Kesehatan Tubuh
Cara Minum Pil KB dan Jenis-jenisnya yang Perlu Dipahami

Table of Contents
Pil KB adalah alat kontrasepsi hormonal yang digunakan secara oral (diminum) oleh wanita untuk membantu mencegah kehamilan. Pada dasarnya, pil KB mengandung hormon tertentu yang dapat mencegah terjadinya ovulasi pada wanita. Lantas, bagaimana cara minum pil KB yang tepat? Mari ketahui informasi tersebut dalam artikel berikut ini.
Apa itu Pil KB?
Pil KB adalah alat kontrasepsi oral yang diminum oleh wanita untuk menekan ovulasi dan membantu mencegah kehamilan. Sebagai informasi, ovulasi adalah bagian dari sistem reproduksi wanita yang ditandai dengan pelepasan sel telur yang telah matang dari ovarium ke tuba falopi. Hal ini memungkinkan sel telur yang telah matang untuk dibuahi oleh sel sperma hingga terjadi kehamilan.
Namun, pil KB dapat menekan proses ovulasi tersebut, mengentalkan lendir di serviks (leher rahim) sehingga dapat menghambat sel sperma untuk mencapai sel telur, serta menyebabkan terganggunya pergerakan tuba sehingga transportasi sel telur juga akan terganggu. Dengan begitu, kehamilan bisa dicegah. Dilansir dari World Health Organization, hanya ada sekitar 0,3 kejadian kehamilan dari 100 wanita per tahun jika menggunakan pil KB secara tepat dan konsisten.
Jenis-Jenis Pil KB
Berdasarkan kandungannya, pil KB dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu combination pill dan mini pill (progestin-only pill). Berikut masing-masing penjelasannya.
-
Combination pill: Jenis pil KB yang mengandung kombinasi hormon estrogen dan progesteron buatan. Combination pill merupakan jenis pil KB yang paling umum digunakan. Jenis pil KB kombinasi dapat disertai pil plasebo (pil tidak aktif).
-
Progestin-only pill atau mini pill: Pil KB yang hanya mengandung hormon progestin.
Kapan Sebaiknya Mulai Minum Pil KB?
Pada dasarnya, pil KB dapat dikonsumsi oleh wanita yang sudah menikah dan aktif secara seksual namun ingin menunda kehamilan. Seorang wanita dapat memulai meminum pil KB kapanpun ia menghendaki yakin sedang tidak hamil dan tidak ada kondisi medis yang menghambat.
Obat ini bisa dikonsumsi ketika sudah memasuki usia reproduktif, yaitu antara 15–49 tahun. Untuk mengetahui dosis dan jadwal minum pil KB selengkapnya, silakan mengunjungi dokter spesialis obstetri dan ginekologi.
Cara Minum Pil KB
Bagi wanita yang baru mulai mengonsumsi pil KB, disarankan untuk meminum obat tersebut pada 1–5 hari pertama dari siklus menstruasi. Sebab, jika baru mengonsumsi pil KB pada hari ke-5 dari siklus menstruasi, hal tersebut mungkin dapat mengurangi efektivitasnya. Di samping itu, cara minum pil KB juga cenderung berbeda-beda pada setiap jenisnya. Berikut adalah penjelasan selengkapnya mengenai cara minum masing-masing jenis pil KB.
-
Cara minum pil KB jenis combination pill: Konsumsi satu pil setiap hari secara rutin. Tidak wajib dikonsumsi pada jam yang sama, namun perlu diminum selama 21 hari berturut-turut, lalu diikuti dengan 7 hari tanpa pil atau pil plasebo.
-
Cara minum pil KB jenis mini pill: Pil ini harus diminum pada jam yang sama setiap hari, dengan batas toleransi hingga 3 jam. Mengonsumsi mini pill secara tepat waktu penting untuk menjaga efektivitasnya dalam mencegah kehamilan.
Di sisi lain, pil KB juga dapat digunakan dalam kondisi tertentu, seperti pascapersalinan, pascakeguguran, dan penggunaan kontrasepsi darurat karena melakukan hubungan seksual tanpa terlindungi oleh kontrasepsi atau menjadi korban perkosaan. Penggunaan pil KB pada dasarnya perlu disesuaikan dengan saran dokter. Namun, secara umum, cara minum pil KB pada kondisi tertentu dapat memperhatikan beberapa hal berikut ini:
-
Pascapersalinan: Digunakan sampai jangka waktu 42 hari setelah melahirkan atau masa nifas.
-
Pascakeguguran: Digunakan sesegera mungkin, dalam kurun waktu 11 hari setelah keguguran.
-
Penggunaan kontrasepsi darurat: Digunakan dalam kurun waktu 5 hari setelah melakukan hubungan seksual yang tidak terlindungi oleh kontrasepsi yang tepat dan konsisten. Penggunaan pil kontrasepsi darurat biasanya untuk:
-
Korban perkosaan.
-
Wanita yang melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kontrasepsi dan tidak berencana untuk hamil.
Bagaimana Jika Ada Dosis yang Tertinggal?
Apabila terlupa atau terlambat mengonsumsi pil KB, hal-hal yang perlu dilakukan selanjutnya akan tergantung pada jenis pil yang dikonsumsi serta jumlah dosis yang terlewatkan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi atau dokter umum guna mengetahui langkah yang tepat setelah melewatkan dosis pil KB.
Di samping itu, beberapa hal yang dapat dilakukan ketika melewatkan dosis pil KB adalah sebagai berikut:
-
Jika terlambat atau lupa mengonsumsi pil KB dalam sehari, minumlah obat tersebut sesegera mungkin. Kemudian, Anda dapat minum sisa pil KB tersebut seperti biasa.
-
Jika melewatkan atau lupa mengonumsi dua pil KB, minumlah dua pil sesegera mungkin. Anda harus meminum dua pil di keesokan harinya dan menggunakan metode cadangan untuk minggu depan. Anda harus menyelesaikan paket secara normal.
-
Jika melewatkan lebih dari dua pil atau mulai terlambat 3 hari atau lebih, Anda dapat meminum pil sesegera mungkin. Lanjutkan minum 1 pil setiap harinya. Gunakanlah kondom atau hindari melakukan hubungan seksual selama 7 hari berikutnya.
-
Jika pil ini terlewat di minggu ke-3, Anda harus melewatkan pil tidak aktif dalam kemasan 28 pil dan segera memulai kemasan baru. Jika pil tidak aktif terlewat, Anda harus membuang pil yang terlewat dan terus minum 1 pil setiap harinya.
Risiko Efek Samping Konsumsi Pil KB
Dalam kondisi tertentu, konsumsi pil KB dapat menimbulkan beberapa risiko efek samping. Namun, efek samping ini biasanya mereda setelah 2–3 bulan dan tidak terjadi pada semua orang yang mengonsumsi pil KB. Beberapa risiko efek samping tersebut, di antaranya:
-
Munculnya bercak atau perdarahan abnormal di antara siklus menstruasi (biasanya dialami oleh seseorang yang menggunakan mini pill).
-
Payudara terasa nyeri.
-
Mual.
-
Sakit kepala.
Bagaimana Jika Berencana untuk Hamil?
Jika sudah mulai berencana untuk hamil, wanita yang telah aktif secara seksual bisa berhenti mengonsumsi pil KB. Pada dasarnya, diperlukan waktu beberapa bulan agar siklus menstruasi dan tingkat kesuburan wanita kembali seperti semula setelah berhenti mengonsumsi pil KB. Namun, dilansir dari situs resmi NHS, wanita biasanya sudah memiliki peluang untuk hamil dalam kurun waktu satu bulan setelah berhenti minum pil KB.
Demikian penjelasan mengenai cara minum pil KB yang tepat dan penting untuk diperhatikan oleh wanita yang ingin menunda kehamilan. Di samping itu, pastikan pula konsumsi pil KB tersebut sudah berdasarkan anjuran dari dokter guna menghindari risiko efek samping.
Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai cara menggunakan pil KB yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Siloam Hospitals terdekat. Tak perlu khawatir, tim dokter di Siloam Hospitals sudah berpengalaman di bidangnya sehingga dapat memberikan tindakan medis dan saran perawatan yang tepat dan sesuai kondisi tubuh.
Untuk memudahkan Anda, gunakan juga aplikasi MySiloam yang dilengkapi dengan berbagai fitur untuk menemukan informasi jadwal praktik, booking, serta membuat janji temu dengan dokter pilihan. Aplikasi ini juga memungkinkan pasien untuk check in mandiri hingga antre secara online. Dengan begitu, Anda tidak perlu menunggu terlalu lama di rumah sakit.
Sumber
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI. Kontrasepsi Tepat Tingkatkan Kesehatan Reproduksi. Diakses pada 2024 | Planned Parenthood. Birth Control Pill. Diakses pada 2024 | NHS.What is The Combined Pill?. Diakses pada 2024 | WebMD. Miss a Birth Control Pill? Side Effects, What to Do. Diakses pada 2024 | Cornell Health. Missed a Birth Control Pill? Here’s what to do. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Tia Indriana, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Danny Wiguna, SpOG
Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Siloam Hospitals Yogyakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini






