Kesehatan Tubuh
Fraktur Salter-Harris, Patah Tulang yang Kerap Terjadi pada Anak-Anak!

Table of Contents
Fraktur Salter-Harris adalah patah tulang pada lempeng pertumbuhan tulang anak. Kondisi ini dapat terjadi pada tulang panjang mana pun, mulai dari tulang tungkai hingga jari. Sangat penting untuk mendiagnosis fraktur ini sejak dini karena dapat memengaruhi pertumbuhan anak. Pahami dan waspadai gejalanya dengan menyimak ulasan di bawah ini sampai tuntas.
Apa itu Fraktur Salter-Harris?
Fraktur Salter-Harris adalah fraktur (patah tulang) yang hanya terjadi pada tulang anak-anak yang sedang berkembang. Kondisi ini cukup umum terjadi, biasanya di pergelangan tangan, jari, dan tungkai bawah (tulang kering dan betis) karena trauma atau penggunaan berlebihan (overuse). Oleh karenanya, fraktur Salter-Harris lebih sering dialami oleh atlet anak, seperti pelempar bola atau pesenam.
Fraktur ini dapat memengaruhi pertumbuhan anak dengan merusak lempeng pertumbuhan di ujung tulang. Lempeng pertumbuhan merupakan cakram halus yang terbuat dari tulang rawan yang terdapat di ujung tulang panjang anak-anak, tempat pertumbuhan terjadi.
Apabila fraktur pada lempeng pertumbuhan tidak ditangani dengan baik atau tepat waktu, anggota badan, pergelangan tangan, atau jari anak bisa menjadi tidak sama panjang atau bengkok. Terdapat beberapa jenis fraktur Salter-Harris, di antaranya sebagai berikut:
-
Tipe I: Fraktur yang menembus lempeng pertumbuhan. Jenis fraktur ini lebih umum terjadi pada anak-anak yang berusia lebih muda dan biasanya tidak memengaruhi pertumbuhan anak.
-
Tipe II: Fraktur yang menembus bagian lebar dari tulang panjang dan lempeng pertumbuhan tetapi tidak memengaruhi ujung tulang. Jenis ini adalah yang paling umum ditemui dan biasanya terjadi pada anak-anak berusia 10 tahun ke atas. Pertumbuhan anak biasanya tidak terpengaruh akibat jenis fraktur ini dan penyembuhannya pun cepat.
-
Tipe III: Jenis ini menembus bagian ujung tulang panjang serta lempeng pertumbuhan tetapi tidak memengaruhi batang tulang. Jenis fraktur ini biasanya terjadi pada anak-anak berusia lebih dari 10 tahun. Dibandingkan dengan tipe I dan II, tipe III lebih mungkin menyebabkan kecacatan kronis (jangka panjang), karena dapat memengaruhi sendi anak. Prosedur pembedahan umumnya diperlukan untuk menangani fraktur ini.
-
Tipe IV: Fraktur jenis ini menembus lempeng pertumbuhan, bagian yang lebar dan ujung tulang panjang. Seperti tipe III, tipe IV bisa memengaruhi pertumbuhan anak, persendian, serta menyebabkan kecacatan kronis pada anak. Pembedahan mungkin diperlukan untuk menangani fraktur ini.
-
Tipe V: Jenis fraktur Salter-Harris yang paling langka. Ini terjadi ketika lempeng pertumbuhan tertekan atau hancur. Mengingat cederanya yang parah, hal ini dapat menyebabkan pengerasan lempeng pertumbuhan yang mengakibatkan pertumbuhan tulang terhenti. Jenis fraktur ini juga dapat membuat anggota tubuh menjadi bengkok atau tulang memiliki panjang yang tidak sama.
Penyebab Fraktur Salter-Harris
Fraktur Salter-Harris bisa terjadi akibat kecelakaan, seperti jatuh atau tabrakan mobil selama masa pertumbuhan (growth spurt). Selain itu, gerakan yang sama dan berulang pada tulang dapat memberikan tekanan pada tulang, seperti saat anak-anak berlatih sebagai pesenam, pelempar, atau pelari jarak jauh.
Pasalnya, anak-anak yang lebih aktif lebih rentan mengalami cedera pada lempeng pertumbuhan karena ligamen (jaringan yang menghubungkan antar tulang) serta kapsul sendi di sekitarnya lebih kuat dan stabil dibandingkan lempeng pertumbuhan itu sendiri. Ligamen dan kapsul sendi dapat menahan beban eksternal yang lebih besar pada sendi dibandingkan dengan lempeng pertumbuhan itu sendiri.
Oleh karena itu, tekanan yang besar pada sendi lebih cenderung merusak lempeng pertumbuhan daripada ligamen atau kapsul sendi. Setelah masa pertumbuhan selesai dan lempeng pertumbuhan menyatu (tertutup), cedera mungkin akan lebih sering terjadi pada jaringan lunak, seperti ligamen, tendon, dan tulang bagian tengah.
Gejala Fraktur Salter-Harris
Secara umum, fraktur Salter-Harris dapat menimbulkan beberapa gejala atau tanda berikut ini:
-
Area di atas lempeng pertumbuhan terasa nyeri, terutama saat disentuh.
-
Pembengkakan di area yang diduga terjadi fraktur.
-
Ketidakmampuan untuk menopang berat badan di area yang terdampak.
-
Ketidakmampuan untuk menggerakkan area tubuh yang terdampak.
Diagnosis Fraktur Salter-Harris
Dalam proses penegakan diagnosis, dokter akan terlebih dahulu melakukan anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui tentang gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan fisik. Jika diduga terjadi fraktur, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang untuk mengonfirmasi diagnosis. Pemeriksaan tersebut, di antaranya:
-
Sinar-X.
-
CT scan dan MRI, mungkin diperlukan untuk membantu mengonfirmasi atau menggambarkan kondisi fraktur lebih lanjut bila hasil pemeriksaan sinar-X meragukan.
Pengobatan Fraktur Salter-Harris
Penanganan fraktur Salter-Harris tergantung dari jenis fraktur yang dialami anak. Biasanya, fraktur tipe I dan II ditangani dengan prosedur reduksi tertutup, seperti gips dan belat (splint), untuk mengembalikan tulang ke tempatnya tanpa pembedahan. Sementara itu, fraktur tipe III dan IV mungkin memerlukan prosedur pembedahan reduksi terbuka atau fiksasi internal.
Dalam prosedur reduksi terbuka, dokter spesialis bedah akan mengembalikan potongan tulang ke tempat seharusnya. Prosedur fiksasi internal kemudian digunakan untuk menyambungkan kembali potongan tulang menggunakan sekrup, paku, dan kawat.
Fraktur tipe V sulit terdiagnosis sehingga cenderung memerlukan waktu cukup lama untuk menentukan apakah pasien mengalami jenis fraktur ini. Namun, setelah mengonfirmasi diagnosis, dokter perlu segera membuat rencana pengobatan karena jenis fraktur ini paling mungkin menghambat pertumbuhan anak.
Sebagai informasi, penyebab serta gejala yang disebutkan di atas tidak secara spesifik mewakili fraktur Salter-Harris. Dengan kata lain, penyebab dan gejala tersebut bisa saja terjadi pada kondisi medis lainnya, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Ortopedi di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat.
Penting untuk diketahui bahwa informasi dalam artikel ini hanya ditujukan sebagai edukasi dan tidak dapat digunakan untuk menggantikan diagnosis ataupun saran penanganan dari dokter. Tahapan pemeriksaan dan penanganan yang anak Anda jalani terkait kondisi ini mungkin saja berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
MSD Manual. Growth Plate Fractures. Diakses pada 2024 | StatPearls Publishing. Salter-Harris Fracture. Diakses pada 2024 | WebMD. What Is a Salter-Harris Fracture?. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini






