Kesehatan Tubuh
Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner, Kenali sebelum Terlambat!

Table of Contents
Penyakit jantung koroner adalah jenis penyakit jantung yang terjadi karena adanya penumpukan plak atau gangguan pada kerja pembuluh darah jantung. Seseorang dengan faktor risiko tertentu diketahui memiliki potensi lebih tinggi mengalami kondisi ini. Lantas, apa saja faktor risiko penyakit jantung koroner? Mari simak ulasannya berikut ini.
Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner
Risiko penyakit jantung koroner semakin tinggi jika seseorang menderita tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, memiliki kadar kolesterol darah tinggi, dan kondisi medis lainnya. Faktor risiko yang berkaitan dengan kondisi medis bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup. Namun, faktor risiko lain, seperti usia dan riwayat keluarga, merupakan faktor-faktor risiko yang tidak dapat diubah. Berikut adalah beberapa faktor risiko penyakit jantung koroner yang perlu diperhatikan:
1. Riwayat Keluarga
Salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner yang signifikan adalah riwayat keluarga. Pasien dengan riwayat anggota keluarga yang mengidap kondisi penyakit jantung pada usia kurang dari 50 tahun memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung koroner lebih tinggi.
Lebih spesifik, risiko penyakit jantung koroner pada seseorang juga lebih tinggi jika memiliki anggota keluarga dengan kondisi jantung koroner sebagai berikut:
-
Ayah atau saudara laki-laki yang terdiagnosis penyakit jantung koroner sebelum usia 55 tahun.
-
Ibu atau saudara perempuan yang terdiagnosis penyakit jantung koroner sebelum usia 65 tahun.
2. Usia
Risiko penyakit jantung koroner meningkat setelah seseorang menginjak usia 35 tahun. Hal ini berlaku untuk pria dan wanita. Adapun risiko seumur hidup (lifetime risk) penyakit jantung koroner pada pria dan wanita setelah usia 40 tahun masing-masing adalah 49% dan 32%.
Risiko penyakit jantung koroner pada pria cenderung meningkat secara signifikan pada usia sekitar 45 tahun. Sebelum menopause, wanita memiliki risiko lebih rendah mengidap penyakit jantung koroner dibandingkan pria. Namun, ketika wanita telah melewati masa menopause atau berusia sekitar 55 tahun, risiko terkena penyakit jantung koroner akan meningkat. Hal ini mungkin disebabkan karena terjadinya perubahan hormon setelah menopause.
3. Jenis Kelamin
Penyakit jantung koroner memang lebih banyak didapati pada pria. Namun, artikel review pada jurnal Medicine in Novel Technology and Devices (2019) menemukan bahwa angka kematian akibat penyakit jantung koroner lebih tinggi pada wanita. Sama seperti usia, jenis kelamin merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner yang tidak bisa diubah. Maka dari itu, dokter perlu mempertimbangkan jenis kelamin penderita dalam mendiagnosis dan memberikan penanganan.
4. Lingkungan Tempat Tinggal
Polusi udara dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit jantung koroner. Risiko ini biasanya lebih tinggi pada beberapa kelompok individu, seperti wanita, lansia, penderita diabetes, overweight atau obesitas. Polusi udara juga diketahui dapat memperburuk kondisi yang membuat seseorang berisiko terkena penyakit jantung koroner, seperti peradangan dan tekanan darah tinggi.
5. Pekerjaan
Selain faktor lingkungan tempat tinggal, pekerjaan juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit jantung koroner. Beberapa faktor risiko penyakit jantung koroner yang berkaitan dengan pekerjaan adalah sebagai berikut:
-
Tekanan pekerjaan yang membuat seseorang mengalami stres berkepanjangan.
-
Diharuskan untuk duduk dalam waktu lama.
-
Terpapar racun, radiasi, atau zat berbahaya lainnya.
-
Bekerja lebih dari 55 jam dalam satu minggu.
-
Bekerja dengan sistem shift panjang, tidak teratur, atau pada malam hari yang memengaruhi kualitas tidur.
6. Gaya Hidup
Penumpukan plak lemak yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit jantung koroner dapat disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, seperti:
-
Jarang berolahraga atau bergerak secara aktif.
-
Kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok dalam jangka waktu panjang.
-
Mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak.
-
Stres.
-
Tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup.
-
Kualitas tidur yang buruk.
7. Menderita Kondisi Medis Tertentu
Penderita kondisi medis tertentu lebih berisiko terkena penyakit jantung koroner. Beberapa di antaranya adalah:
-
Diabetes melitus.
-
Hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Penting untuk diingat bahwa penjelasan akan beberapa faktor risiko penyakit jantung koroner di atas tidak serta-merta mengindikasikan bahwa seseorang pasti akan mengalami penyakit jantung koroner jika memiliki faktor-faktor risiko tersebut.
Oleh karenanya, apabila mengalami keluhan tak biasa yang mungkin mengarah pada kecurigaan penyakit jantung, sebaiknya segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis serta saran penanganan yang tepat.
Dokter akan menentukan prosedur pemeriksaan dan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien. Serangkaian tes atau pemeriksaan juga akan disesuaikan dengan fasilitas kesehatan yang tersedia di masing-masing rumah sakit sehingga langkah pelaksanaannya bisa berbeda.
Jika membutuhkan pemeriksaan jantung, Anda bisa memesan paket Skrining Jantung melalui MySiloam. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur untuk mengetahui jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter, dan mengecek hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh MySiloam sekarang untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
National Library of Medicine. Risk Factors for Coronary Artery Disease. Diakses pada 2024 | National Heart, Lung, and Blood Institute. Coronary Heart Disease: Causes and Risk Factors. Diakses pada 2024 | Medicine in Novel Technology and Devices. Gender Differences in Cardiovascular Disease. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Premium Kesehatan Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp5.400.000
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Skrining Jantung Advance
Skrining Jantung
9 Service/Item
Rp2.950.000
Diagram Profesional Doppler
Skrining Jantung
17 Service/Item
Rp7.200.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Jantung Prima
Skrining Jantung
7 Service/Item
Rp1.399.000
TERPOPULER
Jantung Ultima
Skrining Jantung
8 Service/Item
Rp1.900.000
Diagram Profesional
Skrining Jantung
18 Service/Item
Rp6.550.000
TERPOPULER
Diagram Eksekutif Doppler
Skrining Jantung
20 Service/Item
Rp4.250.000
TERPOPULER
Diagram Eksekutif
Skrining Jantung
19 Service/Item
Rp3.750.000
TERPOPULER
Diagram Primer
Skrining Jantung
14 Service/Item
Rp2.700.000







