Kesehatan Tubuh
Fungsi Eritrosit (Sel Darah Merah) Beserta Gangguannya

Table of Contents
Sel darah merah atau eritrosit adalah komponen penting dalam sistem peredaran darah manusia. Pasalnya, sel darah merah bertanggung jawab memastikan setiap sel-sel, jaringan, serta organ tubuh mendapatkan suplai oksigen yang cukup.
Mari ketahui lebih lanjut mengenai apa itu eritrosit, faktor-faktor yang memengaruhi kadar sel darah merah, serta gangguan pada eritrosit melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Eritrosit?
Terdapat dua jenis komponen yang menyusun darah, yaitu komponen cair (plasma) dan padat. Plasma terdiri dari gabungan protein, garam, dan air. Sementera itu, tiga jenis sel, yakni sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan trombosit (keping darah/platelet) merupakan komponen padat.
Di antara ketiga jenis sel darah tersebut, eritrosit adalah sel darah yang mendominasi sistem peredaran darah di dalam tubuh. Sel ini diproduksi di sumsum tulang melalui suatu proses yang dikenal dengan sebutan erythropoiesis.
Eritrosit memiliki bentuk seperti koin dengan cekungan di kedua sisinya serta tidak mempunyai inti sel. Eritrosit adalah sel yang elastis, sehingga bisa berubah bentuk menjadi lebih kecil ketika mengalir melewati kapiler darah berukuran kecil.
Eritrosit dapat bertahan hingga 120 hari atau empat bulan. Setelahnya, sel darah ini akan mengalami kerusakan kemudian dipecah di organ limfa untuk digantikan dengan eritrosit baru. Biasanya, di dalam eritrosit, terdapat 1–2% kandungan retikulosit (eritrosit yang belum matang).
Eritrosit juga memiliki kandungan hemoglobin yang berperan penting untuk mengikat oksigen, memberi warna merah pada darah, dan membentuk bulatan pada keping darah. Jika sudah sempurna, eritrosit akan mengalir ke seluruh tubuh untuk menyalurkan oksigen.
Fungsi Eritrosit dalam Tubuh
Fungsi utama eritrosit adalah mengikat oksigen (melalui hemoglobin) dari paru-paru lalu mengedarkannya ke seluruh tubuh. Eritrosit menyalurkan oksigen ke seluruh sel-sel, jaringan, dan organ tubuh untuk digunakan sebagai bahan bakar pembentukan energi, sehingga tubuh bisa menjalankan fungsi dengan baik.
Jumlah Eritrosit Normal
Agar bisa membantu menjalankan fungsi organ tubuh sebagaimana mestinya, kadar eritrosit dalam tubuh tidak boleh lebih rendah atau berlebihan dari rentang normalnya. Lantas, berapa jumlah eritrosit normal pada tubuh manusia?
Jumlah eritrosit normal pada pria dewasa adalah 4,7–6,1 juta per mikroliter darah, 4,2–5,4 juta per mikroliter darah pada wanita dewasa, dan anak-anak normalnya memiliki 4–5,5 juta per mikroliter darah eritrosit di dalam tubuhnya. Kadar eritrosit ini bisa diketahui melalui pemeriksaan darah lengkap.
Faktor yang Memengaruhi Jumlah Eritrosit pada Manusia
Rendah dan tingginya jumlah eritrosit dalam tubuh manusia dapat dipengaruhi oleh beberapa hal. Adapun sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan peningkatan kadar eritrosit adalah:
- Penyakit jantung bawaan (kongenital).
- Gagal jantung.
- Polisitemia vera (sumsum tulang terlalu banyak memproduksi eritrosit).
- Hipoksia (kadar oksigen rendah dalam darah).
- Tumor ginjal.
- Terkena paparan karbon monoksida.
- Mengonsumsi obat penambah energi atau obat terapi hormon.
Sementara itu, beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan kadar eritrosit rendah, di antaranya adalah:
- Kegagalan sumsum tulang.
- Leukemia.
- Perdarahan eksternal atau internal.
- Anemia.
- Malnutrisi (kekurangan nutrisi).
- Kanker sel plasma (multiple myeloma) di sumsum tulang.
- Hemolisis atau kerusakan eritrosit akibat cedera pada saat pemeriksaan atau penyimpanan darah, pengaruh obat-obatan, atau infeksi.
- Sedang hamil.
- Menderita penyakit tiroid.
Gejala Gangguan pada Eritrosit
Eritrosit adalah komponen yang sangat penting di dalam tubuh. Kelainan pada eritrosit dapat menyebabkan fungsi organ tubuh terganggu. Sehingga, penting untuk mengenali gejala gangguan sel darah merah agar penanganannya lebih terarah.
Adapun sejumlah gejala yang muncul ketika eritrosit tinggi adalah sebagai berikut:
- Nyeri sendi dan kelelahan.
- Sesak napas.
- Gangguan tidur.
- Kulit gatal, terutama sesudah mandi.
Apabila kadar eritrosit dalam tubuh rendah, maka akan timbul sejumlah gejala, seperti:
- Kepala terasa nyeri.
- Kulit lebih pucat.
- Kelelahan.
- Sesak napas.
- Pusing dan lemas.
- Denyut jantung meningkat.
Cara Mengatasi Gangguan pada Eritrosit
Selain memperhatikan beberapa gejala di atas, gangguan atau kelainan pada eritrosit baru bisa didiagnosis melalui pemeriksaan darah. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar sel darah merah tinggi, biasanya dokter akan memberikan obat atau menyarankan prosedur pengobatan, seperti phlebotomy.
Phlebotomy adalah prosedur yang dilakukan dengan menyuntikkan jarum ke pembuluh darah untuk mengalirkan darah melalui tabung ke dalam wadah atau kantong. Terkadang, prosedur ini harus diulang beberapa kali hingga kadar eritrosit kembali normal atau mendekati normal.
Selain itu, dokter biasanya akan memberikan resep obat hidroksiurea untuk memperlambat produksi eritrosit. Pengobatan ini perlu dilakukan secara rutin ke dokter sembari melakukan pengecekan darah untuk memastikan kadar eritrosit tidak menjadi terlalu turun atau naik.
Lantas, bagaimana jika kadar eritrosit rendah? Jika jumlah sel darah merah rendah, maka bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi beberapa makanan penambah darah, seperti:
- Makanan yang mengandung tembaga tinggi, seperti daging unggas, kacang-kacangan, dan kerang.
- Makanan kaya zat besi, seperti ikan dan daging.
- Makanan yang diperkaya vitamin B2, seperti daging, gandum, dan telur.
Apabila Anda mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada kondisi kelainan sel darah merah, Anda disarankan untuk melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospitals guna mendapatkan diagnosis den penanganan yang tepat.
Untuk memudahkan, manfaatkan aplikasi MySiloam yang memungkinkan Anda untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga melakukan check in dan mengantre secara online.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini







