Lobular Carcinoma in Situ: Penyebab, Gejala, & Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Lobular Carcinoma in Situ: Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

28 Mei 2025 3 menit waktu baca
Lobular Carcinoma in Situ

 

Lobular carcinoma in situ adalah sejenis perubahan pada payudara yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel abnormal pada lapisan kelenjar penghasil ASI (lobulus). Meskipun bukan tergolong kanker, lobular carcinoma in situ (LCIS) yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Untuk mengetahui pengobatannya secara tepat, mari simak pembahasan di bawah ini.

 

Apa itu Lobular Carcinoma in Situ?

 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, lobular carcinoma in situ adalah pertumbuhan sel abnormal yang berada di lobulus dan dapat meningkatkan risiko kanker payudara apabila tidak diatasi. LCIS biasanya tidak tampak dalam mammografi, namun sering ditemukan dari hasil biopsi payudara saat menangani kondisi medis lain seperti benjolan mencurigakan. 

 

Perlu dicatat bahwa LCIS bukanlah kanker meskipun ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal. LCIS tidak berkembang menjadi kanker invasif yang menyebar dari lobulus ke bagian lain payudara. Adapun LCIS dikategorikan menjadi beberapa jenis berdasarkan penampakan sel abnormal di bawah mikroskop, yaitu:

 

  • LCIS Klasik: Sel yang melapisi lobulus lebih kecil daripada sel normal.

  • LCIS Pleomorfik: Sel berukuran lebih besar dari sel normal dan terlihat lebih abnormal.

  • LCIS Florid: Sel-sel telah tumbuh menjadi kelompok cukup besar dan membentuk massa di dalam lobulus, biasanya disertai dengan area sel mati di tengahnya (central necrosis).

 

Penyebab Lobular Carcinoma in Situ

 

LCIS terjadi ketika sel-sel dalam kelenjar penghasil ASI mengalami mutasi genetik yang menyebabkan abnormalitas. Namun, hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan perubahan sel-sel tersebut.

 

Wanita dengan LCIS memiliki risiko sekitar 7 hingga 12 kali lebih tinggi untuk LCIS berkembang menjadi kanker invasif di payudara. Karena alasan ini, dokter biasanya menyarankan wanita dengan LCIS untuk menjalani tes skrining kanker payudara secara teratur dan kontrol rutin seumur hidup.

 

Gejala Lobular Carcinoma in Situ

 

Lobular carcinoma in situ biasanya tidak memunculkan gejala. Biasanya, LCIS diketahui setelah biopsi payudara untuk alasan medis lain dan hanya terlihat pada evaluasi mikroskopis jaringan payudara. Pada beberapa kasus, penderita kanker payudara baru mengetahui benjolan pada payudara yang menurut hasil tes merupakan sel kanker.

 

Diagnosis Lobular Carcinoma in Situ

 

LCIS dapat terjadi di salah satu atau kedua payudara. Namun, bentuk benjolannya umumnya tidak terlihat pada mammografi. Dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) terlebih dahulu untuk memastikan gejala-gejala lain yang berkaitan dengan tumor atau kanker payudara. Kemudian, dokter akan merekomendasikan biopsi apabila kondisi pasien membutuhkan perhatian khusus. Adapun beberapa jenis biopsi yang direkomendasikan adalah:

 

  • Core needle biopsy: Pengambilan beberapa sampel jaringan kecil menggunakan jarum tipis berongga. Dilakukan bersamaan dengan teknik pencitraan, seperti USG atau MRI, untuk membantu memandu jarum.

  • Excisional biopsy: Pengangkatan sedikit jaringan payudara yang dicurigai terdapat  LCIS. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan anestesi umum atau sedasi.

  • Surgical biopsy: Operasi pengangkatan sel-sel mencurigakan yang berada pada lobulus untuk diperiksa.

 

Pengobatan Lobular Carcinoma in Situ

 

LCIS dapat diobati dengan menerapkan tiga pendekatan utama, yaitu observasi, pengobatan, dan pembedahan. Berikut penjelasannya:

 

  • Observasi

    • Pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan untuk mendeteksi perubahan abnormal.

    • Pemeriksaan payudara klinis setiap tahun.

    • Mammografi setiap tahun.

    • Pertimbangan untuk melakukan tes pencitraan lainnya, seperti MRI payudara.

  • Pengobatan

    • Konsumsi obat yang mencegah hormon untuk menempel ke sel kanker, seperti selective estrogen receptor modulator (SERM) dan tamoxifen.

    • Konsumsi obat yang menghentikan tubuh untuk memproduksi estrogen setelah menopause, seperti obat golongan penghambat aromatase.

  • Pembedahan

    • Operasi pengangkatan area yang terdampak LCIS (lumpektomi) diikuti dengan terapi radiasi pada kondisi tertentu.

    • Operasi pengangkatan seluruh jaringan payudara (mastektomi).

    • Operasi pengangkatan kedua payudara sebagai pencegahan (mastektomi profilaksis) untuk mengurangi risiko kanker payudara invasif.

 

Lobular carcinoma in situ tidak memiliki gejala tertentu sehingga dibutuhkan diagnosis langsung oleh dokter untuk mengatasi kondisinya. LCIS biasanya ditemukan secara tidak sengaja melalui biopsi. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan rutin payudara dan konsultasi dengan Dokter Spesialis Onkologi di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, dan penanganan secara tepat.

 

Dokter akan menyesuaikan prosedur diagnosis dan perawatan sesuai dengan kondisi setiap pasien. Selain itu, dokter juga akan memastikan langkah pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan ketersediaan fasilitas kesehatan di masing-masing rumah sakit sehingga tahapannya bisa berbeda-beda.

 

Selain itu, bila memerlukan perawatan kanker secara komprehensif, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Sebagai pusat unggulan kanker di Siloam Hospitals Group, MRCCC menawarkan berbagai layanan kesehatan untuk penanganan kanker, mulai dari deteksi dini, onkologi bedah, kemoterapi, hingga radioterapi dan layanan lainnya.

Sumber

American Cancer Society. Lobular Carcinoma in Situ (LCIS). Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Lobular Carcinoma in Situ (LCIS). Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Lobular Carcinoma in Situ (LCIS). Diakses pada 2024 | Johns Hopkins Medicine. Lobular Carcinoma in Situ. Diakes pada 2024 |

Dokter Kami
dr-ralph-girson-gunarsa-sppd-khom

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ralph Girson Gunarsa, SpPD-KHOM, FINASIM

Onkologi (Kanker)

Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jeffry-beta-tenggara-sppd-khom

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Jeffry Beta Tenggara, SpPD-KHOM

Onkologi (Kanker)

Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-elisabeth-maria-de-haan-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Elisabeth Maria De Haan, SpPD-KHOM

Onkologi (Kanker)

Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail