Kesehatan Tubuh
Apakah Kolesterol Tinggi dan Demensia Saling Berkaitan?

Table of Contents
Kolesterol tinggi tidak hanya berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan fungsi otak. Kadar kolesterol yang berlebihan bisa mengganggu aliran darah menuju otak dan berpotensi memicu kerusakan sel saraf seiring berjalannya waktu. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kognitif yang berujung pada demensia. Simak informasi lebih lanjut mengenai hubungan kolesterol tinggi dan demensia di bawah ini.
Jenis-Jenis Kolesterol
Sebelum membahas tentang kaitan mengenai kolesterol tinggi dan demensia, penting untuk memahami jenis-jenis kolesterol. Adapun jenis-jenis kolesterol yang biasanya muncul pada hasil pemeriksaan darah adalah sebagai berikut:
-
HDL (high-density lipoprotein): Disebut juga kolesterol baik karena diyakini dapat melindungi pembuluh darah. HDL berfungsi mengambil kelebihan kolesterol dari sel-sel dan jaringan tubuh untuk dibawa kembali ke liver.
-
LDL (low-density lipoprotein): Disebut juga kolesterol jahat karena dapat membentuk plak yang menumpuk di arteri. LDL berfungsi untuk membawa kolesterol dari liver ke jaringan tubuh.
-
VLDL (very-low density lipoprotein): VLDL termasuk kolesterol jahat karena bisa menimbulkan penumpukan plak di arteri. Jenis kolesterol ini juga berfungsi untuk membawa kolesterol dari hati ke jaringan tubuh namun dalam persentase yang berbeda dari LDL.
-
Non-HDL: Semua jenis kolesterol selain HDL, termasuk LDL, VLDL, IDL, dan kilomikron. Namun, IDL dan kilomikron biasanya tidak ditampilkan secara terpisah pada hasil pemeriksaan.
Hubungan Kolesterol Tinggi dan Demensia
Menurut penelitian berjudul Blood cholesterol and risk of dementia in more than 1·8 million people over two decades: a retrospective cohort study (2021), secara keseluruhan, terdapat keterkaitan (meski tidak besar) antara kadar LDL atau kolesterol jahat dan demensia. Setiap kenaikan LDL sebesar 1,01 mmol/L atau 39 mg/dL dapat meningkatkan risiko terjadinya demensia sebesar 1,05 kali. Di sisi lain, tidak ditemukan hubungan yang konsisten antara HDL maupun trigliserida dengan demensia.
Studi lain berjudul Low- and High-Density Lipoprotein Cholesterol and Dementia Risk Over 17 Years of Follow-up Among Members of a Large Health Care Plan (2023) juga menyebutkan bahwa kadar HDL yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah sama-sama dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia, sedangkan LDL hanya menunjukkan sedikit peningkatan risiko.
Sementara itu, penelitian berjudul Association of plasma high-density lipoprotein cholesterol level with risk of incident dementia: a cohort study of healthy older adults (2024) menemukan bahwa kadar HDL-C yang sangat tinggi berhubungan dengan risiko demensia pada pria maupun wanita lanjut usia. Hubungan ini tampak tidak dipengaruhi oleh faktor risiko demensia yang sudah dikenal maupun faktor genetik.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa kadar kolesterol tinggi dan demensia saling berkaitan. Semakin tinggi kadar kolesterol, maka semakin tinggi pula risiko demensia. Oleh karena itu, penting untuk mengelola kadar kolesterol guna mengurangi risiko demensia di kemudian hari.
Apakah Mengonsumsi Obat Penurun Kolesterol Mengurangi Risiko Demensia?
Kolesterol tinggi penting untuk dikelola karena bisa menyebabkan penyakit jantung dan merusak pembuluh darah otak. Dengan kesehatan jantung yang baik, maka risiko demensia juga akan menurun. Lantas, apakah mengonsumsi obat penurun kolesterol bisa mengurangi risiko demensia?
Mengonsumsi obat penurun kolesterol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh sehingga secara tidak langsung juga mengurangi risiko demensia. Namun, selain obat, beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal dan menjaga kesehatan otak adalah sebagai berikut:
-
Menghindari makanan olahan tinggi lemak jenuh.
-
Tidak merokok dan menghindari konsumsi alkohol.
-
Mengonsumsi makanan yang bisa menurunkan kadar LDL dalam darah, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, ikan berlemak, dan minyak zaitun.
-
Melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit per minggu dengan intensitas olahraga sedang (medium). Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk merencanakan olahraga yang aman dan tepat bagi kesehatan tubuh dan otak.
Peran Statin dalam Mengurangi Risiko Demensia
Statin adalah obat yang digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol darah guna mengurangi risiko jantung dan stroke. Namun, penelitian dalam BMJ Journals menunjukkan bahwa statin juga memiliki kemungkinan menurunkan risiko demensia.
Pada orang dengan kadar LDL-C di bawah 70 mg/dL, statin dikaitkan dengan penurunan risiko demensia sebesar 13% dan penurunan risiko Alzheimer sebesar 12% dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi statin. Para peneliti menemukan bahwa statin sedikit menurunkan risiko pada orang dengan kadar LDL-C lebih tinggi, tetapi tidak memberikan efek pada orang dengan LDL-C di bawah 55 mg/dL.
Penelitian ini juga menyebutkan bahwa kadar LDL-C yang lebih tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya peradangan, stres oksidatif, dan ketidakseimbangan homeostasis kolesterol di otak, yang semuanya berperan dalam perkembangan demensia. Sebaliknya, kadar LDL-C rendah diketahui dapat membantu menurunkan risiko terjadinya aterosklerosis dan penyakit serebrovaskular, yang merupakan faktor risiko demensia.
Dalam hal ini, statin membantu meningkatkan fungsi sel endotel yang melapisi pembuluh darah, mengurangi neuroinflammation (inflamasi pada saraf), dan mengatur metabolisme beta-amyloid yang membentuk plak khas penyakit Alzheimer. Namun, pengaruh efek tersebut relatif kecil dan dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan apakah hubungan tersebut memang sebab-akibat, bukan sekadar kebetulan atau dipengaruhi faktor lain.
Demikian penjelasan mengenai kaitan antara kolesterol tinggi dan demensia. Bisa disimpulkan bahwa menjaga kadar kolesterol dalam darah tetap terkendali bukan hanya soal melindungi jantung, tetapi juga tentang merawat kesehatan otak agar terhindar dari risiko demensia.
Selain itu, pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, serta pemeriksaan kesehatan berkala dapat menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah dampak buruk kolesterol tinggi. Jika diperlukan, Anda bisa melakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin di Siloam Hospitals terdekat.
Anda juga dapat berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat jika memiliki kolesterol tinggi yang mengarah pada gejala demensia, seperti penurunan daya ingat, disorientasi, dan kesulitan berkomunikasi, agar mendapatkan diagnosis akurat dan penanganan yang tepat dari tim medis profesional.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk menemukan Siloam Hospitals terdekat. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat membuat janji temu dengan dokter terkait serta memeriksa riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Cleveland Clinic. What Is Cholesterol?. Diakses pada 2025 | The Lancet. Blood cholesterol and risk of dementia in more than 1·8 million people over two decades: a retrospective cohort study. Diakses pada 2025 | Neurology. Low- and High-Density Lipoprotein Cholesterol and Dementia Risk Over 17 Years of Follow-up Among Members of a Large Health Care Plan. Diakses pada 2025 | The Lancet. Association of plasma high-density lipoprotein cholesterol level with risk of incident dementia: a cohort study of healthy older adults. Diakses pada 2025 | BMJ Journals. Low-density lipoprotein cholesterol levels and risk of incident dementia: a distributed network analysis using common data models. Diakses pada 2025 | Medical News Today. Maintaining low cholesterol may help decrease dementia risk. Diakses pada 2025 | Healthline. Can High Cholesterol Levels Cause Dementia?. Diakses pada 2025 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Skrining Kesehatan Otak Basic
Skrining Pria & Wanita
14 Service/Item
Rp1.500.000
Skrining Kesehatan Otak Advanced
Skrining Pria & Wanita
16 Service/Item
Rp4.100.000
Skrining Kesehatan Otak
2 Service/Item
Rp3.000.000
TERPOPULER
Total Cholesterol / Kolesterol Total
Darah, Kolesterol
1 Service/Item
Rp63.900
TERPOPULER
LDL-Cholesterol Direct / Kolesterol LDL
Darah, Kolesterol
1 Service/Item
Rp112.500
TERPOPULER
HDL- Cholesterol Direct / Kolesterol HDL
Darah, Kolesterol
1 Service/Item
Rp72.900
TERPOPULER
Paket Cek Kolesterol
Darah, Gula/ Diabetes, Kolesterol
4 Service/Item
Rp319.500
Small Dense / Kolesterol Jahat
Kolesterol
1 Service/Item
Rp362.700






