Berbagai Manfaat Jalan Kaki setelah Makan, Apa Saja?
Pola Hidup Sehat

Berbagai Manfaat Jalan Kaki setelah Makan, Apa Saja?

22 Agustus 2024 3 menit waktu baca
manfaat jalan kaki setelah makan

Pada dasarnya, jalan kaki merupakan aktivitas fisik yang disarankan untuk dilakukan secara rutin. Namun, bolehkah jalan kaki setelah makan? Sebetulnya aktivitas fisik ini bisa dilakukan kapan saja, termasuk setelah makan. Bahkan, menerapkan kebiasaan jalan kaki setelah makan juga bisa memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Untuk mengetahui manfaat jalan kaki setelah makan selengkapnya, Anda bisa menyimak artikel berikut ini.

 

Manfaat Jalan Kaki setelah Makan

 

Terdapat sejumlah manfaat jalan kaki setelah makan untuk kesehatan yang sayang jika dilewatkan, seperti membantu menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh, melancarkan proses pencernaan, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, serta menurunkan berat badan. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Membantu Menstabilkan Kadar Gula Darah dalam Tubuh

 

Manfaat jalan kaki setelah makan yang pertama adalah membantu menstabilkan kadar gula darah (glukosa) di dalam tubuh. Secara umum, kadar glukosa dapat meningkat secara signifikan pada 30–90 menit setelah makan. Untuk membantu mengendalikannya, cobalah berjalan kaki ringan setelah makan.

 

Aktivitas fisik, termasuk jalan kaki, dapat membantu tubuh dalam menggunakan hormon insulin secara efektif. Sebagai informasi, hormon insulin merupakan senyawa yang berfungsi mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

 

2. Melancarkan Proses Pencernaan

 

Manfaat jalan kaki untuk kesehatan, terlebih jika dilakukan setelah makan, selanjutnya adalah melancarkan proses pencernaan. Saat jalan kaki, tubuh akan bergerak secara konstan, sehingga dapat merangsang kontraksi otot di lambung dan usus. Dengan begitu, makanan menjadi lebih cepat bergerak melalui saluran pencernaan.

 

3. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

 

Setelah makan, ada kemungkinan terjadi peningkatan kadar kolesterol di dalam tubuh, terutama jika mengonsumsi gorengan atau makanan tinggi lemak. Berjalan kaki setelah makan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah, sehingga bisa mengurangi risiko terjadinya stroke hingga serangan jantung.

 

Oleh sebab itu, setiap individu disarankan berjalan kaki setelah makan secara rutin untuk meminimalkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular. Agar risiko penyakit kardiovaskular semakin minimal, melakukan jalan kaki setidaknya 3–5 kali seminggu dengan durasi 150 menit adalah aktivitas yang dianjurkan.

 

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

 

Bila dilakukan bersama dengan program diet yang sehat, terutama defisit kalori, jalan kaki setelah makan juga bisa membantu menurunkan berat badan. Sebab, berjalan kaki bisa membantu proses pembakaran kalori yang masuk ke dalam tubuh setelah makan.

 

Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of General Medicine mengatakan bahwa berjalan cepat selama 30 menit sesegera mungkin setelah makan siang dan makan malam dapat menurunkan berat badan lebih banyak, jika dibandingkan dengan berjalan kaki selama 30 menit yang dimulai 1 jam setelah makan. 

 

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Jalan Kaki setelah Makan

 

Bagi beberapa orang, jalan kaki setelah makan mungkin dapat menimbulkan sejumlah gangguan pencernaan, seperti nyeri perut terutama di bagian kanan atas, kembung, atau mual. Hal ini dapat terjadi karena aktivitas fisik tersebut bisa memengaruhi proses pencernaan makanan di dalam tubuh, terutama jika belum terbiasa melakukan aktivitas fisik.

 

Maka dari itu, jika ingin berjalan kaki, disarankan untuk memulai dari menunggu setidaknya 10–15 menit setelah makan. Anda juga dapat melakukan aktivitas fisik tersebut dengan perlahan selama kurang lebih 10 menit untuk memperoleh manfaatnya secara optimal.

 

Pada dasarnya, manfaat berjalan kaki setelah makan dapat diperoleh secara optimal jika dilakukan dengan tepat. Maka dari itu, pastikan untuk memberikan jeda waktu terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas fisik, termasuk jalan kaki, setelah mengonsumsi makanan agar tidak memicu gangguan pencernaan.

 

Namun perlu diingat, informasi di atas hanya bersifat edukasi dan tidak dapat menggantikan saran dari tenaga medis profesional. Oleh karenanya, jika ingin mengetahui saran penerapan gaya hidup sehat, seperti berjalan kaki setelah makan yang sesuai dengan kondisi Anda, silakan berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat. Dengan begitu, dokter dapat memberikan saran yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh pasien.


Agar lebih praktis, gunakan aplikasi MySiloam yang memungkinkan Anda untuk mencari informasi jadwal praktik, booking, dan membuat janji temu dengan dokter terkait. Selain itu, MySiloam juga bisa digunakan untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter pilihan secara online.

 

Aplikasi My Siloam (1)

Dokter Kami
dr-susianah-sarbana

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Susianah Sarbana

Kedokteran Umum

Dokter Umum


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-i-wayan-murtana-putra

Kunjungi Rumah Sakit

dr. I Wayan Murtana Putra

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals Denpasar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-inanto-widjaja

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Inanto Widjaja

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail