Pola Hidup Sehat
Mengenal Jantung Atlet (Athlete’s Heart) dan Penyebabnya

Table of Contents
Athlete’s heart atau jantung atlet adalah istilah yang menggambarkan perubahan struktural dan fungsional pada jantung orang yang melakukan aktivitas fisik secara intens dalam jangka waktu lama. Kondisi ini tergolong normal terjadi dan tidak dikategorikan sebagai gangguan kesehatan. Untuk mengenal apa itu jantung atlet selengkapnya, Anda dapat membaca artikel berikut ini sampai tuntas.
Apa itu Jantung Atlet (Athlete’s Heart)?
Jantung atlet adalah istilah untuk perubahan struktural dan fungsional organ jantung pada seseorang yang aktif berolahraga setidaknya selama satu jam setiap harinya. Hal ini merupakan kondisi yang terjadi secara alami dan tidak perlu dikhawatirkan, karena biasanya tidak menimbulkan gejala tertentu (asimtomatik). Namun, detak jantung atlet mungkin cenderung tidak teratur saat sedang beristirahat dan akan teratur ketika berolahraga.
Pada dasarnya, tubuh akan membutuhkan lebih banyak oksigen saat sedang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang intens. Untuk memenuhi kebutuhan oksigen tersebut, ventrikel kiri jantung akan memompa darah yang kaya oksigen lebih banyak untuk dikirimkan ke seluruh tubuh.
Pada kondisi tersebut jika kondisi tersebut terjadi dalam jangka panjang, ukuran ventrikel kiri jantung dapat membesar,otot jantung dapat menebal, dan ruang jantung melebar. Perubahan struktur jantung inilah yang disebut sebagai athlete’s heart.
Athlete’s heart sendiri merupakan bentuk adaptasi fisiologis tubuh terhadap kebutuhan oksigen yang meningkat akibat latihan olahraga yang sistematis, seperti olahraga yang membutuhkan endurance atau ketahanan seperti berlari, berenang, angkat beban, dan cycling.
Penyebab Jantung Atlet
Penyebab utama terjadinya athlete's heart adalah latihan ketahanan atau latihan kekuatan yang intens. Secara umum, latihan ketahanan dapat meningkatkan ukuran dan ketebalan dinding ventrikel kiri seorang atlet. Secara umum, athlete’s heart kerap dialami oleh seorang atlet pada beberapa jenis olahraga ini:
-
Mendayung.
-
Renang.
-
Cross-country skiing.
-
Bersepeda.
Diagnosis Jantung Atlet
Perlu diketahui, jantung atlet tidak menimbulkan gejala yang dapat mengganggu kondisi kesehatan pasien. Namun, ketika atlet menjalani pemeriksaan, dokter mungkin dapat menemukan beberapa tanda yang menjadi indikasi bahwa pasien mengalami perubahan struktur dan fungsi jantung akibat latihan fisik yang intens. Beberapa tanda tersebut, di antaranya:
-
Penurunan tekanan darah.
-
Murmur jantung yang dapat didengar melalui stetoskop.
-
Adanya suara detak jantung tambahan yang biasanya tidak ada.
-
Denyut jantung cenderung lebih lambat dari nilai normal (bradikardia).
Di samping itu, dokter juga dapat melakukan sejumlah pemeriksaan penunjang untuk membantu memastikan diagnosis athlete’s heart. Beberapa pemeriksaan penunjang tersebut, di antaranya:
-
Monitor Holter, yaitu jenis elektrokardiogram (EKG) portabel yang akan mencatat aktivitas listrik jantung selama 24 jam atau lebih.
-
Rontgen dada.
-
MRI jantung (jarang digunakan).
-
Tes stres (jarang digunakan). Pemeriksan ini juga dikenal sebagai tes treadmill, yang bertujuan untuk menentukan apakah suplai oksigen untuk jantung oleh pembuluh darah koroner mencukupi atau tidak, terutama pada saat jantung dalam kondisi membutuhkan banyak oksigen, seperti saat olahraga.
-
Pemeriksaan penanda fungsi jantung mungkin diperlukan untuk dapat membantu membedakan jantung atlet dengan kardiomiomati hipertrofi.
Penanganan Jantung Atlet
Athlete’s heart pada dasarnya tidak memerlukan tindakan medis tertentu, mengingat kondisi ini bukan termasuk gangguan kesehatan. Ketika seorang atlet berhenti melakukan latihan fisik dalam jangka waktu tertentu, athlete’s heart perlahan-lahan akan menghilang.
Namun, dalam beberapa kondisi, dokter mungkin akan mengarahkan pasien untuk mengurangi atau berhenti melakukan latihan fisik terlebih dahulu selama beberapa saat guna mengetahui apakah perubahan struktur tersebut bisa membaik atau tidak. Apabila tidak kunjung membaik, maka hal tersebut bisa menjadi indikasi dari kelainan jantung, seperti kardiomiopati, dan perlu segera ditangani dengan tepat.
Dapat disimpulkan bahwa jantung atlet merupakan kondisi yang tergolong normal terjadi pada seorang atlet, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Namun, apabila mengalami gejala tidak biasa terkait dengan kondisi jantung, seperti nyeri dada dan sesak napas saat berolahraga, penting untuk segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.
Di samping itu, Anda juga dapat melakukan Skrining Jantung Advance dengan memesan paketnya melalui aplikasi MySiloam sebagai upaya deteksi dini berbagai gangguan maupun kelainan pada jantung. Setelah menjalani pemeriksaan, Anda juga dapat menggunakan aplikasi MySiloam untuk memantau hasil skrining secara praktis, di mana saja dan kapan saja.
Artikel Terkait
Dokter Kami
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Denpasar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Premium Kesehatan Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp5.400.000
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Skrining Jantung Advance
Skrining Jantung
9 Service/Item
Rp2.950.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000







