Pola Hidup Sehat
8 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan & Risiko Efek Sampingnya

Table of Contents
Kombucha adalah minuman fermentasi yang biasanya terbuat dari teh hijau atau hitam dan dicampur dengan gula. Produk ini dihasilkan dari simbiosis antara bakteri dan symbiotic culture of bacterial and yeast (SCOBY). Maka dari itu, kombucha juga sering dikenal dengan teh jamur.
Terdapat sejumlah manfaat kombucha yang membuatnya menjadi salah satu minuman teh yang banyak dikonsumsi, seperti membantu melindungi tubuh terhadap bakteri berbahaya dan menjaga kesehatan organ-organ penting. Namun, konsumsi kombucha juga memiliki risiko efek samping. Mari pelajari manfaat dan risiko efek samping kombucha selengkapnya melalui pembahasan di bawah ini.
Manfaat Kombucha
Kombucha merupakan minuman tradisional yang sudah ada sejak zaman tradisional. Pertama kali ditemukan di Tiongkok, kombucha kini telah merambah pasar internasional. Namun, sebenarnya apa saja manfaat kombucha bagi kesehatan tubuh? Berikut penjelasannya:
1. Membantu Menjaga Kesehatan Hati
Antioksidan dalam kombucha mampu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Meminum kombucha secara rutin dapat membantu mengurangi kerusakan hati akibat bahan kimia beracun.
2. Memperkuat Sistem Imun
Kombucha yang dibuat dari teh hijau atau teh hitam mengandung antioksidan alami yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, kandungan probiotik yang dihasilkan dari proses fermentasi pun membantu memperbaiki kesehatan pencernaan dan sistem imun tubuh.
3. Efek Antimikroba
Fermentasi yang dilakukan dalam proses pembuatan kombucha menghasilkan asam asetat. Zat ini biasanya ditemukan pada cuka. Seperti polifenol dalam teh, asam asetat dapat membasmi mikroorganisme, termasuk bakteri berbahaya. Sifat antibakteri kombucha pun juga dapat melindungi tubuh dari bakteri E. coli dan Salmonella typhi.
4. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Manfaat kombucha ini didapat dari kandungan teh, utamanya teh hijau, yang dapat mencegah terjadinya oksidasi partikel kolesterol LDL dan menyebabkan penyakit jantung. Menurut artikel yang dirilis dalam jurnal Advances of Nutrition (2020), seseorang yang mengonsumsi teh hijau cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung. Efek yang sama ini juga bisa didapatkan oleh seseorang yang mengonsumsi kombucha yang berbahan dasar teh hijau.
5. Membantu Menurunkan Gula Darah dan Berat Badan
Banyak manfaat kombucha sebenarnya didapat dari kandungan teh hijau, seperti membantu mengontrol berat badan. Probiotik yang didapatkan dari proses fermentasi kombucha juga mampu menyediakan bakteri baik untuk melancarkan pencernaan sehingga bisa membantu mengoptimalkan diet penurunan berat badan.
Selain itu, kombucha telah terbukti dapat membantu mengontrol kadar gula darah dengan menjaga kadar gula darah yang stabil. Kombucha juga dapat membantu mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan manis atau berkalori tinggi, yang berkontribusi pada penurunan berat badan.
Fermentasi kombucha menghasilkan enzim yang membantu memecah karbohidrat dan gula, sehingga menurunkan lonjakan gula darah yang sering memicu rasa lapar. Studi tahun 2023 menyatakan konsumsi kombucha menurunkan rata-rata kadar glukosa darah puasa pada penderita diabetes tipe II.
6. Mengurangi Risiko Peradangan
Salah satu manfaat kombucha adalah mengurangi risiko peradangan. Manfaat ini didapatkan dari sifat antiinflamasi di dalamnya. Peradangan merupakan reaksi tubuh terhadap infeksi. Namun, peradangan juga sering kali mengindikasikan penyakit atau gangguan yang parah, seperti asma, artritis, dan penyakit kardiovaskular. Maka dari itu, sifat antiinflamasi ini dapat membantu memperbaiki imun tubuh dan mencegah penyakit kronis.
7. Membantu Menncegah Kanker
Kombucha mengandung polifenol yang diduga memiliki sifat antikanker dan membantu menghambat mutasi gen serta pertumbuhan sel kanker. Konsumsi kombucha juga direkomendasikan karena adanya asam organik dan pH rendah yang mampu meningkatkan kemampuannya untuk memerangi sel kanker.
8. Melancarkan Detoksifikasi
Asam organik dalam kombucha dapat memberikan manfaat kesehatan berupa detoksifikasi tubuh dari racun. Detoksifikasi ini terjadi dalam darah dan organ tubuh lainnya, seperti hati, lambung, usus kecil, dan usus besar.
Risiko Efek Samping Kombucha
Secara umum, kombucha aman bagi kesehatan apabila disiapkan, disimpan, dan dikonsumsi dalam takaran yang aman. Namun, pada beberapa kasus, kombucha mungkin saja dapat mengandung patogen bawaan makanan akibat ketidaksterilan peralatan dan kualitas SCOBY yang tidak terjamin.
Konsumsi kombucha yang sangat berlebihan pun juga berisiko menimbulkan sejumlah masalah, seperti asidosis laktat. Akumulasi asam dalam darah ini membahayakan kesehatan dan rentan dialami oleh orang-orang dengan imun lemah, peminum berat, dan wanita hamil.
Manfaat kombucha di atas memang pantas dipertimbangkan untuk meningkatkan kesehatan tubuh, namun risiko efek sampingnya juga perlu diperhatikan. Untuk mengetahui saran terkait konsumsi kombucha yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals terdekat.
Untuk memudahkan konsultasi dengan dokter, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam. Aplikasi ini dapat membantu Anda untuk mengetahui jadwal praktik dokter, membuat janji temu, dan mengecek hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh MySiloam dan gunakan berbagai fiturnya untuk memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
National Library of Medicine. Kombucha: Perceptions And Future Prospects. Diakses pada 2024 | Healthline. 7 Evidence-Based Health Benefits Of Kombucha. Diakses pada 2024 | WebMD. Kombucha Health Benefits And Risks. Diakses pada 2024 | MDPI. Kombucha Healthy Drink—Recent Advances in Production, Chemical Composition And Health Benefits. Diakses pada 2024 | National Library of Medicine. Dose-Response Relation Between Tea Consumption And Risk Of Cardiovascular Disease And All-Cause Mortality: A Systematic Review And Meta-Analysis Of Population-Based Studies. Diakses pada 2024 | IJMA: International Journal Mathla’ul Anwar of Halal Issues. Narrative Review: Kombucha's Potential As A Raw Material For Halal Drugs And Cosmetics In A Biotechnological Perspective. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini






