Vestibular Papillomatosis - Penyebab, Gejala, & Pengobatan
Kesehatan Tubuh

Vestibular Papillomatosis - Penyebab, Gejala, & Pengobatan

05 Juni 2025 3 menit waktu baca
vestibular papillomatosis

Vestibular papillomatosis (VP) adalah kondisi yang mengacu pada benjolan yang tumbuh di bagian vulva (vagina bagian luar). Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan sering kali merupakan variasi bentuk normal vulva. VP juga tidak berkaitan dengan infeksi menular seksual. Lantas, apa penyebab vestibular papillomatosis? Bisakah kondisi ini diobati? Simak penjelasan selengkapnya dalam ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Vestibular Papillomatosis?

 

Seperti yang sudah dijelaskan, vulvar vestibular papillomatosis, atau sering disebut sebagai vestibular papillomatosis (VP), adalah benjolan jinak yang tumbuh di bagian luar vagina atau disebut juga vulva. Benjolan ini umumnya berwarna seperti kulit dan tidak terasa gatal maupun nyeri. VP umumnya berukuran 1–2 mm, namun bisa tumbuh lebih besar.

 

Pertumbuhan vestibular papillomatosis biasanya berada di dalam satu garis (tampak seperti bercak simetris) pada labia minora di kedua sisi vulva. Selain itu, benjolan juga bisa tumbuh di ruang depan atau pembukaan bagian yang dikelilingi oleh labia minora. Vestibular papillomatosis sering disalahartikan sebagai kutil kelamin, padahal keduanya adalah kondisi yang berbeda.

 

Penyebab Vestibular Papillomatosis

 

Hingga kini, tidak diketahui apa yang menyebabkan VP, namun, penting untuk dipahami bahwa vestibular papillomatosis adalah variasi vulva yang normal dan sehat, serta bukan merupakan infeksi menular seksual (IMS). Oleh karena itu, tidak dapat ditularkan ke atau dari pasangan.

 

Beberapa kali, sempat terjadi perdebatan apakah VP disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV) yang juga menyebabkan kanker serviks. Namun, penelitian dalam Indian Journal of Dermatology menunjukkan bahwa dugaan tersebut tidak benar. Orang yang terinfeksi HPV juga tidak terbukti memiliki risiko lebih tinggi mengalami VP.

 

Vestibular papillomatosis adalah kondisi yang umumnya dimiliki sejak lahir dan bukan sesuatu yang berisiko didapatkan. Ada dugaan bahwa VP bisa diwariskan dari orang tua ke anaknya, namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.

 

Adapun beberapa faktor yang diketahui dapat memperburuk vestibular papillomatosis adalah:

 

  • Kehamilan. Pada beberapa wanita, VP mungkin semakin terlihat saat hamil. 

  • Kebersihan yang buruk hingga menyebabkan akumulasi bakteri yang bisa memperburuk VP.

  • Gesekan, tekanan, atau jenis iritasi lainnya di daerah vulva.

 

Gejala Vestibular Papillomatosis

 

Sebagian besar kondisi VP tidak menimbulkan gejala, bahkan sering kali penderita tidak menyadari adanya pertumbuhan ini. Biasanya, VP terdeteksi ketika penderita sedang menjalani pemeriksaan untuk gejala lain, misalnya keputihan. VP juga mungkin ditemukan ketika pemeriksaan fisik rutin.

 

Vestibular papillomatosis juga terkadang terjadi bersamaan dengan vulvar vestibulitis, yaitu kondisi yang dapat menyebabkan gatal dan nyeri di sekitar lubang vagina. Rasa nyeri tersebut bisa ringan atau hebat dan dapat terjadi selama berhubungan seksual atau saat bagian vulva disentuh. Namun, sekali lagi, gejala itu hanya muncul ketika seseorang mengalami vulvar vestibulitis, alih-alih hanya memiliki VP.

 

Diagnosis Vestibular Papillomatosis

 

Untuk mendiagnosis vestibular papillomatosis, dokter akan memulainya dengan wawancara medis (anamnesis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik untuk melihat kondisi benjolan. Menentukan diagnosis VP mungkin sedikit sulit karena gejalanya yang mirip dengan kutil kelamin.

 

Jika dokter tidak yakin dengan diagnosisnya, akan dilakukan biopsi pada salah satu papila. Biopsi adalah pengambilan sampel jaringan pada papila (benjolan) untuk diuji di bawah mikroskop. Melalui mikroskop, dokter dapat melihat struktur sel dan papila yang bisa membantu untuk mengonfirmasi bahwa benjolan tersebut merupakan vestibular papillomatosis.

 

Pengobatan Vestibular Papillomatosis

 

VP adalah kondisi yang jinak dan dianggap sebagai variasi anatomi vulva yang normal sehingga umumnya tidak memerlukan pengobatan. Kondisi ini juga tidak akan berkembang sebagai kanker dan tidak dapat ditularkan seperti halnya IMS. Namun, bila benjolan terasa mengganggu, misalnya saat berhubungan seksual, penderita bisa berkonsultasi dengan dokter.

 

Selain itu, prognosis jangka panjang untuk individu dengan vestibular papillomatosis juga sangat baik. Kondisi ini tidak akan memengaruhi kesehatan atau kualitas hidup secara keseluruhan. 

 

Perlu diketahui bahwa tanda serta gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi vestibular papillomatosis. Dengan kata lain, tanda dan gejala tersebut bisa serupa dengan kondisi medis lainnya, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Dermatologi (Kulit) di Siloam Hospitals terdekat guna mendapatkan diagnosis yang akurat.

 

Tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Clarewell Clinics. Vestibular Papillomatosis. Diakses pada 2024 | Very Well Health. Vestibular Papillomatosis (VP): Understanding Normal Vulva Bumps. Diakses pada 2024 | Healthline. What Is Vestibular Papillomatosis and How Is It Treated?. Diakses pada 2024 | Indian journal of sexually transmitted diseases and AIDS. Vulvar vestibular papillomatosis: A diagnostic conundrum. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-marsia-rusfianti-spkk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Lippo Cikarang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-armina-haramaini-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Armina Haramaini, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-epi-panjaitan-msc-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail