Kesehatan Tubuh
Kanker Kelenjar Air Liur - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

Table of Contents
Kanker kelenjar air liur adalah jenis kanker langka yang terbentuk di kelenjar ludah, yaitu organ di dalam mulut dan tenggorokan yang memproduksi air liur atau ludah. Kondisi ini dapat menyebabkan benjolan yang tidak terasa nyeri di dalam mulut atau rahang. Mari simak penjelasan selengkapnya mengenai apa itu kanker kelenjar air liur melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Kanker Kelenjar Air Liur?
Seperti yang sudah dijelaskan, kanker kelenjar air liur adalah pertumbuhan tumor ganas di dalam kelenjar ludah atau air liur. Kelenjar ini berada di dalam mulut dan tenggorokan yang berfungsi untuk menghasilkan air liur yang membantu sistem pencernaan untuk mencerna makanan.
Keganasan kelenjar ludah mencakup 0,5–1,2% dari semua kanker dan merupakan 5% dari semua kanker kepala dan leher. Keganasan ini lebih sering menyerang wanita dengan rasio pria terhadap wanita.
Penyebab Kanker Kelenjar Air Liur
Pada sebagian besar kasus, belum diketahui secara pasti apa penyebab kanker kelenjar ludah. Tumor ini bisa terjadi di bagian kelenjar air liur mana pun yang ada di dalam atau di dekat mulut. Namun, secara umum, tumor terjadi pada tiga kelenjar utama, yaitu:
-
Kelenjar parotis, kelenjar ludah terbesar dan berada di depan dan tepat di bawah kedua telinga. Sebagian besar tumor kelenjar ludah, baik yang ganas maupun jinak, bermula dari kelenjar parotis.
-
Kelenjar submandibular, kelenjar air liur ini terletak di bawah tulang rahang.
-
Kelenjar sublingual, kelenjar air liur ini berada di bawah lidah di dasar mulut.
Kanker kelenjar ludah juga bisa terjadi di dalam kelenjar ludah minor yang berukuran mikroskopis. Kelenjar ini berada di langit-langit atau lantai mulut, lapisan lidah dan bibir, serta bagian dalam pipi, sinus, hidung, maupun kotak suara. Tumor ini jarang terbentuk pada kelenjar ludah kecil, namun sebagian besar tumor yang terbentuk bersifat ganas.
Gejala Kanker Kelenjar Air Liur
Beberapa penderita kanker kelenjar ludah tidak memiliki gejala. Namun, sebagian besar lainnya ditandai dengan munculnya benjolan yang tidak nyeri pada kelenjar ludah. Apabila tumor bersifat ganas atau kanker, maka beberapa gejala lain yang menyertai adalah sebagai berikut:
-
Rasa nyeri berkepanjangan pada wajah, leher, rahang, atau mulut.
-
Kelemahan atau mati rasa pada wajah, leher, rahang, atau mulut.
-
Kesulitan membuka mulut sepenuhnya atau menggerakkan otot-otot wajah.
-
Keluar cairan dari telinga.
-
Kesulitan menelan.
-
Perdarahan dari mulut.
Diagnosis Kanker Kelenjar Air Liur
Untuk mendiagnosis kanker kelenjar ludah, dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat adanya benjolan pada kelenjar ludah dan melihat bagaimana saraf wajah merespons rangsangan.
Selanjutnya, dokter akan meminta pasien menjalani serangkaian pemeriksaan, di antaranya sebagai berikut:
Tes pencitraan dapat membantu dokter melihat apakah kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Sedangkan, biopsi yang dilakukan dengan mengambil sampel jaringan akan membantu dokter mengonfirmasi diagnosis kanker kelenjar ludah.
Pengobatan Kanker Kelenjar Air Liur
Pengobatan lini pertama untuk kanker kelenjar air liur adalah operasi. Prosedur ini bertujuan untuk mengangkat tumor atau kanker dengan aman. Namun, bila sel kanker tumbuh dengan sangat cepat dan sudah menyebar ke bagian tubuh lain, maka dokter akan merekomendasikan pengobatan tambahan, seperti:
-
Terapi radiasi (radioterapi). Prosedur ini bertujuan membunuh kanker dengan sinar berenergi tinggi, seperti proton atau sinar-X. Radioterapi dapat dilakukan sebelum atau setelah operasi.
-
Kemoterapi. Terapi ini menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker di dalam tubuh.
-
Imunoterapi. Terapi yang fokus meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker.
-
Terapi target. Terapi ini menggunakan obat-obatan yang difokuskan spesifik pada sel kanker sehingga sel tidak bisa tumbuh dan mati.
-
Radiosensitizers. Obat-obatan untuk meningkatkan sensitivitas sel kanker terhadap radiasi.
Perlu dipahami bahwa penyebab dan gejala terkait kanker kelenjar air liur di atas tidak bisa dijadikan sebagai acuan utama yang mewakili kondisi tersebut. Bukan tidak mungkin, beberapa gejala yang disebutkan di atas juga terjadi pada kondisi medis lain, sehingga penting untuk melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang tepat.
Setiap rumah sakit mungkin memiliki tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien terlebih dahulu guna menentukan langkah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.
Apabila ingin mendapatkan perawatan komprehensif untuk kanker, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. MRCCC Siloam Hospitals menyediakan berbagai layanan kesehatan untuk penanganan kanker, mulai dari deteksi dini, onkologi, kemoterapi, radioterapi, dan berbagai prosedur lain beserta tim dokter yang berpengalaman.




