Kesehatan Tubuh
Alami Gangguan Pernapasan, Kapan Perlu Skrining Paru-Paru?

Table of Contents
Peningkatan polusi udara di Jakarta dan juga di daerah sekitarnya merupakan hal yang perlu diwaspadai karena bisa menyebabkan gangguan sistem pernapasan, termasuk kanker paru-paru. Karena itu, sebagai upaya mewaspadai gangguan kesehatan pada sistem pernapasan akibat polusi udara, penting untuk melakukan pemeriksaan paru-paru secara rutin. Namun, kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan paru-paru?
Mari simak waktu yang dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan paru-paru selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.
Tingkat Polusi Udara Tinggi di Jabodetabek, Ini Dampaknya pada Kesehatan Paru-Paru
Dilansir dari IQAir, konsentrasi PM 2.5 (partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 mikrometer) di kawasan Jakarta dan sekitarnya akhir-akhir ini telah mencapai 76 mikrogram/meter3 yang berarti 15,2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan nilai panduan global kualitas udara tahunan dari WHO tahun 2021, yaitu 5 mikrogram/meter3.
Hal tersebut menandakan bahwa kualitas udara di kawasan Jabodetabek termasuk dalam kategori tidak sehat sehingga berisiko memengaruhi kesehatan sistem pernapasan. Lantas, apa saja dampak polusi udara bagi sistem pernapasan? Berikut penjelasannya.
-
Batuk. Polutan yang masuk ke dalam saluran pernapasan bagian atas dapat menyebabkan batuk sebagai bentuk respons sistem pernapasan untuk mengeluarkan zat asing tersebut.
-
Memperburuk kondisi penderita asma. Paparan polusi udara dapat menyebabkan asma kambuh atau gejala asma memburuk.
-
Menyebabkan penyakit paru-paru yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.
-
Menyebabkan terjadinya peradangan pada saluran pernapasan yang dapat memicu berkembangnya penyakit bronkitis, pneumonia, emfisema, hingga kanker paru-paru.
Bahkan, selain menurunkan fungsi paru-paru, dampak pencemaran udara bagi kesehatan juga bisa memicu gangguan jantung hingga stroke.
Kapan Perlu Melakukan Pemeriksaan Paru-Paru?
Lantas, kapan perlu melakukan pemeriksaan paru-paru untuk deteksi dini gangguan pernapasan? Pada dasarnya, cek kesehatan paru-paru perlu dilakukan apabila terdapat gejala gangguan pernapasan yang terjadi secara terus-menerus, seperti batuk, sesak napas, hingga kesulitan bernapas.
Lebih lengkapnya, berikut adalah sejumlah gejala yang bisa menjadi indikasi untuk melakukan pemeriksaan paru-paru.
1. Batuk Kronis
Batuk kronis merujuk pada kondisi yang terjadi ketika seseorang telah mengalami batuk selama lebih dari satu bulan. Kondisi ini biasanya dapat menjadi gejala dari berbagai penyakit paru-paru, seperti asma, bronkitis, pneumonia, COVID-19, dan lain sebagainya.
2. Sesak Napas
Gejala gangguan pernapasan yang perlu diwaspadai berikutnya adalah sesak napas. Jika Anda mengalami sesak napas meski tidak sedang melakukan aktivitas fisik yang berat, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan paru-paru guna mengetahui penyebab yang mendasari kondisi tersebut.
3. Mengi
Mengi adalah suara bernada tinggi dan terdengar seperti siulan saat sedang bernapas. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda dari adanya penyumbatan atau obstruksi pada saluran pernapasan. Karena itulah, disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan paru-paru apabila terdapat mengi saat bernapas, terutama jika berlangsung secara terus-menerus dalam jangka waktu lama.
4. Paru-Paru Menghasilkan Banyak Lendir
Normalnya, paru-paru akan menghasilkan lendir untuk menjaga lapisan saluran pernapasan dari infeksi dan iritan. Namun, jika paru-paru menghasilkan terlalu banyak lendir yang menumpuk secara terus-menerus, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena bisa menjadi indikasi dari penyakit paru obstruksi kronis (PPOK), bronkiektasis, reaksi alergi, infeksi paru, dan lain-lain.
5. Nyeri Dada
Jika Anda mengalami nyeri dada, terutama saat sedang menarik dan mengembuskan napas, maka Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter guna memperoleh pemeriksaan paru-paru secara menyeluruh. Pasalnya, kondisi ini bisa menjadi gejala dari penyakit paru-paru, terutama jika nyeri dada berlanjut hingga beberapa minggu.
6. Batuk Berdarah
Salah satu gejala gangguan pernapasan yang perlu diwaspadai adalah batuk berdarah. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa terdapat infeksi di dalam saluran pernapasan bagian atas dan paru-paru.
Lakukan Pemeriksaan Paru-Paru untuk Deteksi Dini Gangguan Pernapasan
Siloam Hospitals menyediakan paket skrining kesehatan yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi paru-paru maupun organ lain di dalam rongga dada. Jenis paket tersebut di antaranya:
1. Paket Rontgen Dada/Thorax AP/PA
Paket Rontgen Dada/Thorax AP/PA merupakan prosedur pemeriksaan radiologi bagian dada yang dilakukan untuk mengevaluasi kondisi tulang rusuk, jantung, dan paru-paru. Paket skrining ini dapat digunakan untuk membantu mengonfirmasi diagnosis gangguan jantung, pneumonia (radang paru-paru), emfisema, dan kanker paru-paru.
2. Paket Rontgen Dada/Thorax PA + Lateral
Paket Rontgen Dada/Thorax PA + Lateral adalah pemeriksaan radiologi bagian dada melalui dua posisi, yaitu dari arah belakang ke depan (posterior-anterior) dan dari arah samping (lateral) untuk mengevaluasi kondisi organ di dalam rongga dada, seperti paru-paru, jantung, dan tulang rusuk.
Serupa dengan paket Rontgen Dada/Thorax AP/PA, paket medical check up ini juga dapat dilakukan untuk menunjang diagnosis dari berbagai gangguan kesehatan, seperti kelainan jantung bawaan, gagal jantung, emfisema, pneumonia (radang paru-paru), hingga kanker paru-paru.
Tak perlu ragu, Siloam Hospitals telah dilengkapi dengan peralatan laboratorium mutakhir dan berteknologi canggih sehingga dapat memberikan hasil skrining yang komprehensif, tepat, dan akurat. Setelah melakukan pemeriksaan, Anda juga dapat memantau hasil skrining secara praktis melalui fitur Patient Portal yang tersedia pada aplikasi MySiloam.
Pemeriksaan paru-paru merupakan hal yang penting dilakukan, terutama jika telah mengalami sejumlah gejala gangguan pernapasan. Oleh karenanya, jangan ragu untuk memesan paket pemeriksaan paru-paru dari Siloam Hospitals sekarang juga.
Untuk penanganan lebih lanjut, segera buat janji temu dengan dokter Siloam Hospitals terdekat melalui fitur Cari Dokter untuk mengonsultasikan kondisi tubuh Anda. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan diagnosis, penanganan medis, hingga saran perawatan yang tepat dan sesuai kondisi tubuh. Mulai dengan satu langkah, mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Oka Wijaya, SpP
Pulmonologi (Paru)
Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magdalena Sirait, SpP
Pulmonologi (Paru)
Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Victor Nugroho Wijaya, SpP, F. Pulmonologi Intervensional Lanjut
Pulmonologi (Paru)
Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini







