Kesehatan Tubuh
Mengenal Apa itu Jenis Golongan Darah Langka di Dunia

Table of Contents
Sistem golongan darah ABO mengklasifikasikan golongan darah manusia menjadi empat tipe utama, yaitu A, B, AB, dan O. Namun, pada populasi manusia, tidak semua tipe golongan darah tersebut umum ditemui dan beberapa di antaranya merupakan golongan darah langka atau jarang ditemui. Pertanyaannya, apa saja jenis golongan darah langka tersebut? Mari simak penjelasan selengkapnya pada artikel berikut.
Sistem Penggolongan Darah
Setiap tetes darah mengandung sel darah merah (eritrosit) yang berperan dalam penyaluran oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, di dalam darah juga terkandung sel darah putih (leukosit) yang berfungsi melawan infeksi dalam tubuh. Dan yang terakhir adalah trombosit atau keping darah yang berfungsi untuk membantu pembekuan darah.
Namun tak hanya itu, darah juga mengandung antigen, yaitu protein dan gula yang terdapat dalam sel darah merah dan memiliki peran dalam menentukan jenis golongan darah. Terdapat dua sistem yang paling sering diterapkan untuk menentukan golongan darah, yaitu sistem ABO dan faktor Rh.
Sistem ABO
Dalam dua sistem ini, terdapat dua antigen penting yang digunakan dengan label A dan B. Setiap sel darah bisa memiliki salah satu atau kedua antigen tersebut berdasarkan genetiknya. Berikut penjelasannya:
- Jika seseorang memiliki antigen A, maka golongan darahnya adalah A.
- Jika seseorang memiliki antigen B, maka golongan darahnya adalah B.
- Jika seseorang memiliki kedua antigen, maka golongan darahnya adalah AB.
- Jika seseorang tidak memiliki kedua antigen tersebut dalam sel darahnya, maka jenis golongan darahnya adalah O.
Faktor Rh
Faktor Rh adalah sejenis protein yang dapat ditemukan dalam sel darah merah. Secara umum, sel darah merah mempunyai 5 antigen rhesus utama, yaitu C, c, D, E, e. Dari kelimanya, yang paling penting adalah Rhesus D. Jika sel darah merah mengandung antigen D, maka disebut dengan Rh positif. Sedangkan, apabila tidak ditemukan antigen D dalam darah, maka dianggap sebagai tipe Rh negatif.
Sistem penggolongan darah ini menghasilkan delapan jenis golongan darah. Tergantung dari jenis faktor Rh yang ditemukan, setiap jenis golongan darah memiliki simbol positif dan negatif yang merujuk pada tipe rhesusnya, yaitu A+, B+, AB+, O+, A-, B-, AB-, dan O-.
Macam-Macam Golongan Darah Langka
Golongan darah langka di setiap negara bisa berbeda-beda. Di Indonesia sendiri, golongan darah yang termasuk langka adalah AB. Dilansir dari Kementerian Kesehatan, hanya ada 3 juta dari total 274 juta penduduk Indonesia yang memiliki golongan darah AB.
Sementara itu, berdasarkan total populasi Amerika Serikat, berikut adalah macam-macam golongan darah dimulai dari yang paling umum dimiliki hingga yang paling langka, yaitu:
- Golongan darah O+.
- Golongan darah A+.
- Golongan darah B+.
- Golongan darah AB+.
- Golongan darah O-.
- Golongan darah A-.
- Golongan darah B-.
- Golongan darah AB-.
Jenis Golongan Darah Langka
Berdasarkan urutan di atas, maka bisa dilihat bahwa AB- (AB-negative) merupakan golongan darah yang paling langka ditemukan di AS jika dibandingkan dengan golongan darah yang lain. Bahkan, di Indonesia sendiri, ketersediaan stok darah untuk golongan darah AB lebih sedikit jumlahnya.
Orang dengan golongan darah AB cenderung memiliki orang tua yang masing-masing darahnya bergolongan darah A dan B, sehingga mewariskan golongan darah AB kepada anaknya. Selain itu, golongan darah B juga diketahui lebih sedikit dibandingkan golongan darah A dan O, alhasil kombinasi genetik yang membentuk AB tidak terlalu banyak.
Golongan darah AB memang lebih sedikit jika dibandingkan golongan darah lainnya. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa faktanya golongan darah langka di dunia adalah Rh-null atau yang dikenal juga dengan “golden blood”. Golongan darah ini terbentuk ketika sel darah merah tidak mengandung antigen rhesus sama sekali apapun jenisnya.
Penelitian dalam National Library of Medicine menunjukkan bahwa golongan darah langka ini dimiliki oleh 1 dari 6 juta orang. Kelangkaan ini menyebabkan pemiliknya sulit mendapatkan transfusi darah. Sehingga, kondisi ini mendorong sekelompok orang dengan golongan darah langka ini bekerja sama untuk memastikan stok darah Rh-null tetap tersedia.
Penyebab Golongan Darah Langka
Munculnya jenis golongan darah langka seperti Rh-null ini terjadi karena DNA pada tubuh pemiliknya tidak mempunyai gen yang bertanggung jawab untuk membentuk protein pada sel darah merah. Ketika Rh-null memerlukan transfusi darah, maka mereka hanya bisa menerima transfusi darah dari sesama pemilik golongan darah Rh-null.
Apabila diberikan darah O- (O-negative), hal tersebut dapat memicu respon imun berbahaya. Pemilik Rh-null juga berisiko mengalami anemia hemolitik kronis yang dapat menghancurkan sel darah merah yang belum matang (retikulosit).
Itulah penjelasan seputar golongan darah langka di dunia, yaitu golongan darah Rh-null. Kelangkaan ini membuat orang yang memilikinya sulit mendapatkan transfusi darah. Sehingga, penting bagi pemiliknya untuk rutin mendonorkan darahnya guna memastikan ketersediaan stok darah Rh-null tetap tersedia.
Berbicara mengenai golongan darah, perlu diketahui bahwa memelihara kesehatan sistem peredaran darah sama dengan menjaga kesehatan tubuh. Jadi, apabila Anda atau kerabat mengalami keluhan seputar gangguan darah, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan secara tepat.




