Ini 6 Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil yang Wajib Diketahui
Ibu dan Anak

Ini 6 Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil yang Wajib Diketahui

03 September 2025 3 menit waktu baca
manfaat asam folat untuk ibu hamil

 

Sebagai upaya menjaga kesehatan tubuh dan janin, penting bagi calon ibu untuk memperhatikan kebutuhan nutrisinya sebaik mungkin. Asam folat adalah salah satu nutrisi yang sangat penting bagi ibu hamil.

 

Hal tersebut dikarenakan, terdapat sejumlah manfaat asam folat untuk ibu hamil jika tercukupi dengan baik, seperti mencegah anemia, menurunkan risiko preeklamsia, hingga mencegah cacat tabung saraf pada janin.

 

Mari simak ulasan berikut ini untuk mengenal pentingnya manfaat asam folat untuk ibu hamil serta tips memenuhinya.

 

Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil

 

Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B kompleks yang perlu dicukupi dengan baik oleh ibu hamil. Hal ini dikarenakan terdapat sejumlah manfaat asam folat untuk ibu hamil, di antaranya pembentukan sistem saraf janin, pembentukan plasenta, mencegah anemia, mencegah keguguran, hingga menurunkan risiko preeklamsia. Berikut penjelasan lengkapnya.

 

1. Membentuk Plasenta

 

Manfaat asam folat untuk ibu hamil yang pertama yaitu turut mengoptimalkan pembentukan plasenta di dalam kandungan. Plasenta merupakan lapisan yang terbentuk di area rahim selama masa kehamilan dan berfungsi mengalirkan oksigen serta nutrisi ke janin.

 

2. Menurunkan Risiko Preeklamsia

 

Preeklamsia adalah kondisi ketika tekanan darah ibu hamil meningkat dan disertai dengan kelebihan kadar protein di dalam urine. Meski penyebabnya belum diketahui secara pasti, terdapat dugaan bahwa preeklamsia dipicu oleh gangguan perkembangan plasenta.

 

Sebagai upaya mengoptimalkan pembentukan plasenta dan menurunkan risiko preeklamsia, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi asam folat yang cukup terutama saat usia kandungan telah memasuki trimester kedua.

 

3. Mengoptimalkan Produksi Sel Darah Merah

 

Asam folat adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan produksi sel darah merah di dalam tubuh. Oleh karenanya, konsumsi asam folat yang cukup dapat mengurangi risiko terjadinya anemia pada ibu hamil yang dapat menjadi faktor pemicu dari kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, serta perdarahan pasca melahirkan.

 

4. Mencegah Cacat Tabung Saraf pada Janin

 

Kekurangan asam folat pada ibu hamil berisiko menyebabkan gangguan kesehatan pada janin, salah satunya adalah cacat tabung saraf, seperti spina bifida dan anensefali.

 

Spina bifida merupakan kondisi yang ditandai dengan kelainan pada saraf tulang belakang. Spina bifida dapat meningkatkan risiko berbagai macam komplikasi pada bayi, seperti gangguan motorik, infeksi otak, hingga cacat permanen.

 

Sementara itu, anensefali adalah kelainan yang terjadi ketika bayi lahir tanpa sebagian otak dan tulang tengkorak. Kondisi dapat berakibat fatal karena berisiko menyebabkan kematian pada bayi setelah dilahirkan.

 

5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung Bawaan pada Janin

 

Selain cacat tabung saraf, kekurangan asam folat pada ibu hamil juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung bawaan pada janin. Karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan asam folat hariannya sebaik mungkin sebagai upaya mencegah berbagai kelainan bawaan pada janin.

 

6. Menurunkan Risiko Komplikasi Kehamilan

 

Manfaat konsumsi asam folat saat hamil berikutnya adalah dapat menurunkan risikomencegah keguguran, yaitu kondisi ketika janin mati di dalam kandungan. Selain itu, konsumsi asam folat yang cukup juga dapat menurunkan risiko komplikasi kehamilan lainnya, seperti gangguan perkembangan janin dan kelahiran prematur.



Tips Memenuhi Kebutuhan Asam Folat untuk Ibu Hamil

 

Kebutuhan asam folat untuk ibu hamil cenderung beragam sesuai dengan kondisi tubuh dan usia kehamilan. Namun, asupan asam folat yang umumnya dianjurkan bagi ibu hamil adalah sebesar 600 mikrogram per hari. Jika pernah melahirkan bayi dengan kondisi cacat tabung saraf, ibu hamil perlu mengonsumsi asam folat dengan dosis yang lebih tinggi, yaitu 4.000 mikrogram setiap hari.

 

Untuk memenuhinya, ibu hamil dapat menyediakan makanan yang mengandung asam folat tinggi dalam menu sehari-hari. Adapun sejumlah rekomendasi makanan tinggi asam folat untuk ibu hamil adalah sebagai berikut:

  • Sayuran hijau, seperti kangkung, bayam, dan seledri.
  • Kacang-kacangan, seperti lentil, kacang polong, dan kacang tanah.
  • Buah-buahan, seperti pepaya, anggur, jeruk, dan alpukat.
  • Hati sapi.
  • Telur.
  • Asparagus.

 

Selain itu, untuk memastikan kebutuhan harian asam folat terpenuhi, ibu hamil dapat mengonsumsi suplemen tambahan sesuai anjuran dokter. Apabila ingin mendapatkan pendampingan penuh selama kehamilan, Anda bisa memanfaatkan layanan NEST yang terdapat di Siloam Hospitals TB Simatupang dan Siloam Hospitals Sriwijaya.

 

NEST menyediakan layanan lengkap mulai dari kehamilan, persalinan, hingga pascapersalinan. Layanan ini juga menyediakan program prenatal care, seperti edukasi laktasi, nutrisi ibu hamil, dan senam hamil yang diberikan oleh perawat dan bidan profesional.

 

Nest Artikel Banner

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail