Jenis-Jenis Gagal Ginjal Akut, Kenali Perbedaan & Risikonya!
Kesehatan Tubuh

Jenis-Jenis Gagal Ginjal Akut, Kenali Perbedaan & Risikonya!

25 Juli 2025 4 menit waktu baca
jenis gagal ginjal akut

 

Gagal ginjal akut merupakan kondisi medis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba dalam waktu singkat. Gagal ginjal akut terbagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan penyebabnya, seperti prerenal, intrarenal, dan postrenal. Masing-masing jenis memiliki penyebab berbeda dan memerlukan penanganan yang sesuai. Mari simak ulasan selengkapnya mengenai jenis gagal ginjal akut di bawah ini.

 

Jenis-Jenis Gagal Ginjal Akut

 

Gagal ginjal akut atau acute kidney injury (AKI) merujuk pada suatu kondisi ketika ginjal secara tiba-tiba tidak bisa menyaring limbah dari darah. Tingkat keparahan AKI bervariasi, mulai dari ringan hingga sangat parah. Bila tidak segera ditangani, acute kidney injury yang parah dan berkelanjutan bisa berakibat fatal.

 

Kondisi ini diklasifikan menjadi tiga jenis berdasarkan penyebabnya, yaitu prerenal, renal, dan post renal. Berikut uraian selengkapnya mengenai masing-masing jenis gagal ginjal akut.

 

1. Prerenal

 

Gagal ginjal akut prerenal adalah jenis AKI yang paling sering terjadi. Kondisi ini terjadi akibat penurunan aliran darah ke ginjal sehingga menyebabkan laju filtrasi glomerulus atau glomerular filtration rate (GFR) menurun. Normalnya, GFR sangat bergantung pada aliran darah yang cukup ke ginjal. Jika terjadi penurunan volume darah sirkulasi sistemik atau gangguan sirkulasi darah di dalam ginjal sendiri, fungsi ginjal dapat langsung terganggu.

 

Prerenal biasanya terjadi sebagai respons tubuh terhadap gangguan dari luar ginjal. Beberapa penyebab umum gagal ginjal akut prerenal adalah sebagai berikut:

 

  • Hipovolemia atau kondisi yang ditandai dengan kekurangan volume cairan tubuh. Hipovolemia dapat disebabkan oleh perdarahan, luka bakar parah, kehilangan cairan melalui saluran cerna/gastrointestinal (seperti diare, muntah, dan produksi ostomi yang tinggi), kehilangan cairan melalui ginjal (misalnya akibat diuresis osmotik, poliuria/produksi urine berlebih, dan diabetes insipidus), dan lain-lain.

  • Hipotensi. Hipotensi atau tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh akibat penurunan produksi jantung (seperti syok kardiogenik, emboli paru masif, sindrom koroner akut), adanya proses vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah secara sistemik (seperti syok sepsis, anafilaksis, pemberian obat anestesi), dan lain-lain.

  • Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah ginjal yang dapat disebabkan oleh konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), kontras iodinasi, amfoterisin B, inhibitor kalsineurin, sindrom hepatorenal.

 

2. Renal

 

Gagal ginjal akut renal adalah kondisi yang disebabkan oleh kerusakan langsung pada jaringan ginjal itu sendiri. Kerusakan ini bisa terjadi di berbagai bagian ginjal, termasuk pembuluh darah ginjal, glomerulus, tubulus, dan interstitium. Penyebab umum gagal ginjal akut renal adalah sebagai berikut:

 

  • Nekrosis tubular akut: Kerusakan sel tubulus ginjal, biasanya karena proses iskemia (kekurangan aliran darah atau oksigen menuju organ ginjal) atau racun.

  • Glomerulonefritis akut: Peradangan glomerulus, sering kali terjadi akibat respons imun setelah infeksi.

  • Nephrotoxin: Obat-obatan tertentu bisa merusak ginjal, baik yang diresepkan maupun dijual bebas, contohnya obat pereda nyeri.

 

3. Post-renal

 

Post-renal gagal ginjal akut adalah jenis cedera ginjal akut yang disebabkan oleh hambatan pada saluran kemih, mulai dari pelvis ginjal (bagian awal saluran kemih) hingga ke lubang keluar ureter di kandung kemih. Sumbatan ini bisa terjadi di dalam ureter atau karena tekanan dari luar ureter. Penyebab umum post-renal AKI adalah sebagai berikut:

 

 

Tips Diet untuk Gagal Ginjal Akut

 

Meski bisa berakibat fatal jika tidak segera mendapatkan penanganan, kondisi ini sebenarnya bisa disembuhkan terutama pada orang yang sebelumnya sehat. Salah satu cara untuk mengatasi gagal ginjal akut adalah menjalankan diet sehat. Berikut adalah tips diet untuk penderita gagal ginjal akut:

 

1. Konsumsi Makanan Rendah Potasium

 

Beberapa jenis makanan rendah potasium atau kalium yang bisa dimasukkan dalam menu sehari-hari penderita AKI adalah apel, wortel, kacang hijau, roti putih, dan nasi putih. Makanan tersebut bisa menjadi alternatif pengganti makanan tinggi potasium, seperti pisang, kentang, jeruk, tomat, serta kacang-kacangan. 

 

2. Hindari Makanan dengan Garam Tambahan

 

Penderita AKI dianjurkan untuk menghindari makanan dengan garam tambahan, seperti makanan kemasan, makanan beku, sup kaleng, dan makanan cepat saji. Selain itu, snack asin, sayuran kaleng, daging, dan olahan keju, juga termasuk makanan dengan garam tambahan.

 

3. Kurangi Konsumsi Fosfor

 

Fosfor adalah mineral yang bisa ditemukan dalam beberapa jenis makanan dan minuman, seperti soda berwarna gelap, susu, oatmeal, dan sereal bran. Jika kadar fosfor dalam darah terlalu tinggi, hal tersebut dapat melemahkan tulang dan menyebabkan kulit gatal.

 

Perlu dipahami bahwa penjelasan mengenai jenis-jenis gagal ginjal akut di atas tidak bisa dijadikan acuan utama maupun pengganti diagnosis dari tenaga medis profesional. Oleh karena itu, bila mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada kondisi ini, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Ginjal Hipertensi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Penting pula untuk dicatat bahwa proses pemeriksaan dan pengobatan di setiap rumah sakit bisa berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang disediakan. Namun, tenaga medis tentu akan memastikan bahwa tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

 

Apabila disarankan oleh dokter, Anda juga bisa memesan paket Skrining Kesehatan Ginjal yang tersedia di Siloam Hospitals. Praktis, Anda dapat melakukan pemesanan dan transaksi melalui aplikasi MySiloam dari mana saja dan datang ke rumah sakit sesuai tanggal janji temu yang sudah dijadwalkan.

Sumber

Mayo Clinic. Acute kidney injury. Diakses pada 2025 | MSD Manual. Acute Kidney Injury (AKI). Diakses pada 2025 | The Clinical Biochemist Reviews. Acute Kidney Injury: Definition, Pathophysiology and Clinical Phenotypes. Diakses pada 2025 | Springer. Acute Kidney Injury and Regenerative Medicine. Diakses pada 2025 |

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail