Mengenal Kolesterol LDL dan Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh
Pola Hidup Sehat

Mengenal Kolesterol LDL dan Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh

22 Agustus 2024 4 menit waktu baca
kolesterol LDL

Pada dasarnya, kolesterol terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu trigliserida, HDL, dan LDL. Kolesterol LDL adalah jenis kolesterol yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, utamanya penyakit jantung, jika kadarnya terlalu tinggi. Itulah sebabnya, kolesterol LDL disebut juga sebagai kolesterol jahat. Mari pahami lebih lanjut tentang kolesterol LDL melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Kolesterol LDL?

 

Kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh. Kolesterol dalam tubuh kita berasal dari dua sumber yaitu makanan dan hati. Sekitar seperempat kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh diproduksi oleh sel-sel hati untuk menghasilkan asam empedu. 

 

Pada dasarnya tubuh membutuhkan kolesterol untuk tetap sehat. Selain itu, tubuh juga memerlukan kolesterol guna membantu memproduksi hormon seks dan vitamin D, melancarkan sistem pencernaan, serta membangun jaringan tubuh.

 

Terdapat tiga jenis kolesterol di dalam tubuh, yaitu kolesterol HDL (high-density lipoprotein), LDL (low-density lipoprotein), dan trigliserida. Masing-masing memiliki peran dalam menjalankan beberapa fungsi tubuh.

 

Meski memiliki berbagai peran penting bagi tubuh, kadar kolesterol yang terlalu tinggi justru berdampak buruk terhadap kesehatan, terutama kolesterol LDL (low-density lipoprotein). Untuk itu, kadar kolesterol dalam tubuh perlu dijaga agar tidak melebihi batas normal.

 

Lipoprotein adalah partikel yang terbuat dari lemak dan protein yang berfungsi membawa kolesterol melalui aliran darah menuju organ atau jaringan yang membutuhkannya. LDL atau low-density lipoprotein mengandung sejumlah besar kolesterol dan sedikit protein.

 

Jadi, bisa disimpulkan bahwa kolesterol LDL adalah jenis kolesterol “jahat” yang bila kadarnya di dalam tubuh terlalu tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan stroke.

 

Faktor yang dapat Meningkatkan Kadar Kolesterol LDL

 

Kadar kolesterol LDL di dalam tubuh sebaiknya ada di tingkat rendah atau dapat ditoleransi oleh tubuh. Secara umum, kadar ideal untuk kolesterol LDL adalah kurang dari 100 mg/dL. Oleh karenanya, penting untuk menjaga kadar kolesterol normal dalam kisaran angkat tersebut guna mengurangi risiko penyakit jantung, seperti serangan jantung, maupun stroke.

 

Namun, kadar kolesterol LDL bisa meningkat jika seseorang tidak menjaga gaya hidup sehat, bisa juga karena beberapa faktor lain. Adapun sejumlah faktor yang bisa meningkatkan kadar kolesterol LDL adalah sebagai berikut:

 

  • Sering mengonsumsi makanan yang kurang sehat dan mengandung kadar lemak jenuh serta lemak trans yang tinggi, misalnya junk food.

  • Tidak pernah atau sangat jarang olahraga dan melakukan aktivitas fisik tertentu.

  • Obesitas.

  • Mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

  • Menderita penyakit tertentu, seperti penyakit ginjal, diabetes, hipertensi, atau HIV/AIDS.

  • Berusia tua.

  • Faktor genetik atau familial hypercholesterolaemia (FH). Pada kondisi ini, kadar kolesterol tetap tinggi meski sudah menerapkan pola hidup sehat.

 

Dahulu, kolesterol tinggi dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang tua. Padahal, kondisi ini tidak memandang usia. Anak muda pun dapat mengalami peningkatan kadar kolesterol LDL bila tidak menjaga pola hidupnya dengan baik.

 

Akibat Kadar Kolesterol LDL Tinggi

 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, peningkatan kadar kolesterol LDL perlu diwaspadai karena bisa memicu berbagai penyakit. Kolesterol tidak dapat larut di dalam darah, terlalu banyak kolesterol LDL akan menyebabkan penumpukan di dinding pembuluh darah (aterosklerosis).

 

Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya beberapa penyakit berikut ini:

 

  • Penyakit jantung koroner: Kondisi ketika dinding pembuluh darah arteri koroner mengalami sumbatan akibat penumpukan lemak, sehingga aliran darah ke jantung menjadi berkurang karena tersumbat. Kondisi ini bisa memicu terjadinya serangan jantung.

  • Penyakit arteri perifer: Terjadinya aterosklerosis dapat menyebabkan aliran darah ke tangan dan kaki berkurang.

  • Hipertensi: Tekanan darah tinggi terjadi bila penumpukan kolesterol menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit sehingga jantung perlu bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

  • Stroke: Pada kondisi ini pembuluh darah di otak tersumbat oleh penumpukan kolesterol sehingga aliran darah ke otak menjadi berkurang. Kurangnya pasokan darah di otak dapat menyebabkan stroke.

  • Aneurisma aorta: Tonjolan pada dinding aorta (arteri utama jantung) di area dinding arteri yang lemah.

  • Batu empedu: Kadar kolesterol LDL yang terlalu tinggi menyebabkan jumlah asam empedu meningkat di dalam kantung empedu dan berpotensi membentuk batu empedu.

 

Cara Menjaga Kadar Kolesterol LDL Normal

 

Menjaga kadar kolesterol normal bisa dimulai dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Pasalnya, langkah ini membawa pengaruh besar terhadap kadar kolesterol dalam tubuh. Adapun beberapa pola hidup sehat yang dapat Anda terapkan untuk mencegah naiknya kadar kolesterol LDL adalah sebagai berikut:

 

  • Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat dan menghindari makanan dengan kandungan lemak jenuh. Anda juga bisa menerapkan diet Mediterania yang diketahui dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

  • Menghindari atau menghentikan kebiasaan merokok.

  • Rutin berolahraga, minimal 3–5 kali dalam seminggu dengan durasi minimal 30–60 menit setiap sesi olahraga. Anda bisa memulainya secara perlahan, misalnya dengan durasi 10 menit per hari.

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Mengelola stres, misalnya dengan melakukan yoga atau meditasi.

 

Bagi Anda yang mengeluhkan kadar kolesterol tinggi dan ingin mencoba mengubah gaya hidup yang tepat, Anda bisa melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam  di Siloam Hospitals. Dokter kami akan memberikan saran perawatan dan gaya hidup yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

 

Kemudian, jika ingin melakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin, Anda dapat memesan paket cek kolesterol menggunakan aplikasi MySiloam. Selain itu, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk melakukan check in secara mandiri, mengantre secara virtual, hingga mengecek hasil pemeriksaan.

 

Digital Booking Laboratorium

 

Dokter Kami
dr-susianah-sarbana

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Susianah Sarbana

Kedokteran Umum

Dokter Umum


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-i-wayan-murtana-putra

Kunjungi Rumah Sakit

dr. I Wayan Murtana Putra

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals Denpasar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-inanto-widjaja

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Inanto Widjaja

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail