Tips Cegah Neuropati Diabetik Sejak Dini pada Penderita Diabetes
Kesehatan Tubuh

Tips Cegah Neuropati Diabetik Sejak Dini pada Penderita Diabetes

28 Mei 2025 5 menit waktu baca
Neuropati diabetik

Neuropati diabetik adalah bentuk komplikasi dari penyakit diabetes mellitus yang menyebabkan gangguan pada saraf tepi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya rasa nyeri, kesemutan, hingga mati rasa. Neuropati diabetik paling sering terjadi di bagian kaki.

 

Kerusakan pada saraf tepi tersebut juga dapat menyerang sistem pencernaan, pembuluh darah, jantung, dan saluran kemih. Hal ini bisa dipicu oleh kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang. 

 

Lantas, apakah komplikasi diabetes yang satu ini bisa dicegah? Tentu, salah satu caranya dengan melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin. Mari simak penjelasan selengkapnya pada ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Neuropati Diabetik?

 

Neuropati diabetik adalah kerusakan pada saraf akibat penyakit diabetes. Pada kondisi ini, kerusakan saraf telah berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun. Neuropati diabetik dapat bersifat ringan, namun bisa juga menimbulkan keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari seiring perjalanan penyakit.

 

Neuropati diabetik adalah komplikasi dari penyakit diabetes yang perlu diwaspadai karena cukup sering terjadi. Namun, kondisi ini masih bisa dicegah atau diperlambat perkembangannya dengan mengontrol gula darah secara rutin dan menjalani pola hidup sehat.

 

Penyebab Neuropati Diabetik

 

Penyebab utama neuropati diabetik adalah kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang, sehingga mengakibatkan dinding pembuluh darah yang mengantarkan oksigen dan nutrisi ke sel saraf melemah.

 

Apabila suplai oksigen dan nutrisi ke sel saraf tidak tercukupi, kerusakan dan gangguan pada fungsi saraf pun dapat terjadi. Risiko kerusakan saraf tersebut akan lebih besar jika penderita memiliki beberapa faktor risiko berikut:

 

  • Menderita penyakit autoimun yang menyerang saraf.

  • Memiliki kebiasaan merokok.

  • Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

  • Menderita penyakit ginjal.

  • Menderita penyakit diabetes dalam waktu yang lama.

  • Memiliki berat badan berlebih (obesitas).

  • Kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik.

 

Gejala Neuropati Diabetik

 

Gejala neuropati diabetik berbeda-beda, tergantung dari posisi saraf yang mengalami gangguan. Pada beberapa kasus, gejala akan berkembang secara perlahan sehingga tidak langsung disadari oleh penderitanya.

 

Adapun beberapa gejala neuropati diabetik yang sering kali menyerang kaki, antara lain:

 

  • Nyeri dan kram.

  • Kesemutan.

  • Mati rasa terhadap suhu atau nyeri.

  • Kelemahan otot.

  • Sensitivitas yang ekstrem terhadap sentuhan.

  • Masalah serius pada kaki, seperti ulkus, infeksi, serta kerusakan pada tulang dan sendi.

 

Kondisi ini tidak hanya menyerang kaki, namun bisa juga melebar atau meluas ke bagian tubuh lainnya. Jika sudah menyerang bagian tubuh lain, sejumlah gejala yang dapat terjadi adalah sebagai berikut:

 

  • Pusing atau pingsan, yang dapat terjadi karena hipoglikemia atau penurunan tekanan darah secara tiba-tiba saat berdiri.

  • Keterlambatan pengosongan perut (gastroparesis).

  • Gangguan keseimbangan tubuh.

  • Kesulitan menelan.

  • Gangguan penglihatan.

  • Jantung berdebar.

  • Gangguan berkemih.

  • Vagina kering.

  • Impotensi (disfungsi ereksi).

  • Keringat berlebih.

  • Diare atau sembelit.

  • Penurunan libido.

  • Kelumpuhan pada satu sisi tubuh.

 

Cara Mencegah Neuropati Diabetik

 

Jika sudah menyerang tubuh, neuropati diabetik tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Namun, perkembangannya bisa diperlambat dengan mengontrol kadar gula darah. Menurut ADA (American Diabetes Association) target kadar gula darah bagi penderita diabetes adalah sebagai berikut:

 

  • Kadar gula darah 1–2 jam setelah makan (postprandial plasma glucose): < 180 mg/dL.

  • Kadar gula darah sebelum makan (preprandial plasma glucose): 80–130 mg/dL.

 

Sementara itu, target kadar hemoglobin terglikasi (HbA1C) untuk penderita diabetes adalah 7,0% atau lebih rendah.

 

Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan oleh penderita diabetes untuk mencegah terjadinya komplikasi dari neuropati diabetik, antara lain: 

 

  • Hindari berjalan tanpa alas kaki meskipun di dalam rumah.

  • Menjaga kebersihan dan kelembapan kaki.

  • Gunakan sepatu atau sandal yang nyaman.

  • Memeriksakan kondisi kaki secara rutin ke dokter apabila terdapat luka pada kaki, terutama jika luka tidak kunjung sembuh.

  • Mengontrol kadar gula darah secara rutin.

 

Cek Gula Darah di Siloam Hospitals untuk Cegah Neuropati Diabetik

 

Penting untuk mengontrol kadar gula darah secara rutin untuk mencegah penyakit diabetes atau komplikasi akibat penyakit diabetes. Jika ingin melakukan pengecekan kadar gula darah, Anda dapat menggunakan paket pemeriksaan gula darah dari Siloam Hospitals.

 

Siloam Hospitals menyediakan beberapa paket pemeriksaan gula darah yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan kondisi kesehatan Anda. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Cek Gula Darah Sewaktu

 

Cek gula darah sewaktu adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur kadar gula darah sewaktu tanpa perlu berpuasa terlebih dahulu. Pemeriksaan ini dapat membantu memantau kadar glukosa darah dengan cepat, mendeteksi hiperglikemia dan hipoglikemia, membantu penegakkan diagnosis diabetes, serta melakukan evaluasi terhadap efektivitas pengobatan diabetes.

 

2. Cek Gula Darah Puasa

 

Cek gula darah puasa adalah pemeriksaan kadar gula darah ketika Anda sedang dalam kondisi puasa, yaitu saat tubuh tidak mendapatkan asupan glukosa dari makanan. Pemeriksaan ini bermanfaat untuk mendeteksi penyakit diabetes, hiperglikemia, dan hipoglikemia lebih awal, serta membantu mengevaluasi efektivitas pengobatan diabetes secara lebih akurat tanpa dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi.

 

3. Cek Gula Darah 2 Jam setelah Makan

 

Cek gula darah 2 jam setelah makan dilakukan untuk mengukur kadar gula darah 2 jam setelah seseorang makan. Selain itu, tujuan dari pemeriksaan ini juga untuk menilai efektivitas pengobatan diabetes, mendeteksi kelebihan atau kekurangan glukosa darah, dan membantu mendiagnosis penyakit diabetes.

 

4. Cek Gula Darah Hba1C

 

Cek gula darah Hba1C adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur rata-rata kadar gula darah yang terikat pada hemoglobin setiap 2–3 bulan sekali. Pemeriksaan ini dinilai sangat akurat dalam membantu skrining awal penyakit diabetes melitus, membantu mendiagnosis penyakit diabetes, memantau perkembangan penyakit diabetes, serta menilai efektivitas pengobatan penyakit diabetes.

 

5. Cek Diabetes

 

Cek diabetes adalah pemeriksaan untuk mengukur kadar gula darah puasa dan rata-rata kadar gula dalam darah. Pemeriksaan ini penting dilakukan untuk membantu mendeteksi penyakit diabetes serta memantau efektivitas pengobatan bagi pasien diabetes.

 

Itulah penjelasan mengenai neuropati diabetik yang perlu diwaspadai khususnya oleh penderita diabetes. Untuk melakukan pemeriksaan rutin, Anda bisa langsung mengunjungi Siloam Hospitals terdekat dan membuat janji temu dengan dokter terkait melalui fitur Cari Dokter atau aplikasi MySiloam.

 

Apabila ingin melakukan pemeriksaan gula darah, Anda bisa mendapatkan paket medical check up di atas melalui halaman Cek Laboratorium ataupun aplikasi MySiloam. Bahkan Anda bisa melihat hasil pemeriksaan langsung dari aplikasi MySiloam melalui fitur Patient Portal. Maka dari itu, mari unduh aplikasi MySiloam sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4

Dokter Kami
dr-kelvin-yuwanda-spn

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jerry-hartawan--sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-dorothea-fortuna-meita-caturwulan-sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail