Kesehatan Tubuh
Abses Hati: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Table of Contents
Liver abscess atau abses hati adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya kantong berisi nanah pada organ hati (liver). Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, parasit, maupun jamur. Lantas, apa saja gejala abses hati yang perlu diwaspadai dan bagaimana dengan pengobatannya? Mari simak informasinya dalam pembahasan di bawah ini.
Apa itu Abses Hati?
Seperti yang telah dijelaskan, abses hati adalah kantong berisi nanah yang terbentuk di organ hati. Kondisi ini bisa terjadi akibat cedera hati, maupun karena infeksi intraabdomen yang menyebar melalui pembuluh darah besar di hati. Secara umum, liver abscess lebih sering dialami oleh pria, namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada wanita.
Penyebab Abses Hati
Berdasarkan penyebab yang mendasarinya, liver abscess dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan penyebabnya, misalnya pyogenic liver abscess, amoebic liver abscess, dan fungal liver abscess. Pyogenic liver abscess adalah jenis abses hati yang disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti E. coli, Klebsiella, Streptococcus sp., dan Staphylococcus sp.
Sementara itu, amoebic liver abscess terjadi akibat infeksi ameba (amoeba). Infeksi ameba disebabkan oleh Entamoeba histolytica yang berasal dari sistem pencernaan, dan masuk ke hati melalui pembuluh darah besar hati.
Lalu, meski jarang terjadi, abses hati juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur, yang disebut sebagai fungal liver abscess. Penyebabnya seperti jamur Candida atau Aspergillus. Umumnya kondisi ini terjadi pada orang dengan sistem imun tubuh yang lemah, seperti pada individu yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, kanker, autoimun, atau HIV.
Di sisi lain, sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami liver abscess adalah sebagai berikut:
-
Faktor usia. Abses hati lebih berisiko dialami oleh seseorang berusia di antara 40–60 tahun.
-
Menderita radang usus buntu (apendisitis).
-
Menderita gangguan saluran empedu, seperti:
-
Striktur (penyempitan) saluran empedu.
-
Kelainan kongenital yang memengaruhi struktur saluran empedu.
-
Trauma atau cedera pada organ hati. Misalnya, trauma akibat luka tusuk di area perut.
Gejala Abses Hati
Abses hati sering kali sulit dideteksi karena menimbulkan gejala yang tidak terlalu jelas dan menyerupai kondisi medis lainnya. Namun, terdapat beberapa gejala yang kerap dialami oleh penderita abses hati. Beberapa gejala tersebut, di antaranya:
-
Merasa tidak enak badan.
-
Merasa sangat lelah.
-
Kehilangan nafsu makan.
-
Penurunan berat badan.
-
Demam.
-
Menggigil.
-
Nyeri perut, terutama di daerah kanan atas.
-
Mual atau muntah.
-
Urine berwarna gelap.
Diagnosis Abses Hati
Untuk menegakkan diagnosis abses hati, dokter pertama-tama akan melakukan wawancara medis (anamnesis) terkait dengan keluhan dan riwayat kesehatan pasien. Dokter juga mungkin akan menanyakan terkait pekerjaan, riwayat perjalanan, daerah asal atau tempat tinggal, infeksi yang baru-baru ini diderita, serta jenis obat-obatan yang dikonsumsi dalam beberapa waktu terakhir maupun dikonsumsi secara rutin..
Pemeriksaan fisik juga diperlukan dengan mengevaluasi kondisi pasien secara keseluruhan. Dokter juga dapat melakukan beberapa pemeriksaan penunjang untuk membantu mengonfirmasi diagnosis liver abscess. Beberapa pemeriksaan penunjang tersebut, di antaranya:
-
Tes darah, untuk menilai fungsi hati dan mendeteksi keberadaan bakteri, ameba, atau jamur yang menyebabkan infeksi.
-
Pemeriksaan feses, terutama apabila dokter mencurigai abses hati disebabkan oleh infeksi ameba.
-
Pemeriksaan nanah. Dalam pemeriksaan ini, dokter dapat mengambil sampel nanah dari abses dengan memasukkan jarum halus melalui perut.
Pengobatan Abses Hati
Pengobatan abses hati dapat dilakukan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Selain itu, prosedur pengobatan kondisi ini juga perlu disesuaikan dengan jumlah abses dan ukuran kantong berisi nanah tersebut. Adapun beberapa metode yang umum digunakan untuk menangani liver abscess adalah:
-
Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti antibiotik untuk menangani infeksi bakteri dan kortikosteroid guna membantu meredakan peradangan pada hati.
-
Drainase abses, dilakukan dengan memasukkan jarum khusus melalui perut menuju lokasi abses di hati (untuk mengetahui lokasi abses, dokter biasanya akan menggunakan CT scan atau MRI). Kemudian, dokter akan menyedot cairan nanah menggunakan jarum tersebut.
-
Prosedur pembedahan, untuk mengangkat abses.
Komplikasi Abses Hati
Liver abscess sering kali disebabkan oleh infeksi. Maka dari itu, apabila tidak segera ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa merusak jaringan di sekitarnya dan memicu sepsis (reaksi ekstrem dari sistem imun tubuh terhadap suatu infeksi). Bahkan, pada kasus yang serius, hal tersebut bisa menyebabkan kematian.
Penting untuk diketahui bahwa penyebab dan gejala yang disebutkan di atas tidak secara spesifik mewakili liver abscess. Dengan kata lain, penyebab dan gejala tersebut juga bisa terjadi pada kondisi medis atau penyakit lainnya.
Oleh karenanya, jika mengalami gejala-gejala yang dicurigai sebagai liver abscess, penting untuk segera memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.
Sebagai informasi, setiap tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait dengan kondisi ini dapat berbeda di setiap rumah sakit, tergantung pada fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan memastikan prosedur medis yang dilakukan sesuai dengan kondisi medis pasien.
Selain itu, Anda juga dapat memesan paket Cek Fungsi Hati dari Siloam Hospitals sebagai upaya menjaga kesehatan serta deteksi dini berbagai masalah kesehatan yang terkait dengan gangguan hati. Paket tersebut dapat dipesan secara online menggunakan aplikasi MySiloam.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Feme Faeces / Feses Lengkap
Feses, Pencernaan
1 Service/Item
Rp144.900
TERPOPULER
Paket Cek Fungsi Hati
Darah, Hati/ Liver, Hepatitis
4 Service/Item
Rp261.000
TERPOPULER
CT Scan Perut Atas/Upper Abdomen (Non Kontras)
CT Scan
Rp2.079.000
TERPOPULER
Complete Blood Count + Diff / Pemeriksaan Darah Lengkap
1 Service/Item
Rp123.300
TERPOPULER
USG Upper Abdomen
USG
Rp578.000







