Kesehatan Tubuh
Penyebab Kaki Bengkak saat Perjalanan Jauh & Cara Mengatasinya

Table of Contents
Kaki bengkak setelah perjalanan jauh merupakan yang cukup umum terjadi. Kendati demikian, kondisi ini bisa cukup mengganggu sehingga banyak yang ingin tahu bagaimana cara mengatasinya. Kaki bengkak umumnya terjadi bila seseorang duduk terlalu lama, seperti saat duduk di kendaraan, baik itu mobil, kereta, atau pesawat.
Lantas, mengapa kaki bisa membengkak setelah perjalanan lama? Mari simak pembasahan selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.
Penyebab Kaki Bengkak setelah Perjalanan Jauh
Kaki bengkak setelah perjalanan jauh terjadi ketika terdapat cairan berlebih yang menumpuk di kaki. Kondisi ini dapat menyebabkan kaki terasa tidak nyaman, sesak, dan terkadang sulit dimasukkan ke dalam sepatu. Kaki bengkak akibat perjalanan jauh dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:
-
Tidak banyak bergerak: Berada pada posisi duduk dalam waktu yang lama saat di pesawat, mobil, bus, maupun kereta dapat menyebabkan sirkulasi darah pada ekstremitas (anggota gerak tubuh) bagian bawah terhambat. Akibatnya, darah dapat mengumpul di kaki sehingga menyebabkan kaki menjadi bengkak.
-
Perubahan ketinggian: Bagi yang melakukan perjalanan jauh menggunakan pesawat, perlu diketahui bahwa perubahan ketinggian dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh dan menyebabkannya menumpuk di ekstremitas bawah.
-
Ruang gerak yang terbatas: Berada dalam ruang gerak yang sempit dan pada posisi duduk dengan kedua kaki di lantai dalam waktu yang lama dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah sehingga aliran darah dari dan menuju tungkai serta kaki menjadi terhambat. Sirkulasi darah yang terbatas dan kondisi otot yang tidak memungkinkan untuk membantu aliran darah untuk kembali ke tubuh bagian atas dapat membuat kaki menjadi bengkak.
Cara Mencegah Kaki Bengkak setelah Perjalanan Jauh
Kaki bengkak setelah perjalanan jauh tentu dapat mengganggu dan membuat rasa lelah semakin meningkat. Agar kaki tidak bengkak saat perjalanan jauh, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan, mulai dari memilih alas kaki yang tidak terlalu sempit hingga memperhatikan asupan nutrisi. Berikut uraian selengkapnya.
-
Hindari alas kaki yang terlalu sempit: Jika Anda mengenakan sepatu atau kaus kaki yang terasa ketat, cobalah untuk melepasnya.
-
Hindari bersilang kaki: Duduk dengan kaki bersilang dapat menghambat aliran darah dan memicu pembengkakan. Selama perjalanan jauh, usahakan untuk memosisikan kaki rata di atas lantai. Selain itu, jagalah postur tubuh yang baik dan hindari posisi yang dapat menghambat aliran darah.
-
Tetap aktif dan bergerak sesekali: Manfaatkan setiap kesempatan untuk bergerak dan meregangkan kaki selama perjalanan. Bila bepergian dengan menggunakan kereta atau pesawat, Anda bisa sesekali untuk berdiri dan berjalan. Namun, jika tidak memungkinkan, cobalah melakukan peregangan dengan menggerakkan jari kaki dan memutar pergelangan kaki untuk meningkatkan peredaran darah.
-
Tetap terhidrasi: Minumlah air putih sekitar 8 gelas sehari untuk menjaga hidrasi tubuh. Hidrasi yang cukup dapat membantu menjaga peredaran darah dan mengurangi risiko penumpukan cairan. Hindari konsumsi alkohol dan kafein berlebihan selama perjalanan, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi.
-
Perhatikan asupan natrium: Pilihlah camilan atau makanan yang rendah garam selama perjalanan. Hal ini dikarenakan garam dapat menahan cairan sehingga memicu pembengkakan (edema) di bagian tubuh tertentu, salah satunya pada kaki.
Cara Mengatasi Kaki Bengkak setelah Perjalanan Jauh
Kaki bengkak setelah perjalanan jauh umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, guna mempercepat pemulihannya, terdapat sejumlah cara yang bisa dilakukan, salah satunya merendam kaki dengan air hangat. Berikut uraian selengkapnya.
1. Menggunakan Kaus Kaki Kompresi
Cara pertama yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi bengkak pada kaki setelah perjalanan jauh berikutnya adalah menggunakan kaus kaki kompresi. Hal ini dapat memberikan tekanan pada kaki secara terus-menerus sehingga bisa meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi penumpukan cairan di pergelangan kaki.
Anda disarankan untuk menggunakan kaus kaki kompresi sesaat sebelum perjalanan, saat perjalanan, dan setelah perjalanan jauh (jika diperlukan). Selain itu, Anda juga dapat memilih kaus kaki kompresi yang mencapai lutut.
2. Mengangkat Kaki
Setelah sampai tempat tujuan, segeralah beristirahat sambil memosisikan kaki hingga berada lebih tinggi dari jantung, misalnya dengan menggunakan bantal yang ditumpuk. Pasalnya, posisi ini bermanfaat untuk mengurangi pembengkakan dengan cara membantu aliran darah kembali ke jantung.
3. Merendam Kaki dengan Air Hangat
Cara mengatasi kaki bengkak setelah perjalanan jauh lainnya yaitu merendam kaki dengan air hangat. Air hangat dapat membantu mengurangi pegal-pegal dan pembengkakan pada kaki. Cara ini juga bisa mengendurkan otot sehingga peredaran darah dapat menjadi lebih lancar. Usai merendam kaki, lakukanlah peregangan pergelangan kaki, betis, dan kaki dengan cara memutar (rotasi), menekuk (fleksi), serta meluruskan punggung kaki seperti posisi penari balet.
Jika Anda mengalami kaki bengkak setelah perjalanan jauh dan tak kunjung membaik setelah beberapa hari, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mencari tahu penyebab pastinya. Dalam hal ini, Anda dapat mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit dalam di Siloam Hospitals. Anda bisa memanfaatkan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter dan membuat janji temu dengan dokter terkait.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini







