Kesehatan Tubuh
Batuk Kering: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Table of Contents
Batuk kering adalah kondisi yang sangat lazim terjadi pada kebanyakan orang. Namun, tidak banyak yang mengetahui penyebab pasti di balik batuk kering sehingga cenderung mengabaikan faktor risikonya. Padahal, batuk kering disebabkan oleh beragam hal mulai dari merokok, infeksi virus, hingga kondisi asam lambung atau GERD. Batuk kering juga biasanya disertai rasa gatal di tenggorokan.
Mari simak lebih dalam artikel di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut apa penyebab batuk kering beserta cara mengatasinya.
Apa itu Batuk Kering?
Batuk kering atau yang disebut juga dengan batuk non produktif adalah jenis batuk yang tidak menghasilkan dahak. Umumnya, batuk kering bukanlah gangguan kesehatan yang perlu dikhawatirkan dan bisa sembuh dengan cepat. Meski begitu, tak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan serius.
Pada dasarnya, batuk terbagi menjadi dua jenis, yaitu batuk kering dan berdahak. Perbedaan batuk kering dan berdahak terletak pada gejalanya. Batuk berdahak menghasilkan lebih banyak dahak atau lendir. Sedangkan, batuk kering umumnya tidak mengeluarkan dahak.
Batuk kering dapat dialami oleh siapa saja, bahkan hampir semua orang setidaknya pernah mengalaminya. Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga minggu. Batuk kering akut berlangsung selama tiga minggu, sub-akut bertahan hingga 3–8 minggu, sedangkan batuk kronis lebih dari delapan minggu.
Penyebab Batuk Kering
Meski dapat disebabkan oleh beberapa kondisi medis yang perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter, berikut adalah sejumlah gangguan yang sering kali menjadi penyebab batuk kering.
1. Asma
Asma adalah salah satu penyebab batuk kering yang terjadi karena adanya penyempitan pada saluran pernapasan secara tiba-tiba. Penyempitan ini biasanya dipicu oleh hal spesifik atau alergen, seperti debu, suhu dingin, dan infeksi.
2. Merokok
Penyebab batuk kering yang paling sering terjadi adalah kebiasaan merokok. Zat kimia berbahaya di dalam rokok maupun asap rokok dapat memicu iritasi dan secara perlahan merusak saluran napas. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, iritasi tersebut dapat berkembang menjadi emfisema, bronkitis, pneumonia, hingga kanker paru-paru.
3. Virus
Infeksi virus adalah salah satu penyebab batuk kering berikutnya. Meski infeksi ringan umumnya akan membaik dalam waktu 1–2 minggu, namun gejala batuk yang menyertainya dapat berlangsung lebih lama, bahkan hingga 1–2 bulan dan membaik seiring berjalannya waktu. Kondisi ini disebabkan oleh adanya iritasi setelah infeksi virus.
4. GERD
GERD (gastroesophageal reflux disease) merupakan penyakit lambung yang juga menjadi salah satu penyebab batuk kering. Batuk akibat GERD terjadi karena aliran asam lambung yang kembali ke kerongkongan dapat menyebabkan iritasi dan memicu refluks batuk.
5. Polusi Udara
Beragam polusi udara seperti, debu, kotoran, dan zat kimia yang terhirup oleh hidung atau mulut juga bisa menjadi faktor pemicu batuk kering. Cara mengatasi batuk kering akibat polusi udara salah satunya dengan menggunakan masker saat di luar rumah atau sedang bebersih rumah.
6. Postnasal Drip
Postnasal drip adalah kondisi ketika lendir dari hidung masuk ke bagian belakang tenggorokan sehingga menyebabkan batuk kering. Pemicunya sendiri cukup beragam, di antaranya alergi, flu, paparan debu, GERD, dan lainnya.
Gejala Batuk Kering
Gejala batuk kering berbeda-beda, tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Namun, beberapa gejala umum yang muncul adalah rasa perih dan gatal pada tenggorokan. Bahkan, kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan menelan dan berbicara.
Selain itu, jenis batuk ini biasanya akan semakin parah saat malam hari. Beberapa gejala umum lainnya yang dapat menyertai batuk kering adalah sesak napas, hidung berair, dan napas pendek.
Penderita batuk kering disarankan untuk segera mengunjungi dokter apabila mengalami beberapa gejala berikut ini:
-
Batuk tidak kunjung membaik setelah lebih dari tiga minggu.
-
Kesulitan menelan makanan.
-
Kesulitan bernapas atau napas tersendat.
-
Rasa nyeri dan mengganjal pada tenggorokan.
-
Benjolan pada tenggorokan yang semakin membesar.
Cara Mengobati Batuk Kering
Penyebab batuk kering cukup beragam, sehingga pengobatannya pun akan menyesuaikan kondisi yang mendasarinya. Namun, penderita dapat melakukan perawatan di rumah untuk meredakan gejala batuk dengan beberapa cara berikut ini.
1. Berkumur Air Garam
Cara mengatasi batuk kering yang pertama adalah dengan berkumur menggunakan air garam. Mengonsumsi segelas air hangat dengan campuran ½ sdt gram diyakini dapat meredakan peradangan. Cobalah berkumur dengan air garam selama 30 detik sambil menengadahkan kepala lalu buang air garam.
2. Menambahkan Madu dalam Minuman
Madu diketahui memiliki sifat antiinflmasi yang berfungsi mengurangi peradangan sehingga bisa menjadi alternatif cara meredakan batuk kering secara alami. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup tambahkan madu dalam secangkir teh atau air lemon hangat.
3. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Hangat
Mengonsumsi makanan dan minuman hangat bermanfaat untuk membuat tenggorokan lebih lega ketika sedang mengalami batuk kering dan membantu mencegah dehidrasi. Teh hangat dan sup bisa menjadi pilihan menu makanan dan minuman hangat yang cocok dikonsumsi untuk meredakan batuk kering.
4. Menggunakan Pelembap Ruangan
Pasalnya, udara ruangan yang terlalu kering di dalam ruangan juga bisa menjadi salah satu penyebab batuk kering. Untuk mengatasinya, gunakan alat pelembap udara atau humidifier untuk membantu pemulihan batuk kering dan menjaga udara di ruangan tetap lembap.
5. Berkonsultasi dengan Dokter
Apabila gejala batuk kering tak kunjung membaik, bahkan setelah beristirahat dengan cukup dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, sebaiknya segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan penanganan secara tepat untuk dokter.
Gunakan fitur Telekonsultasi untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung secara virtual dengan dokter terkait. Atau unduh aplikasi MySiloam untuk dapat mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini







