Ini 7 Penyebab Sariawan di Bibir Serta Cara Mencegahnya
Kesehatan Tubuh

Ini 7 Penyebab Sariawan di Bibir Serta Cara Mencegahnya

05 Juni 2025 4 menit waktu baca
Penyebab sariawan di bibir

Sariawan di bibir adalah kondisi yang cukup umum dialami oleh setiap orang. Kondisi ini tak hanya menimbulkan rasa perih, tetapi juga membuat penderitanya kesulitan saat makan dan minum. Meski terlihat ringan, namun kondisi ini sebaiknya tidak disepelekan. Pasalnya, sariawan bisa jadi disebabkan oleh suatu penyakit.

 

Ketahui beberapa kondisi yang menjadi penyebab sariawan di bibir dan cara mencegah terjadinya pada ulasan di bawah ini.

 

Jenis-Jenis Sariawan di Bibir

 

Sariawan adalah luka kecil yang muncul di dalam mulut, biasanya pada bibir, pipi, gusi, atau lidah. Ini adalah kondisi yang umum, bahkan sering dikeluhkan oleh setiap orang. Berdasarkan tingkat keparahannya, sariawan terbagi menjadi beberapa jenis, berikut jenis-jenis sariawan di antaranya:

 

 

Sariawan minor, atau disebut juga dengan sariawan kecil, adalah tipe yang paling sering dikeluhkan. Ukuran sariwan ini cukup kecil, kurang dari 1 cm dengan bentuk oval dan tepi berwarna kemerahan. Kondisi ini biasanya bisa sembuh sendiri dalam waktu 1–2 minggu.

 

 

Sariawan mayor atau besar merupakan tipe sariawan yang ukurannya lebih besar daripada tipe minor. Tipe sariawan ini terasa tumbuh lebih ke dalam dan memerlukan waktu lama untuk sembuh sendiri, atau sekitar empat minggu. Sariawan mayor biasanya juga meninggalkan bekas luka.

 

 

Tipe sariawan yang satu ini bisa muncul dalam jumlah banyak, antara 10–100 luka di dalam mulut. Luka tersebut ada yang berukuran kecil dan tipis, bahkan bisa berkumpul membentuk satu luka berukuran besar. Jika penderita mengalami luka yang bertambah banyak pada kondisi ini, maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh penanganan dengan tepat.

 

Penyebab Sariawan di Bibir

 

Meski sariawan adalah kondisi yang umum dan dapat sembuh dengan sendirinya, namun dapat menjadi sebab dari suatu penyakit. Sariawan pada beberapa kondisi memerlukan pemeriksaan dokter, namun sejumlah penyebab umum sariawan di bibir mulai dari kondisi yang ringan hingga serius adalah sebagai berikut:

 

1. Iritasi

 

Salah satu pemicu sariawan di bibir adalah iritasi akibat pemakaian pasta gigi atau obat kumur yang mengandung alkohol atau sodium lauryl sulphate. Pasalnya, kedua zat tersebut memiliki sifat iritatif, sehingga bisa menimbulkan luka dan berujung pada munculnya sariawan di bibir dalam.

 

2. Luka

 

Luka pada bibir merupakan penyebab sariawan yang paling sering terjadi. Luka tersebut bisa terjadi karena tidak sengaja menggigit bibir, menggosok gigi terlalu keras, pemakaian kawat gigi, atau penggunaan gigi palsu yang tidak tepat.

 

3. Defisiensi Nutrisi

 

Kurangnya asupan nutrisi, seperti zat besi, asam folat, zinc, dan vitamin B2 juga bisa menjadi salah satu penyebab sariawan pada bibir. Kondisi ini bisa dicegah dengan memenuhi asupan vitamin harian untuk tubuh.

 

4. Infeksi

 

Infeksi virus, bakteri, dan jamur juga bisa menjadi penyebab sariawan di mulut. Adapun beberapa virus yang bisa menyebabkan sariawan adalah herpes simplex dan varicella-zoster. Selain itu, penyakit menular seksual, seperti gonore dan sifilis juga bisa menimbulkan  sariawan di mulut.

 

5. Efek Samping Obat

 

Sejumlah pengobatan yang bisa menimbulkan sariawan di bibir apabila digunakan dalam jangka panjang adalah kemoterapi, obat anti epilepsi, antibiotik, atau kortikosteroid.

 

6. Penyakit Autoimun

 

Pada kondisi yang lebih serius, sariawan di bibir bisa jadi disebabkan oleh penyakit autoimun, seperti lichen planus yang menimbulkan ruam gatal di bagian dalam mulut atau bercak leukoplakia yang menyerang selaput lendir mulut.

 

7. Kanker Mulut

 

Sariawan di bibir yang tak kunjung sembuh selama beberapa minggu perlu diwaspadai karena bisa menjadi salah satu tanda kanker mulut. Pada kondisi ini, bercak sariawan yang muncul bisa terlihat keputihan atau kemerahan disertai nyeri, kesulitan menelan, dan mati rasa di bibir.

 

Berapa Lama Sariawan di Bibir Sembuh?

 

Pada umumnya, sariawan di bibir luar maupun dalam bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2–4 minggu, tergantung dari jenisnya. Namun, apabila merasakan nyeri dan perih hebat akibat luka, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan.

 

Biasanya, dokter akan memberikan salep atau obat kumur pada kasus sariawan yang ringan. Pada kasus yang berat, biasanya dokter akan memberikan obat topikal dengan kandungan steroid. Jenis obat ini bisa digunakan langsung pada daerah luka.

 

Cara Mencegah Sariawan di Bibir

 

Sariawan di bibir dapat menyebabkan penderita kesulitan makan dan minum, karena sensasi perih yang dirasakan. Oleh sebab itu, terdapat beberapa cara mencegah sariawan pada bibir yang dapat dilakukan di antaranya:

 

  • Memperbanyak asupan buah dan sayur.

  • Sikat gigi dengan benar dan rutin.

  • Rajin membersihkan mulut.

  • Biasakan makan secara perlahan.

  • Mengelola stres.

  • Menghentikan kebiasaan menggigit bibir.

  • Membatasi konsumsi makanan pedas dan asam.

 

Waspadai Sariawan yang Muncul Terlalu Sering

 

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, penyebab sariawan di bibir sangat beragam, mulai dari penyebab yang ringan hingga berat, seperti kanker mulut. Maka dari itu, apabila memiliki keluhan sariawan yang muncul terus-menerus, kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dengan dokter, guna untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan pengobatan secara tepat. 

 

Gunakan fitur Cari Dokter untuk kemudahan melihat informasi jadwal dokter dan membuat janji temu. Selain itu, temukan berbagai kemudahan lainnya di Siloam Hospitals melalui aplikasi MySiloam, seperti fitur untuk memesan paket kesehatan, check in mandiri, serta konsultasi secara online, praktis. Mari jaga kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
besar-riyantospkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Besar Riyanto, SpKG

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-rudy-spkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Rudy, SpKG, SH, FISQua, FICD

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-halida-

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Halida

Kedokteran Gigi

Dokter Gigi


Siloam Hospitals Mataram

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail