Kesehatan Tubuh
Kenali Penyebab Mata Bintitan, Gejala, dan Pengobatannya

Table of Contents
Jika Anda pernah menemukan benjolan kecil berwarna merah di sekitar tepi kelopak mata dan terasa sakit, maka kemungkinan besar Anda mengalami bintitan. Bintitan adalah gangguan pada mata yang cukup umum terjadi.
Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahui apa sebenarnya penyebab mata bintitan.
Bahkan beberapa mengaitkan bintitan dengan mitos seperti suka mengintip. Benarkah demikian? Simak informasi lengkapnya di artikel ini. Terdapat penjelasan mulai dari penyebab, gejala hingga cara mengobati mata bintitan.
Apa itu Bintitan?
Sebenarnya, apa itu bintitan?
Jadi, bintitan adalah infeksi yang menimbulkan pembengkakan pada kelopak mata.
Selain membengkak, bintitan adalah kondisi yang disertai dengan rasa perih dan kemerahan pada lapisan mata.
Istilah medis dari bintitan adalah hordeolum.
Ada banyak mitos yang sering kali dikaitkan dengan bintitan. Beberapa orang mempercayai bintitan adalah hal yang disebabkan kebiasaan suka mengintip.
Mitos lain juga mengatakan bahwa bintitan bisa menular jika orang lain melihat mata yang terinfeksi tersebut.
Untuk meluruskannya, kedua mitos tersebut merupakan hal yang tidak tepat.
Mata bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri karena kotornya area mata.
Selain itu, bintitan juga tidak bisa menular jika hanya dengan bertatapan saja. Melainkan, penularan bintitan ini terjadi jika Anda bersentuhan secara langsung dengan cairan bintitan.
Baca juga: 3 Jenis Konjungtivitis pada Anak Berdasarkan Penyebab
Penyebab Mata Bintitan
Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, penyebab mata bintitan adalah karena infeksi dari bakteri.
Lebih tepatnya, bakteri yang memicu infeksi ini yaitu Staphylococcus aureus.
Kotoran serta minyak yang menumpuk di kelopak atau lubang akar bulu mata memicu berkembang bakteri tersebut.
Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang bisa memicu terjadinya mata bintitan, di antaranya:
- Sering kali menyentuh mata secara langsung menggunakan tangan yang kotor.
- Tidak membersihkan wajah dari sisa make-up sebelum tidur.
- Menderita atau memiliki riwayat penyakit rosacea (kulit wajah mudah meradang) dan blefaritis (peradangan kronis di kelopak mata).
- Menggunakan kosmetik yang sudah kedaluwarsa.
- Menderita penyakit diabetes.
Gejala Bintitan
Gejala bintitan yang biasanya akan dirasakan oleh penderitanya antara lain:
- Area kelopak mata terasa gatal dan berair
- Merasa seperti ada sesuatu yang mengganjal pada mata
- Munculnya benjolan di area kelopak mata, baik kelopak mata bagian atas maupun bawah.
- Benjolan yang muncul berwarna kemerahan dan nyeri.
Cara Mengobati Mata Bintitan
Mata bintitan adalah kondisi yang umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Lama waktu penyembuhan bintitan ini kurang lebih sekitar 1 sampai 2 minggu.
Hal yang perlu diingat adalah hindari memencet serta memecahkan bintitan dengan tangan. Sebab, hal tersebut bisa menyebabkan infeksi jadi menyebar.
Walau begitu, ada beberapa cara menghilangkan bintitan di mata yang dapat Anda lakukan secara mandiri.
Benar, Anda bisa mengompres kelopak mata yang terinfeksi menggunakan handuk yang telah direndam air hangat selama 5-10 menit.
Lakukan cara menyembuhkan mata bintitan satu ini sebanyak 2 sampai 4 kali sehari.
Anda juga disarankan untuk menjaga kebersihan mata terlebih saat sedang mengalami bintitan ini.
Sebaiknya, hindari penggunaan kosmetik mata serta lensa kontak hingga bintitan sudah hilang sepenuhnya.
Apabila bintitan menimbulkan rasa nyeri, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol yang dijual bebas di apotek. Namun, konsumsinya tetap harus sesuai anjuran yang tertera, ya.
Jika bintitan tetap terasa nyeri dan tidak kunjung sembuh, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk diberikan penanganan medis secara tepat.
Baca juga: Waspada! Bahaya Skleritis pada Mata
Cara Mencegah Bintitan
Untuk mencegah terjadinya bintitan, Anda dapat menerapkan beberapa cara berikut ini:
- Cuci tangan terlebih dahulu sebelum ingin menyentuh mata.
- Sterilkan lensa kontak jika ingin digunakan.
- Perhatikan waktu kedaluwarsa kosmetik yang digunakan.
- Bersihkan wajah di malam hari sebelum tidur.
- Gunakan kacamata pelindung saat pergi ke tempat yang berdebu, seperti jalan raya, dan lain sebagainya.
- Hindari menggaruk mata. Hal tersebut dapat memicu terjadinya infeksi.
Dari penjelasan di atas, tentunya sekarang Anda menjadi lebih paham tentang bintitan. Jadi, kabar yang menyatakan bahwa penyebab mata bintitan karena suka mengintip hanyalah mitos belaka, ya.
Bintitan adalah kondisi yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Di mana, gangguan mata ini biasanya dapat sembuh sendiri dalam beberapa waktu atau di beberapa kasus akan membutuhkan tindakan dokter.
Apabila Anda merasakan beberapa gejala bintitan, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh diagnosis yang tepat. Langsung saja datang ke Siloam Hospitals terdekat di kota Anda dengan membuat janji temu secara online terlebih dahulu.
Anda juga dapat memanfaatkan layanan telekonsultasi lewat aplikasi MySiloam yang bisa dilakukan kapan dan di mana pun Anda berada. Unduh aplikasinya sekarang juga, yuk!
Baca juga: Cara Mengatasi Mata Lelah Akibat Gawai
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini







