Microvascular Angina, Jenis Angina yang Perlu Diperhatikan
Kesehatan Tubuh

Microvascular Angina, Jenis Angina yang Perlu Diperhatikan

08 Juli 2025 3 menit waktu baca
 mengenal Microvascular angina

 

Microvascular angina adalah jenis angina yang disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah terkecil di arteri koroner. Kondisi ini terkadang sulit untuk didiagnosis karena hasil pemeriksaan dapat menunjukkan bahwa arteri koroner utama tampak normal. Oleh karena itu, mari waspadai microvascular angina dengan mengenali gejala-gejalanya pada artikel berikut ini.

 

Apa Itu Microvascular Angina?

 

Microvascular angina adalah jenis angina (nyeri dada) yang terjadi karena adanya masalah pada pembuluh darah terkecil di arteri koroner. Sebagai informasi, arteri koroner adalah arteri yang bertugas untuk membawa darah kaya oksigen ke otot jantung. Sementara itu, pembuluh darah kecil yang disebut mikrovaskular koroner merupakan bagian besar dari pasokan darah jantung.

 

Microvascular angina sebelumnya dikenal sebagai sindrom jantung X. Nama lain untuk penyakit ini adalah penyakit arteri koroner mikrovaskular. Perlu diketahui bahwa terkadang microvascular angina dapat menyebabkan iskemia miokard, yaitu kondisi ketika jantung tidak mendapatkan cukup oksigen.

 

Penyebab Microvascular Angina

 

Mekanisme yang berkontribusi terhadap microvascular angina bersifat multifaktorial. Penyebab utama microvascular angina adalah spasme pada dinding pembuluh darah arteri yang sangat kecil. Kondisi ini disebut juga sebagai microvascular angina primer. Hal ini dapat mengurangi aliran darah ke otot jantung dan menyebabkan nyeri dada. 

 

Selain itu, microvascular angina juga dapat dikaitkan dengan penyakit jantung lainnya, seperti kardiomiopati atau penyakit autoimun. Kondisi ini disebut juga sebagai angina mikrovaskular sekunder. Microvascular angina pun lebih umum terjadi pada wanita daripada pria, terutama wanita yang memasuki fase pascamenopause. Kondisi ini juga lebih sering terjadi pada penderita diabetes, hipertensi, dan perokok.

 

Gejala Microvascular Angina

 

Menurut American Heart Association, angina akibat microvascular disease berbeda dengan angina karena penyakit jantung koroner. Nyeri dada yang ditimbulkan biasanya bersifat tumpul dan berlangsung lebih dari 15–20 menit. Secara umum, gejala microvascular angina adalah sebagai berikut:

 

  • Rasa tidak nyaman di dada, seperti berat, sesak, tertekan, dan terjepit.

  • Mual dan pusing.

  • Berkeringat.

  • Sakit perut.

  • Kesulitan bernapas.

  • Kelelahan. 

 

Diagnosis Microvascular Angina

 

Untuk mendiagnosis microvascular angina, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara medis (anamnesis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Jika pasien diduga mengalami microvascular angina, dokter dapat melakukan pemeriksaan penunjang untuk mengonfirmasi diagnosis. Pemeriksaan tersebut, di antaranya:

 

 

Pengobatan Microvascular Angina

 

Penanganan angina jenis apa pun, termasuk microvascular angina, meliputi perubahan gaya hidup dan pemberian obat-obatan dari dokter. Perubahan gaya hidup untuk mengatasi kondisi ini meliputi:

 

  • Berhenti merokok.

  • Mengonsumsi makanan yang menyehatkan jantung dengan fokus mengurangi jumlah lemak dan daging merah, serta memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan serat.

  • Olahraga secara rutin.

  • Mempertahankan berat badan ideal.

  • Tidur yang cukup.

  • Mengelola stres.

  • Mengelola kondisi kesehatan lain, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

 

Sementara itu, obat-obatan yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk mengatasi microvascular angina adalah sebagai berikut:

 

  • Calcium channel blockers.

  • Beta blockers.

  • Statin.

  • Antiplatelet.

  • Nitrat seperti nitrogliserin.

  • Terapi estrogen.

 

Pencegahan Microvascular Angina

 

Terdapat beberapa risiko microvascular angina yang tidak bisa dicegah, seperti jenis kelamin 

wanita atau memiliki kondisi autoimun. Namun, beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi faktor risiko lainnya adalah sebagai berikut:

 

  • Mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok.

  • Mencapai dan mempertahankan berat badan ideal.

  • Tidur cukup.

  • Menerapkan diet yang baik untuk kesehatan jantung, seperti diet mediterania.

  • Berolahraga secara teratur.

  • Mengelola stres, misalnya dengan melakukan yoga atau meditasi.

  • Menjaga kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol tetap terkendali.

 

Itulah penjelasan mengenai microvascular angina yang perlu Anda ketahui. Namun, penting untuk diingat bahwa informasi di atas hanya bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis dari dokter. 

 

Oleh sebab itu, bila Anda mengalami sejumlah gejala, seperti nyeri dada, sesak napas, dan kelelahan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat.

 

Tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin 

berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

British Heart Foundation. What is microvascular angina?. Diakses pada 2025 | American Heart Association. Microvascular Angina. Diakses pada 2025 | European Cardiology Review. Microvascular Angina: Diagnosis and Management. Diakses pada 2025 | Cleveland Clinic. Microvascular Angina. Diakses pada 2025 |

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail