurangi ketidaknyamanan pada pasien. Komplikasi yang lebih serius jarang terjadi, namun bisa mencakup:
-
Perdarahan.
-
Infeksi.
-
Pembentukan kista.
Perlu diketahui bahwa pemeriksaan ini biasanya direkomendasikan oleh dokter ketika pasien membutuhkannya, misalnya untuk mendiagnosis kondisi medis tertentu. Dokter tentu akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien guna memastikan apakah pasien memenuhi syarat untuk menjalani tindakan ini. Oleh karena itu, hasil pemeriksaan akan dijelaskan secara langsung oleh dokter.
Apabila Anda ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan ini atau mengalami beberapa gejala yang mengarah pada gangguan tiroid, seperti benjolan di leher, Anda bisa mengunjungi Dokter Spesialis Otorinolaringologi (THTBKL) di Siloam Hospitals terdekat.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk menemukan Siloam Hospitals terdekat. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat membuat janji temu dengan dokter terkait serta memeriksa riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Cleveland Clinic. Thyroid Biopsy. Diakses pada 2025 | WebMD. Thyroid Biopsy: What to Expect. Diakses pada 2025 | UpToDate. Thyroid biopsy. Diakses pada 2025 | Medicine. Comparison of thyroid fine needle aspiration biopsy and ultrasonography results. Diakses pada 2025 | American Thyroid Association. Fine Needle Aspiration Biopsy of Thyroid Nodules. Diakses pada 2025 | Cureus. Thyroid Nodule Size and Prediction of Cancer: A Study at Tertiary Care Hospital in Saudi Arabia. Diakses pada 2025 | NCBI. Thyroid Nodule Biopsy. Diakses pada 2025 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anik Widajati, M.Kes, SpMK
Laboratorium Medis
Spesialis Mikrobiologi Klinik
Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Surabaya
Tersedia :
Tersedia hari ini







