Kesehatan Tubuh
Necrotizing Enterocolitis: Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

Table of Contents
Necrotizing enterocolitis adalah penyakit pencernaan serius yang umumnya ditemukan pada bayi prematur. Kondisi ini terjadi ketika muncul luka atau peradangan pada jaringan di usus kecil atau besar. Mari kenali penyebab, gejala, diagnosis, dan pengobatan Necrotizing enterocolitis melalui ulasan berikut ini.
Apa itu Necrotizing Enterocolitis?
Necrotizing enterocolitis adalah kelainan pada pencernaan yang ditandai dengan peradangan usus pada bayi prematur. Infeksi usus ini bisa menyebabkan kematian jaringan usus hingga membentuk lubang (perforasi) pada usus bayi. Akibatnya, bakteri dapat masuk ke dalam perut atau aliran darah. Biasanya, necrotizing enterocolitis (NEC) terjadi dalam kurun waktu dua hingga enam minggu setelah bayi dilahirkan.
Usus bayi yang terdampak NEC tidak dapat menampung limbah sehingga bakteri bisa masuk ke dalam aliran darah dan menyebabkan infeksi yang membahayakan. Kotoran yang masuk ke dalam perut bisa membuat bayi sangat sakit. Sebagian usus yang terluka pun berisiko mati sehingga perlu diangkat.
Hampir semua bayi yang terlahir lebih awal atau prematur dapat mengalami NEC. Sebagian besar kasus NEC ditemukan pada bayi yang lahir sebelum minggu ke-37 kehamilan, diberi makan melalui tabung di perut, dan memiliki berat kurang dari 2,5 kg (5 ½ pon) saat lahir.
Necrotizing enterocolitis diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan gejala yang timbul dan penyebabnya. Berikut adalah beberapa jenisnya:
-
Klasik: Jenis yang paling umum dan cenderung memengaruhi bayi prematur yang lahir sebelum 28 minggu persalinan. Gejala biasanya muncul tiga sampai enam minggu setelah kelahiran.
-
Transfusi: Jenis yang ditemukan pada bayi yang memerlukan transfusi darah untuk mengobati anemia.
-
Atipikal: Jarang ditemukan, namun biasanya terjadi pada minggu pertama kehidupan bayi atau sebelum menyusui pertama kalinya.
-
Aterm penuh: Bayi yang dilahirkan cukup bulan, namun biasanya memiliki cacat lahir, seperti penyakit jantung bawaan, gastroschisis, atau kadar oksigen dalam tubuhnya yang rendah pada saat lahir.
Penyebab Necrotizing Enterocolitis
NEC tidak disebabkan oleh faktor tunggal. Umumnya, penyebab yang spesifik tidak bisa ditemukan. Namun, beberapa faktor berikut berperan dalam perkembangan necrotizing enterocolitis pada bayi:
-
Usus yang belum berkembang.
-
Infeksi virus atau bakteri pada usus.
-
Cedera pada lapisan usus.
-
Terlalu sedikit oksigen atau darah yang masuk ke usus saat bayi lahir atau setelahnya.
-
Pertumbuhan bakteri yang ekstrem di dalam usus sehingga mengikis dinding usus.
-
Pemberian susu formula pada bayi yang baru lahir. Bayi yang menerima ASI eksklusif memiliki risiko terkena NEC yang lebih rendah.
Terkadang, necrotizing enterocolitis dapat terjadi apda beberapa bayi di kamar yang sama. Namun, NEC tidak menyebar dari satu bayi ke lainnya. Virus atau bakteri penyebabnya yang bisa menyebar. Hal inilah yang membuat kamar bayi dan NICU menerapkan tindakan pencegahan secara ketat untuk membantu mengurangi risiko penyebaran infeksi.
Gejala Necrotizing Enterocolitis
Necrotizing enterocolitis merupakan salah satu kondisi medis yang umumnya ditemukan pada bayi prematur. Gejalanya bisa muncul beberapa hari atau secara tiba-tiba pada bayi yang nampak baik-baik saja. Beberapa gejala NEC yang dapat muncul adalah sebagai berikut:
-
Nyeri perut.
-
Pembengkakan perut.
-
Tubuh bayi menjadi lesu atau kurang aktif.
-
Bayi kehilangan nafsu makan.
-
Berat badan tidak bertambah.
-
Muntah berwarna hijau atau kuning.
-
Diare dengan tinja berdarah.
-
Warna perut berubah menjadi merah, biru, atau abu-abu.
-
Perubahan suhu tubuh.
-
Detak jantung melambat (bradikardia).
-
Tekanan darah rendah (hipotensi).
Diagnosis Necrotizing Enterocolitis
Dokter akan mendiagnosis bayi yang menderita gejala necrotizing enterocolitis dengan melakukan anamnesis (wawancara medis) dengan orang tua. Setelah itu, dokter akan mengecek pembengkakan perut dan kemungkinan gejala NEC lainnya. Kemudian, dokter bisa merekomendasikan sejumlah tes berikut:
-
Tes darah.
-
Tes tinja.
-
Rontgen abdomen.
Diagnosis NEC bisa dipastikan jika ditemukan pola gas abnormal yang muncul pada pemeriksaan rontgen. Gas akan terlihat bergelembung atau bergaris-garis di dinding usus. Jika kondisinya sudah parah, udara akan keluar dari usus dan muncul di pembuluh darah besar hati atau rongga perut. Dokter mungkin akan memasukkan jarum ke dalam perut untuk mengeluarkan cairan guna memastikan adanya lubang yang terbentuk di usus.
Pengobatan Necrotizing Enterocolitis
Apabila diagnosis necrotizing enterocolitis terkonfirmasi, maka dokter akan merekomendasikan beberapa metode pengobatan, di antaranya:
-
Menghentikan pemberian makanan sementara.
-
Memasukkan selang melalui hidung atau mulut ke dalam perut untuk mengeluarkan udara dan cairan dari perut (drainase nasogastrik atau orogastrik).
-
Pemberian cairan infus untuk mengganti cairan dan nutrisi selama tidak memberi makanan sementara.
-
Pemeriksaan dan rontgen perut rutin.
-
Antibiotik untuk mengobati infeksi.
-
Operasi pengangkatan usus apabila diperlukan ketika kondisinya sudah parah dan bagian usus sudah mati (nekrosis).
Perlu dicatat bahwa gejala-gejala yang disebutkan di atas tidak selalu berkaitan dengan kondisi necrotizing enterocolitis. Beberapa gejala tersebut dapat mengindikasikan kondisi medis lainnya. Karenanya, jika bayi Anda mengalami kondisi tersebut, segera lakukan konsultasi ke Dokter Spesialis Pediatri di Siloam Hospitals terdekat guna mendapatkan evaluasi, diagnosis, dan penanganan secara tepat.
Dokter akan menentukan langkah-langkah diagnosis dan penanganan NEC sesuai dengan kondisi setiap pasien. Di samping itu, dokter juga akan memastikan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas kesehatan di masing-masing rumah sakit sehingga penegakannya pun bisa berbeda-beda.
Jika ingin berkonsultasi dengan lebih mudah, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengetahui jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, dan mengecek hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh MySiloam dan manfaat berbagai fiturnya untuk membantu memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Nemours KidsHealth. Necrotizing Enterocolitis. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Necrotizing Enterocolitis (NEC). Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini






