Dipstick Test, Pemeriksaan untuk Deteksi Gangguan Metabolik
Kesehatan Tubuh

Dipstick Test, Pemeriksaan untuk Deteksi Gangguan Metabolik

08 Juli 2025 4 menit waktu baca
mengenal Dipstick test

 

Pemeriksaan kesehatan menggunakan sampel urine menjadi salah satu metode yang paling umum dilakukan dan tidak invasif untuk mendeteksi berbagai kondisi medis. Pemeriksaan urine ini tersedia dalam berbagai metode, salah satunya adalah dipstick test. Tes ini menawarkan hasil yang cepat, praktis, dan relatif murah, sehingga dapat menjadi pilihan utama dalam melakukan evaluasi awal berbagai gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran kemih.

 

Prosedurnya pun cukup sederhana, yaitu dengan mencelupkan strip khusus ke dalam wadah berisi sampel urine pasien. Mari pahami lebih lanjut mengenai apa itu dipstick test, apa saja fungsinya, cara kerja, hingga interpretasi hasilnya pada ulasan di bawah ini.

 

Apa Itu Dipstick Test?

 

Dipstick test atau tes strip urine adalah salah satu metode tes urine yang digunakan untuk mendeteksi adanya abnormalitas dalam sampel urine pasien. Tes ini dilakukan dengan mencelupkan strip plastik kecil yang memiliki beberapa area reagen kimia ke dalam sampel urine. Setiap area pada strip ini dirancang untuk merespons zat tertentu, seperti glukosa, protein, darah, nitrit, dan lain sebagainya.

 

Fungsi Dipstick Test

 

Fungsi utama dipstick test adalah untuk skrining awal berbagai gangguan metabolik dan infeksi. Urine mengandung zat sisa metabolisme yang tidak diperlukan oleh tubuh. Dalam beberapa kondisi, zat yang tidak seharusnya terkandung dalam urine gagal terserap kembali dengan baik dalam proses pembentukan urine pada organ ginjal, sehingga dapat menyebabkan zat tersebut masuk terdeteksi di sampel urine. Beberapa fungsi pemeriksaan dipstick test adalah sebagai berikut:

 

  • Pemeriksaan rutin kehamilan untuk mendeteksi kadar glukosa, protein, atau tanda-tanda infeksi bakteri.

  • Pemeriksaan skrining awal diabetes.

  • Mengevaluasi dugaan infeksi saluran kemih.

  • Mendeteksi keberadaan darah dalam urine (hematuria).

 

Cara Melakukan Urine Dipstick Test

 

Dipstick test merupakan prosedur pemeriksaan yang tergolong mudah dan cepat dilakukan. Adapun langkah-langkah untuk melakukan urine dipstick test adalah:

 

  • Pengumpulan sampel urine. Pasien akan diminta mengumpulkan urine dalam wadah steril, biasanya dengan menggunakan metode midstream clean catch untuk meminimalkan kontaminasi. Sampel perlu dalam kondisi segar, tidak didiamkan terlalu lama pada suhu ruangan atau terkena udara.

  • Pencelupan strip. Strip uji dicelupkan ke dalam sampel urine selama beberapa detik, kemudian diangkat dan dibiarkan bereaksi dengan udara.

  • Menunggu perubahan warna. Setiap kotak indikator pada strip akan berubah warna dalam waktu tertentu, biasanya membutuhkan waktu sekitar 30–120 detik tergantung parameter yang diuji.

  • Membandingkan dengan skala warna. Warna yang muncul pada strip kemudian dibandingkan dengan skala referensi yang tersedia pada kemasan strip untuk menentukan hasilnya. Perubahan warna yang terjadi setelah beberapa menit pertama dapat diabaikan.

 

Cara Membaca Hasil Dipstick Test

 

Pada dasarnya, hasil pemeriksaan dipstick test bersifat semi-kuantitatif. Dalam hal ini, hasilnya tidak memberikan angka pasti, melainkan berbentuk kisaran nilai berdasarkan perubahan warna yang terjadi pada strip. Jadi, hasil pemeriksaannya dapat dilihat dari intensitas warna yang muncul pada setiap indikator dalam strip.

 

Intensitas warna tersebut dapat disesuaikan dengan skala referensi pada setiap parameter dalam hasil dipstick test untuk membantu dokter dalam memahami apakah hasil tes ini masih dalam batas normal atau mengindikasikan adanya gangguan kesehatan tertentu.

 

Hasil Pemeriksaan Dipstick Test

 

Informasi yang ditunjukkan dalam hasil pemeriksaan dipstick test bisa memberikan arahan penting mengenai kondisi kesehatan seorang pasien. Adapun beberapa parameter yang dapat diketahui melalui dipstick test, di antaranya sebagai berikut:

 

  • pH urine: Menunjukkan tingkat keasaman atau kebasaan urine. Nilai pH normal urine berkisar antara 4,5-8.

  • Leukosit dan nitrit: Menunjukkan kemungkinan infeksi saluran kemih karena adanya bakteri. Nitrit muncul dalam urine ketika terdapat bakteri dalam urine yang mengubah nitrat menjadi nitrit.

  • Protein: Kelebihan protein dalam urine bisa menjadi tanda awal beberapa penyakit ginjal dan salah satu tanda preeklamsia pada ibu hamil.

  • Glukosa: Adanya glukosa pada urine bisa menunjukkan kemungkinan diabetes yang tidak terkontrol. Selain itu, glukosa juga dapat ditemukan dalam urine tanpa diabetes atau disebut glukosuria ginjal familial, yaitu kondisi medis genetik yang diwariskan.

  • Keton: Biasanya muncul pada urine penderita diabetes tipe 1 yang dapat mengindikasikan kondisi ketoasidosis diabetik. Hasil ini menunjukkan keadaan darurat yang serius dan perlu penanganan medis.

  • Darah (hematuria): Dipstick test bisa menjadi salah satu metode yang cepat dan relatif sensitif untuk mendeteksi hematuria yang kerap menjadi tanda infeksi hingga kanker pada kandung kemih maupun ginjal.

  • Bilirubin dan urobilinogen: Menunjukkan adanya gangguan fungsi hati atau hemolisis (proses kerusakan sel darah merah) jika hasilnya menunjukkan kadar yang tinggi.

 

Penting untuk diingat bahwa dipstick test bukan alat diagnostik final. Biasanya, melalui suatu sampel urine, dokter dapat memperoleh berbagai informasi awal untuk menentukan apakah pasien membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Dalam hal ini, dipstick test hanya memberikan gambaran awal yang perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium yang lebih lengkap.

 

Di samping itu, perlu dipahami pula bahwa dipstick test umumnya direkomendasikan oleh dokter ketika pasien membutuhkannya, misalnya untuk mendiagnosis kondisi medis tertentu. Dokter tentu akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien guna memastikan apakah pasien memenuhi syarat untuk menjalani tindakan ini.

 

Oleh karenanya, jika Anda mengalami keluhan terkait kondisi kesehatan tertentu, seperti masalah yang berkaitan dengan fungsi sistem saluran kemih, dan merasa membutuhkan pemeriksaan dipstick test, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.

 

Anda juga dapat menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengetahui jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Unduh aplikasi MySiloam sekarang dan nikmati berbagai fiturnya untuk memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

BPAC. Interpreting Urine Dipstick Tests in Adults: A Reference Guide for Primary Care. Diakses pada 2025 | Healthline. What Normal (and Abnormal) Urine Test Results Reveal. Diakses pada 2025 | Cleveland Clinic. Urinalysis. Diakses pada 2025 | Patient. Urine Dipstick Test. Diakses pada 2025 |

Cari paket kesehatan

TERPOPULER

Alcohol Urine (Alkohol Urin)

info

1 Service/Item


Rp279.000

TERPOPULER

Complete Urinalysis (Chem & Sed) / Urine Lengkap

info

Infeksi, Skrining Ginjal, Urin

1 Service/Item

home service icon


Rp76.500

TERPOPULER

Routine Test / Urine Rutin (Protein, Glukosa, Sedimen)

info

Infeksi, Skrining Ginjal, Urin

1 Service/Item

home service icon


Rp63.000

TERPOPULER

Calcium Urine / Kalsium Urine

info

1 Service/Item


Rp146.700

Chloride Urine / Urine Klorida

info

1 Service/Item


Rp126.900

Creatinine Urine / Urin Kreatinin

info

1 Service/Item


Rp72.000

TERPOPULER

Glucose Urine Ad Random / Glukosa Urine Acak

info

1 Service/Item


Rp45.000

TERPOPULER

Glucose Urine Fasting / Glukosa Puasa

info

1 Service/Item


Rp44.100

Micro-Albumin Urine / Mikroalbuminuria

info

1 Service/Item


Rp295.200

Nicotine (Continine) Urine) / Nikotin (kotinin) Urin

info

1 Service/Item


Rp62.100

Osmolaritas Urine

info

1 Service/Item


Rp150.000

Phospor Anorganic Urine / Fosfor Anorganik Urin

info

1 Service/Item


Rp144.000

TERPOPULER

Potassium Urine / Potasium Urin

info

1 Service/Item


Rp123.300

Protein Urine Ad Random / Protein Urine Acak

info

1 Service/Item


Rp247.500

Protein Urine Quantitative / Protein Urine Kuantitatif

info

1 Service/Item


Rp289.800

Screening Urine (Protein, Glucose)

info

1 Service/Item


Rp77.400

TERPOPULER

Sodium Urine

info

1 Service/Item


Rp111.600

Ureum Urine

info

1 Service/Item


Rp70.200

TERPOPULER

Uric Acid Urine / Asam Urat

info

1 Service/Item


Rp55.157

message

ArticleDetail