Diabetes Gestasional: Pengertian, Penyebab dan Pengobatannya
Ibu dan Anak

Diabetes Gestasional: Pengertian, Penyebab dan Pengobatannya

03 September 2025 5 menit waktu baca
diabetes getasional

Diabetes gestasional adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap muncul pada ibu hamil, yang terjadi selama periode kehamilan sampai proses persalinan. Kondisi ini disebabkan karena kurangnya produksi insulin selama kehamilan. 

 

Penyakit diabetes gestasional dapat berpotensi memberikan dampak negatif pada kesehatan ibu dan janin. Oleh sebab itu, penting untuk memahami lebih lanjut apa itu diabetes gestasional, penyebab, gejala hingga bagaimana pengobatannya.

 

Mari simak pembahasannya selengkapnya di bawah ini.

 

Apa itu Diabetes Gestasional?

 

Diabetes gestasional adalah penyakit diabetes yang terjadi saat kehamilan, pada wanita yang sebelumnya tidak memiliki diabetes hanya dialami oleh ibu hamil. Umumnya, gangguan ini terjadi pada usia kehamilan di trimester kedua, antara minggu ke 24 sampai 28.

 

Mengapa wanita yang sedang hamil, meski tidak memiliki riwayat diabetes, tetap memiliki risiko terkena diabetes jenis ini? Hal itu dikarenakan, selama masa kehamilan, akan ada banyak perubahan hormon yang terjadi, seperti meningkatkan hormon estrogen.

 

Namun, berbeda dengan jenis diabetes lainnya, diabetes gestasional adalah penyakit yang dapat disembuhkan ketika kadar gula darah ibu kembali normal setelah melahirkan. Sebanyak lebih dari 50% kasus diabetes gestasional kembali sembuh karena dilakukan terapi. 

 

Tetapi, yang perlu diwaspadai lagi, ketika Anda tidak bisa mengontrol kadar gula darah bahkan setelah melahirkan, maka berpotensi untuk berlanjut menjadi diabetes tipe 2. Maka dari itu, guna menghindari komplikasi tersebut, wanita hamil selalu dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang aman bagi kesehatan ibu sekaligus janin.

 

Penyebab Diabetes Gestasional

 

Hingga saat ini, penyebab diabetes gestasional pada ibu hamil belum diketahui secara pasti. Lantas, mengapa ibu hamil berpotensi terkena diabetes gestasional? Satu hal pasti dari penyebab penyakit ini adalah ketika tubuh tidak mampu memproduksi cukup insulin selama masa kehamilan.

 

Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan hormon. Selama kehamilan, plasenta akan menghasilkan beragam jenis hormon guna membantu perkembangan janin.

 

Tubuh juga akan memproduksi lebih banyak hormon estrogen, hPL (human placental lactogen). Growth hormone dan kortisol selama kehamilan. Dan sayangnya, hormon-hormon tersebut berpotensi menghambat kerja insulin atau disebut juga efek kontra-insulin.

 

Ketika kerja insulin terhambat, maka tubuh akan lebih sulit dalam mengelola gula darah dan menyebabkan terjadinya resistensi insulin pada ibu hamil. Nah, ketika kadar gula darah tinggi, timbulah penyakit ini.

 

Gejala Diabetes Gestasional

 

Terkadang, gejala diabetes gestasional pada ibu hamil tidak muncul secara spesifik. Sehingga, beberapa dari mereka tidak menyadarinya. Nah, agar lebih menyadarinya, kenali beberapa ciri-ciri diabetes gestasional secara umum berikut ini:

 

  • Sering merasa haus.

  • Lebih sering merasa kelaparan.

  • Mudah merasa lelah dan lesu.

  • Sering buang air kecil.

 

Gejala-gejala di atas pada umumnya memang dialami oleh ibu hamil, sekalipun mereka tidak mengalami diabetes ini. Namun, jika gejala tersebut berlangsung lebih lama dan semakin parah, maka segera lakukan pemeriksaan.

 

Faktor Risiko Diabetes Gestasional

 

Setiap wanita yang sedang dalam masa kehamilan bisa berpotensi mengalami penyakit. Namun, resikonya akan lebih tinggi bagi beberapa ibu ketika memiliki beberapa faktor risiko berikut ini:

 

  • Riwayat prediabetes sebelum hamil.

  • Genetik atau riwayat diabetes pada keluarga.

  • Memiliki PCOS (sindrom polikistik ovarium).

  • Kolesterol tinggi dan penyakit jantung.

  • Overweight, bahkan sebelum kehamilan.

  • Berusia di atas 25 tahun.

  • Riwayat bersalin dengan berat bayi lebih dari 4 kg.

  • Riwayat diabetes gestasional pada kehamilan sebelumnya.

  • Terbiasa menjalani pola hidup kurang sehat.

 

Diagnosis Diabetes Gestasional

 

Diagnosis diabetes gestasional hanya bisa dilakukan oleh dokter melalui beberapa prosedur. Biasanya akan diawali dengan pertanyaan-pertanyaan terkait gejala yang dirasakan pasien kemudian melakukan tes skrining.

 

Tes skrining biasanya akan dilakukan ketika kehamilan menginjak usia 24 minggu ke atas. Pemeriksaan tersebut meliputi:

 

1. Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) Awal

 

Tes ini dimulai dengan melakukan pemeriksaan kadar gula darah pasien 1 jam sebelum dan setelah minum larutan glukosa. Bisa hasilnya menunjukkan kadar gula darah melebihi 130-140 mg/dL, maka pasien disarankan untuk menjalani tes lanjutan.

 

2. Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) Lanjutan

 

Tes ini dilakukan dengan memberi larutan yang mengandung kadar gula lebih tinggi dari sebelumnya untuk diminum pasien. Pemeriksaan ini berlangsung tiga kali selama 3 jam. Apabila terdapat dua hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah tinggi, makan pasien dinyatakan menderita diabetes.

 

Komplikasi Diabetes Gestasional

 

Tidak hanya pada ibu hamil, namun dampak diabetes gestasional pada bayi juga perlu diwaspadai. Jika penyakit ini tidak segera ditangani dengan tepat, maka akan ada kemungkinan terjadinya beberapa komplikasi berikut ini:

 

  • Melahirkan secara operasi caesar karena janin akan cenderung lebih besar.

  • Keguguran.

  • Terjadi kelahiran prematur.

  • Preeklampsia (sindrom hipertensi, tingginya protein pada urine dan pembengkakan pada tungkai) hingga eklampsia.

  • Berpotensi mengalami diabetes lagi di kehamilan selanjutnya.

  • Berkembang menjadi diabetes melitus tipe 2 meski setelah melahirkan.

 

Sementara, dampak diabetes gestasional pada bayi bisa membuat bayi mengalami beberapa komplikasi seperti:

 

  • Makrosomia (bayi dengan berat badan besar).

  • Takipnea (kelainan pernapasan).

  • Kelainan jantung.

  • Kadar gula darah rendah saat lahir.

  • Penyakit kuning.

  • Lahir dalam keadaan meninggal.

  • Kekurangan zat besi.

 

Pengobatan Diabetes Gestasional

 

Pengobatan diabetes jenis ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari olahraga, diet hingga mengonsumsi obat-obatan. Berikut penjelasan selengkapnya.

 

1. Rutin Olahraga

 

Rajin melakukan olahraga 5 x seminggu (30 menit per sesi) dapat membantu Anda menurunkan kadar gula darah selama kehamilan. Namun, khusus bagi ibu hamil, disarankan untuk berkonsultasi mengenai jenis olahraga moderat yang sesuai agar manfaatnya optimal bagi tubuh. 

 

2. Merubah Pola Makan

 

Apabila Anda memiliki kadar gula darah tinggi selama masa kehamilan, maka ada baiknya untuk merubah pola makan guna mengontrolnya. Pasien dianjurkan mengonsumsi buah, sayur. Biji-bijian dan kacang-kacangan. Serta membatasi konsumsi lemak jenuh dan gula tinggi.

 

3. Mengonsumsi Obat-obatan

 

Apabila cara-cara di atas kurang efektif dalam menangani keluhan yang Anda alami, biasanya dokter akan merekomendasikan beberapa jenis obat. Bila perlu, dokter juga akan melakukan prosedur suntik insulin untuk mengontrol kadar gula darah.

 

Demikian penjelasan mengenai apa itu diabetes gestasional mulai dari penyebab, gejala hingga pengobatannya. Pada intinya, diabetes gestasional adalah komplikasi pada ibu hamil yang disebabkan karena kurangnya insulin untuk mengontrol gula semasa kehamilan. 

 

Untuk mencegah timbulnya komplikasi selama masa kehamilan, sangat disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan secara rutin. Lakukan pemeriksaan di laboratorium Siloam Hospitals dan pilih paket sesuai dengan kebutuhan kesehatan Anda. 

 

Buatlah janji dengan dokter pilihan Anda di Siloam Hospitals terdekat dan dapatkan layanan berkualitas dari kami untuk mendukung kesehatan Anda selama masa kehamilan. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam dan fitur Cari Dokter untuk melakukan reservasi secara online. Jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 1

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail